Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL REKAYASA KIMIA

Adsorption of Malachite Green Dye by Magnetic Carboxymethyl Chitosan Kurniasih, Mardiyah; Setyaningtyas, Tien; Riyani, Kapti; Luthfia, Adilla; Aghniya, Imtiyazul
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 19, No 2 (2024): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2024)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v19i2.36424

Abstract

Malachite green dye is widely used in the textile industry. Wastewater contaminated with malachite green dye threatens aquatic life and human health. Therefore, adsorption is needed in the dye waste treatment process. This research aims to synthesize magnetic carboxymethyl chitosan as an adsorbent for malachite green dye. Magnetic carboxymethyl chitosan was synthesized via a coprecipitation method and analyzed using FTIR. Batch experiments were used to study the adsorption of malachite green dye under adsorption parameters, such as the effects of pH and time, adsorption kinetics, isotherms, and reusability. The research results show that at pH 4, malachite green adsorbed most effectively into magnetic carboxymethyl chitosan. The pseudo-second-order kinetic model and the Langmuir adsorption isotherm model describe the adsorption process. Reduction for malachite green chitosan, carboxymethyl chitosan, and magnetic carboxymethyl chitosan were 34.19, 83.24, and 91.34%, respectively.
Studi Adsorpsi Ion Ni(II) Menggunakan Crosslink Kitosan Tripolifosfat Kurniasih, Mardiyah; Riyani, Kapti; Setyaningtyas, Tien; Sufyana, Ira
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 13, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2018)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v13i2.11725

Abstract

Kitosan adalah polisakarida alami. Kitosan memiliki gugus amino dan hidroksi sehingga memungkinkan untuk memodifikasi kitosan secara kimia untuk memperluas aplikasi. Modifikasi kitosan dengan agen crosslinker dapat meningkatkan kapasitas adsorpsinya. Tripolifosfat merupakan agen crosslinker yang non toksik. Kitosan bersifat polikationik dan tripolifosfat bersifat polianionik sehingga dapat berinteraksi membentuk crosslink kitosan tripolifosfat. Tujuan dari penelitian ini yaitu mensintesis crosslink kitosan tripolifosfat dan studi adsorpsi ion Ni(II). Kitosan diperoleh dari deasetilasi kitin. Crosslink kitosan tripolifosfat disintesis dengan mereaksikan larutan kitosan dan larutan sodium tripolifosfat pH 3. Studi adsorpsi ion Ni(II) menggunakan crosslink kitosan tripolifosfat dilakukan pada variasi pH, waktu kontak dan perbandingan adsorben dan adsorbat. Variasi perbandingan adsorben dan adsorbat pada larutan Ni(II) digunakan untuk kajian adsorpsi isotermal. Hasil analisis menggunakan FTIR menunjukkan serapan pada daerah bilangan gelombang 1535,34 cm-1 yang menandakan adanya interaksi ion ammonium dan ion fosfat. Crosslink kitosan tripolifosfat dapat menurunkan ion Ni(II) sebanyak 50,536 % dengan kapasitas adsorpsi 8,205 mg/g dan mengikuti pola adsorpsi isotermal Freundlich.
Penurunan Kadar Metilen Biru Dalam Limbah Batik Sokaraja Menggunakan Sistem Fe2O3-H2O2-UV Dwiasi, Dian Windy; Setyaningtyas, Tien; Riyani, Kapti
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2018)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v13i1.10572

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai penurunan kadar zat warna metilen biru pada limbah cair batik Sokaraja dalam sistem Fe2O3-H2O2-UV. Dalam penelitian ini dilakukan beberapa perlakuan antara lain penentuan berat Fe2O3 optimum, konsentrasi H2O2 optimum, pH optimum, waktu optimum, dan efektivitas sistem AOP optimum. Dari hasil penelitian diperoleh kondisi optimum reaksi antara lain yaitu berat Fe2O3 sebanyak 0,5 gram, konsentrasi H2O2 sebesar 50 ppm, pH optimum pada pH 2, waktu kontak 10 jam, dan sistem AOP optimum pada sistem Fe2O3-H2O2-UV dengan persentase penurunan metilen biru sebesar 63 %.
Adsorpsi Kolesterol Lemak Sapi dengan N-Metil Kitosan Kurniasih, Mardiyah; Setyaningtyas, Tien; Kartika, Dwi; Badriyah, Ende Hopsah; Riyani, Kapti
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 12, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v12i2.9058

Abstract

N-metil kitosan merupakan derivat kitosan. Muatan polikationik N-metil kitosan dapat bereaksi dengan muatan negatif seperti kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk sintesis N-metil kitosan dan mempelajari adsorpsi kolesterol oleh N-metil kitosan. Dalam penelitian ini telah dilakukan sintesis N-metil kitosan dari kitosan yang memiliki derajat deasetilasi sebesar 95% melalui mekanisme reduktif aminasi. Berdasarkan hasil sintesis diperoleh N-metil kitosan dengan kadar air sebesar 5,17%, bobot molekul 130.106,8 g/mol, dan indeks swelling 495,039%. N-metil kitosan kemudian diuji kemampuan adsorpsinya terhadap kolesterol. Studi adsorpsi berupa kinetika dan isoterm adsorpsi juga telah dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian, adsorpsi kolesterol menggunakan N-metil kitosan mengikuti model adsorpsi isoterm Freundlich yang menunjukkan bahwa adsorpsi terjadi pada sistem yang heterogen dan lapisan adsorpsi yang terbentuk bersifat multilayer. N-metil kitosan memiliki kemampuan adsorpsi terhadap kolesterol dalam lemak sapi sebesar 11,61 mg/g pada kondisi adsorpsi terbaik yaitu panjang gelombang maksimum 565,3 nm dengan waktu kontak 40 menit dan perbandingan konsentrasi adsorben dengan adsorbat 1:300.