Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PELAJARAN SEJARAH KELAS XII IPS SMA NEGERI 1 JAGOI BABANG KABUPATEN BENGKAYANG Purnomo Susanto, Eduardus; Rivaie, Wanto; ., Sulistyarini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of the research is to increase student learning achievement on even about Indonesian freedom proclamation materials in grade12th IPS of Senior High School 1 Jagoi Babang before learn with cooperative learning style student team achievement division type. Kind of this research is classroom action research. The sample of this research is grade 12th IPS consist of 31 students. The tools of data collecting is using objective test that consist of 10 items in the first and second meeting. The average of students achievement before that are taught with cooperative learning style student team achievements division type in the first meeting is 72,26 and the second meeting is 80. The students completeness of the first meeting is 74,19% and the second meeting is 87,10%. The of the average of students achievement in the first and second meeting, cooperative learning style students team achievement division to increase students achievement. Key word: Application, Cooperative Learning Style, STAD Type. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pelajaran peristiwa-peristiwa di sekitar proklamasi mata pelajaran sejarah kelas XII IPS SMA Negeri 1 Jagoi Babang setelah belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Objek penelitian adalah siswa kelas XII IPS yang terdiri dari 31 siswa. Alat pengumpul data meliputi tes berbentuk objektif yang terdiri dari 10 soal masing-masing untuk pertemuan pertama dan kedua. Rata-rata hasil belajar siswa setelah diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pertemuan pertama sebesar 72,26 dan pertemuan kedua sebesar 80. Ketuntasan siswa setelah diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pertemuan pertama sebesar 74,19 % dan pada pertemuan kedua sebesar 87,10 %. Dari rata-rata hasil belajar siswa pada pertemuan pertama dan kedua tersebut diatas, model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kata kunci: Penerapan, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD.
PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR MAHASISWA PPL-2 PENDIDIKAN SOSIOLOGI FKIP UNTAN Rivaie, Wanto; Zakso, Amrazi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perceptions of Students Teaching Students About Skills PPL-2 Untan FKIP Sociology of Education. This study aims to determine the perceptions of students about the Student Teaching Skills PPL-2. The method used is descriptive method. Opinions students (91.67%) or 33 students stated are rarely given the opportunity to answer questions and convey ideas in other words Explaining student did not master skills, (83.33%) or 33 students declared PPL students often analyze students' opinions in other words students as well master Skills Teaching Small Group and Individual. Abstrak: Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Mahasiswa PPL-2 Pendidikan Sosiologi FKIP Untan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Siswa tentang Keterampilan Mengajar Mahasiswa PPL-2. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Pendapat siswa, ( 91,67% ) atau 33 siswa menyatakan jarang diberikan kesempatan menjawab pertanyaan dan menyampaikan gagasannya dengan kata lain mahasiswa kurang menguasai Keterampilan Menjelaskan, ( 83,33% ) atau 33 siswa menyatakan mahasiswa PPL sering sekali menganalisa pendapat siswa dengan kata lain mahasiswa secara baik menguasai Keterampilan Dalam Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan. Kata Kunci : Keterampilan Mengajar Mahasiswa PPL
ANALISIS KETERAMPILAN BERTANYA OLEH GURU MATA PELAJARAN SOSIOLOGI PADA KELAS X MAS KHULAFAUR RASYIDIN Asmira, .; Rivaie, Wanto; Salim, Izhar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan bertanya oleh guru mata pelajaran sosiologi pada kelas x Mas Khulafaur Rasyidin Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  keterampilan bertanya oleh guru mata pelajaran sosiologi pada kelas X Mas Khulafaur Rasyidin Kabupaten Kubu Raya belum optimal. Hal ini terlihat dari kedua aspek penilaian keterampilan bertanya, guru hanya memenuhi satu aspek saja yaitu keterampilan bertanya tingkat dasar. Keterampilan bertanya tingkat dasar, yang dilakukan  oleh guru bidang studi sosiologi sudah cukup baik, dilihat dan diperoleh dari kemampuan dan keterampilan guru dalam bertanya tingkat dasar pada saat proses pembelajaran, guru sering memberikan pertanyaan dan menanggapi pertanyaan siswa dengan baik. Keterampilan bertanya tingkat lanjut, yang dilakukan  oleh guru bidang studi sosiologi masih belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan dan keterampilan guru dalam bertanya tingkat lanjut, pada saat guru memberikan pertanyaan kepada siswa pada tingkat kognitif,guru  masih belum optimal atau belum menguasai sepenuhnya tentang pengaturan urutan pertanyaan dari tingkat kognitif yang lebih rendah  ketingkat yang lebih kompleks. Kata kunci : Keterampilan Bertanya Guru Mata Pelajaran Sosiologi Abstract: The purpose in this research is to analyze the ability of asked by sociology teacher study program of X class Khulafaur Rasyidin Kabupaten Kubu Raya. The method that is used in this research is descriptive qualitative method. The result of this research showed that the ability of asked by sociology teacher of X class Mas Khulafaur Rasyidin Kabupaten Kubu Raya is optimal yet. This case is seen from both aspects the ability of asked, the teacher only fulfill one aspect. The aspect is the ability of basic asked. The ability of basic asked, it seen and got from skill and teacher’s ability of basic asked in learning process. Teacher often gives a question and receive student’s question well. The ability of the next level asked that the teacher did of sociology study program is not optimal yet. This case can be seen from the teacher of the next level asked, when the teacher given a question to the students in the cognitive level, the teacher is not optimal yet or it is not mastered yet all of them about the setting list of a question from the lowest cognitive level to the complex level. Key Word: Sociology teacher’s ability to give a question
POLA INTERAKSI ANTAR SISWA BERBAGAI ETNIK DI KELAS XI IPS Shalahudin, Muhammad; Bahari, Yohanes; Rivaie, Wanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kerjasama, akomodasi, persaingan dan konflik antar siswa berbagai etnik di kelas XI IPS SMA Santun Untan Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan mendeskripsikan mengenai pola interaksi antar siswa berbagai etnik di kelas XI IPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama berjalan dengan baik, tetapi belum terlaksanakan secara maksimal dikarenakanterdapat beberapa siswa membentuk kelompok dari etniknya sendiri. Akomodasi dilihat dengan adanya toleransi dan kompromi, sikap saling menghormati dan menghargai, sedangkan kompromi sudah mendukung kearah yang harmonis. Persaingan sehat berlangsung secara positif terjadi dalam merebutkan prestasi, persaingan tidak sehat yaitu menghalalkan segala cara untuk mendapatkan prestasi seperti menyontek. Konflik terjadi disebabkan karena saling mengejek, bergurau secara berlebihan, cenderung memilih kelompok dari etniknya sendiri.   Kata Kunci : Interaksi, Siswa, Etnik Abstract:The purpose of this research is to describe the cooperation,acomodation, competition, and conflict among the students in many kinds of ethnic in XI IPS at SMA Santun Untan Kota Pontianak. This research method using descriptif about how to the students interacting in many kinds of ethnic in XI IPS. The result of the research refers to the cooperation goes well, but it doesnt work optimally because some students make a group based on their ethnic. Acomodation can be found with tolerance and discussion, respect and appreciate, meanwhile the discussion has support to the harmonization. The fair competition that has happened  positively consist on compete for the achievement, and the unfair competition is allow all the way to get achievement such as cheating. Conflict can be happened because mocking and joking too much. That’s why the students prefers to make their ethnic group.   Key Words : Interaction, Student, Ethnic
PENGGUNAAN MEDIA INSTRUKSIONAL EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA Johan, Novian Suganda; Rivaie, Wanto; Ibrahim, Muhammad Yusuf
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media instruksional edukatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XC SMAN 1 Rasau Jaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif. Berdasarkan analisis hasil observasi, wawancara serta didukung dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian ini bahwa media yang sering digunakan oleh guru berupa buku teks, papan tulis, laptop dan proyektor, dalam penggunaan media telah sesuai dengan karakteristik pemilihan media. Hal ini menyebabkan hasil belajar meningkat ini terbukti dari rata-rata nilai ulangan harian siswa telah mencapai KKM 65, kendala dalam penggunaan media instruksional edukatif yaitu masih kurangnya pengembangan materi yang ada di dalam media instruksional edukatif, upaya yang dilakukan guru dalam penggunaan media instruksional edukatif yaitu mengembangkan materi sesuai dengan daya serap siswa. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah penggunaan media instruksional edukatif dalam pembelajaran sosiologi cukup baik dan sangat membantu dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XC SMAN 1 Rasau Jaya Kata Kunci: Media Instruksional Edukatif, Mata Pelajaran Sosiologi, Hasil belajar Abstract : This reserch aims to analyze utilization educational instructional media to improve student learning outcomes in sociology lesson class XC SMAN 1 Rasau Jaya. The research method that used is descriptive research. Based analysis of observation, interview and supported by the document relating to this research that the media is often used by teacher is text book, blackboard, laptops and projectors, in the use of media in accordance with the characteristics of media selection. This to cause student learning outcomes this evident from the daily avarage test score of student have achived KKM 65. Difficulties in the use of educational instructional media is the lack of expansion of teaching material in educational instructional media, the efforts teacher do in use educational instructional media is develop accord with absorbtion student. Conclution in this research is utilization educational instructional media very helpful in improve student learning outcomes in sociology lesson class XC SMAN 1 Rasau Jaya. Key words : educational instructional media, sosiology lesson, Student learning outcome
ANALISIS INTERAKSI EDUKATIF GURU DAN SISWA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA SMA NEGERI 1 SINGKAWANG Halifah, Riza; ., Supriadi; Rivaie, Wanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 10 (2016): Oktober 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Mengetahui interaksi edukatif guru dan siswa pada pembelajaran sosiologi, (2) Mengetahui motivasi belajar siswa pada pembelajaran sosiologi (3) Mengetahui proses interaksi edukatif meningkatkan motivasi belajar siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi yaitu melalui pengamatan dan pencatatan gejala-gejala yang tampak pada objek penelitian, wawancara dilakukan untuk mendapatkan data dari informan secara langsung dan studi dokumentasi bertujuan untuk mengumpulkan dokumen dan data-data yang diperlukan untuk menambah kepercayaan dan pembuktian suatu kejadian. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Delapan indikator interaksi edukatif yang diterapkan di kelas mengalami peningkatan, (2) Enam indikator motivasi intrinsik dan ekstrinsik juga mengalami peningkatan setiap pertemuannya, (3) penerapan interaksi edukatif dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.   Kata Kunci : Interaksi Edukatif, Motivasi Belajar, Proses  pembelajaran Abstract: The purpose of this research are (1) Determine the educational interaction of teachers and students in sociology lesson, (2) Knowing the students 'motivation in learning sociology (3) Knowing the process of educational interaction can enhance students' motivation. Data collection techniques such as observation, namely through the observation and recording of symptoms that appear on the object of research, interviews were conducted to obtain data directly from informants and documentation study aims to collect documents and data required to increase the confidence and proof of an event. All the collected data is analyzed qualitatively.The results showed (1) The eight indicators of educational interaction is implemented in the classroom has increased, (2) Six indicators of intrinsic and extrinsic motivation also increased every meeting, (3) the application of educational interaction can enhance students' motivation.   Keywords: Educational Interaction, motivation to learn, learning process
KEMAMPUAN GURU MENERAPKAN KETERAMPILAN BERTANYA PADA PELAJARAN SOSIOLOGI DI KELAS XI SMA ISLAMIYAH PONTIANAK Taufik, Ramadhani; Rivaie, Wanto; ., Sulistyarini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study is titled "The ability to apply these skills teacher asked the sociology lesson in class XI High School Islamiyah Pontianak '. The problem of this research is "How teachers 'ability to apply the skills asked subjects in class XI High School sociology Islamiyah Pontianak?'. This study uses qualitative research is a form of case study research is the subject of sociology studies teacher in class XI High School Islamiyah Pontianak. In collecting data using techniques of observation and interviews later in the data analysis using data reduction, data display and decision making and verification. The results obtained from this study indicate that (1) teachers' high school sociology class XI Pontianak Islamiyah has carried out basic skills well ask, however. (2) the ability of teachers to implement advanced questioning skills are quite good, because most of the teachers have implemented the components contained in the advanced questioning skills. 3) the constraints faced by teachers in implementing the skills to ask is the allocation of time that does not allow teachers to implement all components of questioning skills in one session, two students who are not serious to learn, and teachers who still have not mastered the skills asked optimally. Abstrak: Penelitian ini berjudul Kemampuan guru menerapkan keterampilan bertanya pada pelajaran sosiologi di kelas XI SMA Islamiyah Pontianak. Adapun masalah umum penelitian ini adalah Bagaimana kemampuan guru menerapkan keterampilan bertanya pada mata pelajaran sosiologi di kelas XI SMA Islamiyah Pontianak?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara kemudian dalam analisis data menggunakan reduksi data, display data dan pengambilan keputusan dan verifikasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) guru pelajaran sosiologi dikelas XI SMA Islamiyah Pontianak sudah melaksanakan keterampilan bertanya dasar dengan baik. (2) kemampuan guru dalam menerapkan keterampilan bertanya lanjutan ini cukup baik, karena sebagian besar komponen telah dilaksanakan (3) kendala yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan keterampilan bertanya adalah alokasi waktu yang tidak memungkinkan guru menerapkan semua komponen keterampilan bertanya dalam satu kali pertemuan, kedua siswa yang tidak serius mengikuti pelajaran, dan guru yang masih belum menguasai keterampilan bertanya secara optimal. Kata kunci : Keterampilan bertanya Guru, Questioning Skill
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI KELAS XI IPS SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 (F55008016), Shufiarni; Rivaie, Wanto; Buwono, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah motivasi berhubungan dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di kelas XI IPS SMA Kemala Bhayangkari 1 Kabupaten Kubu Raya. Sebanyak 64 siswa dipilih secara acak sebagai responden dan diminta untuk mengisi 20 item angket yang mengungkap motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa dalam pembelajaran sosiologi. Selanjutnya skor hasil angket tiap siswa dikorelasikan dengan skor hasil belajar sosiologi. Hasil pengolahan dan analisis data menggunakan teknik korelasi Product moment dapat ditarik kesimpulan umum bahwa terdapat hubungan motivasi dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di kelas XI IPS SMA Kemala Bhayangkari 1 Kabupaten Kubu Raya yang tergolong sedang( rhitung = 0,5210 dan rtabel = 0,244). Siswa diharapkan meningkatkan motivasi belajar terutama motivasi belajar instrinsik untuk memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi. Kata kunci: Motivasi belajar, hasil belajar, SMA, Sosiologi. Abstract: The problem in this research is whether the motivation is related to students learning outcomes in Sociology subjects in class XI IPS 1 SMA Kemala Bhayangkari Kubu Raya district. A total of 64 students were randomly selected for the research and asked to complete a 20 item questionnaire that reveals the intrinsic and extrinsic motivation in learning sociology. Furthermore, the results of the questionnaire scores were correlated with scores for each student learning outcomes sociology. The results of the processing and data analysis techniques Product Moment correlation general conclusion can be drawn that there is a motivation to the students learning outcomes in Sociology subjects in class XI IPS 1 SMA Kemala Bhayangkari Kubu Raya district that are categorized as medium ( raccount = 0,5210 and rtable = 0,244). Students are expected to enhance learning motivation, especially intrinsic motivation to obtain higher learning outcomes. Keywords: motivation to learn, learning outcomes, high school, Sociology.
ANALISIS PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMK MUHAMMADIYAH PONTIANAK Astuti, Dewi; Rivaie, Wanto; Ibrahim, Yusuf
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Specifik purpose of this study study was to determine the: 1); how is the role of parent in improving students learning outcomes in class X SMK Muhammadiyah Pontianak. 2): what pitfall and problem of parents and teachers in improving student learning outcomes class X SMK Muhammadiyah pontianak. 3); Any attemt by parents and teacher to overcome obstacles faced in improving student learning outcomes class X SMK Muhammadiyah Pontianak. Research method used is descriptive method. her technique is a technique data collection observation, interviews, and documentary study. While the data collection tool was observation sheet, interview guides and field notes. The result of this study indicate that: 1); activities that the parents in guiding study to learn its still not optimal. 2); barries faced by parents in education their study learning at home are busi so parent do not have the time, beside economic factors sehigun parents are unable to provide learning facilities. 3); efforts of parent in guiding children to take the time to mengawas study and provide guidance to study. keyword : Role of Parent, Learning Outcomes. Abstrak: Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1); Bagaimanakah peran orang tua dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK Muhammadiyah Pontianak 2) Apa kendala dan permasalahan orang tua dan guru dalam dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK Muhammadiyah Pontianak 3) Apa saja upaya yang dilakukan oleh orang tua dan guru untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK Muhammadiyah Pontianak.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan datanya adalah teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data adalah lembar observasi, panduan wawancara dan catatan lapangan. Analisis dalam penelitian ini disajikan secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) kegiatan yang dilakukan orang tua dalam membimbing anak belajar masih belum optimal; 2) hambatan yang dihadapi orang tua dalam mendidik anak belajar dirumah adalah orang tua sibuk sehingga tidak memiliki waktu, selain itu faktor ekonomi sehingga orang tua tidak dapt menyediakan fasilitas belajar; 3) usaha orang tua dalam mengatasi hambatan membimbing anak adalah orang tua berusaha meluangkan waktu untuk mengawas anak dan memberikan bimbingan kepada anak Kata kunci: Peran Orang Tua, Hasil Belajar.
POLA INTERAKSI ANTAR SISWA BERBAGAI ETNIK DI KELAS XI IPA2 Rizonova, Ikhwan; Rivaie, Wanto; Asriati, Nuraini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kerjasama, akomodasi, persaingan dan konflik antar siswa berbagai etnik di kelas XI IPA2 SMA Negeri 1 Sungai Ambawang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan mendeskripsikan mengenai pola interaksi antar siswa berbagai etnik di kelas XI IPA2.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama berjalan dengan baik, tetapi belum terlaksanakan secara maksimal dikarenakanterdapat beberapa siswa membentuk kelompok dari etniknya sendiri. Akomodasidilihat dengan adanya toleransi dan kompromi, sikap saling menghormati dan menghargai, sedangkan kompromi sudah mendukung kearah yang harmonis. Persaingansehat berlangsung secara positif terjadi dalam merebutkan prestasi, persaingan tidak sehat yaitu menghalalkan segala cara untuk mendapatkan prestasi seperti menyontek. Konflik terjadi disebabkan karena saling mengejek, bergurau secara berlebihan, cenderung memilih kelompok dari etniknya sendiri. Kata kunci : Interaksi, siswa, etnik Abstract: The purpose of this research is to describe the cooperation,acomodation, competition, and conflict among the students in many kinds of ethnic in XI IPA 2 at SMA Negeri 1 Sungai Ambawang. This research method using descriptif about how to the students interacting in many kinds of ethnic in XI IPA 2. The result of the research refers to the cooperation goes well, but it doesnt work optimally because some students make a group based on their ethnic. Acomodation can be found with tolerance and discussion, respect and appreciate, meanwhile the discussion has support to the harmonization. The fair competition that has happened positively consist on compete for the achievement, and the unfair competition is allow all the way to get achievement such as cheating. Conflict can be happened because mocking and joking too much. Thats why the students prefers to make their ethnic group. Key words : Interaction, student, ethnic