Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Smart Tourism dengan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Daya Tarik dan Keberlanjutan Ekowisata pada Desa Kemutug Lor Baturaden Maliana Puspa Arum; Paradise Paradise; Adnan Setyoko
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11497

Abstract

This election school activity originated from concerns about the impact of the 2020 Regional Head Elections This Community Service activity was carried out with the aim of supporting the development of ecotourism potential in Kemutug Lor Village, Baturaden District, through the implementation of a smart tourism concept based on digital technology. Partners in this activity are the administrators of the Kemutug Lor Tourism Village who have a crucial role in the management and development of nature- and culture-based tourism potential. Kemutug Lor Village has interesting natural and cultural potential, but still faces challenges in the aspects of promotion, tourism information management, and the sustainability of tourism activities. Through this program, the implementing team carried out several stages of activities, namely identifying tourism potential, socializing the concept of smart tourism, developing a digital system in the form of a smart website management, digital marketing training for tourism managers and the community, and mentoring the implementation of technology in a sustainable manner. The results of the activity showed an increase in the capacity of the tourism village administrators in utilizing technology for tourism promotion and management, as well as the formation of an integrated digital tourism information system. Thus, the implementation of smart tourism in Kemutug Lor Village was able to increase the attractiveness of the destination, expand the reach of promotions, and support the sustainability of community-based ecotourism.
OPTIMALISASI PROGRAM BIORAMA MELALUI PERANCANGAN BRAND IDENTITY DAN MEDIA BRANDING SEBAGAI PENGEMBANGAN PARIWISATA SEJARAH KOTA PURWOKERTO Riri Irma Suryani; Adnan Setyoko; Robert Hendra Yudianto; Revi Ardiansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40182

Abstract

BIORAMA merupakan program cipta ruang atau placemaking yang menghadirkan berbagai macam produk UMKM organik dan berbagai macam aktivitas kreatif. BIORAMA hadir untuk pertama kali sebagai alternatif solusi wisata sejarah kota Purwokerto yang dilaksanakan satu hari setiap dua kali dalam sebulan. BIORAMA lahir dengan konsep creative market, mini workshop, experience dan walking tour yang pelaksanaannya berlokasi di Gedung Karesidenan Bakorwil. Selain program creatif placemaking, BIORAMA juga mengembangkan program perancangan aset-aset bangunan bersejarah Purwokerto kedalam berbagai rancangan desain seperti desain sign system gedung-gedung bersejarah, perancangan animasi infografis gedung bersejarah dan guide map gedung bersejarah yang ada di Purwokerto. Dalam perancangan ruang kreatif BIORAMA menggunakan metode penelitian kualitatif dan analisis data 5W+1H (what, where, who, when, why and How) dalam pengolahan data observasi dan wawancara yang telah di dapatkan. Penelitian yang dilakukan dengan desain brand identity dan media promosi BIORAMA dalam rangka peningkatan pariwisata kota Purwokerto ini menggunakan metode kualitatif. BIORAMA hadir di Purwokerto sebagai wahana piknik alternatif untuk masyarakat Purwokerto yang merindukan tempat piknik tengah kota yang nyaman dan penuh keakraban dengan suasana bangunan gedung bersejarah di Purwokerto
Desain sebagai Tindakan Sosial: Kolektivitas dan Keterlibatan Kultural D.U.G Press dalam Rilisan Grafis Independen Adnan Setyoko; Robert Hendra Yudianto; Tongat Setyo Wijaksono
JURNAL PAKARENA Vol 10, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v10i2.77568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik kolektif D.U.G Press sebagai studi kasus penerapan desain grafis sebagai tindakan sosial di kota ketiga, Purwokerto. Tujuan utamanya adalah memahami bagaimana kolektif ini memaknai desain tidak hanya sebagai karya visual, tetapi juga sebagai medium kolaborasi, pembelajaran, dan partisipasi budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan interpretatif, dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi arsip visual. Data dianalisis menggunakan analisis tematik (thematic analysis) untuk mengidentifikasi pola makna, nilai sosial, dan strategi kreatif dalam praktik kolektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa D.U.G Press berhasil membangun sistem kerja kolaboratif berbasis solidaritas, memanfaatkan keterbatasan sumber daya sebagai ruang eksplorasi, serta mempertahankan relevansi media fisik di tengah dominasi digital. Kolektif ini juga berperan dalam memperkuat identitas budaya lokal, membuka ruang partisipasi publik, dan menciptakan ekosistem kreatif mandiri. Temuan ini berkontribusi terhadap pengembangan teori desain sosial dan menawarkan model keberlanjutan bagi komunitas kreatif di daerah.
Pelatihan Teknik Melukis Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal Melalui Sekolah Seni Mooi Indie Sokaraja, Banyumas Robert Hendra Yudianto; Adnan Setyoko; Tenia Wahyuningrum
KRESNA: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Jurnal KRESNA Mei 2026
Publisher : DRPM Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/kresna.v6i1.290

Abstract

Pelestarian budaya lokal melalui seni lukis memerlukan upaya sistematis agar nilai estetika dan filosofi yang terkandung di dalamnya dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Salah satu gaya seni lukis yang memiliki nilai historis dan kultural kuat di kalangan masyarakat Kabupaten Banyumas adalah Mooi Indie yang merepresentasikan lanskap alam dan kehidupan lokal Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan generasi muda tentang lukisan Mooi Indie, eksplorasi elemen visual khas seperti komposisi alam, perspektif, pencahayaan, dan pewarnaan serta pendampingan praktik melukis berbasis objek dan lingkungan lokal. Hasil evaluasi melalui lembar observasi menunjukkan rata-rata skor 3,25 dari skala 1-4 yang berarti baik pada aspek keterlibatan, teknik, kemandirian dan kualitas karya akhir. Pengalaman estetika selama pelatihan, didapatkan informasi bahwa 93,3% responden menikmati keindahan dan suasana visual; 90% responden merasa tertarik untuk mengeksplorasi karya, membantu makna di balik karya, dan menggugah perasaan positif. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan peran penggiat seni sebagai fasilitasor dan kontribusi pada ruang edukasi budaya serta menunjukkan bahwa pelatihan teknis melukis berbasis gaya Mooi Indie efektif sebagai media pelestarian budaya lokal