Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Meningkatkan Moral Anak Dengan Metode Bercerita pada Kelompok B di Pendidikan Anak Usia Dini Dahlia Desa Sungai Mengkuang Kabupaten Bungo Yeni Astaria; Novi Riani
ALAYYA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2022): (Februari 2022)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.055 KB) | DOI: 10.51311/alayya.v2i1.414

Abstract

Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini, adalah Lembaga yang menitik beratkan pembelajaran yang mengasyikkan. Pembelajaran yang aktif dan interaktif adalah hal yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran,agar dapat mengoptimalkan aspek-aspek perkembangan pada anak. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran adalah metode bercerita. Metode pembelajaran ini lebih menekankan pada aspek pengembangan moral anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah dengan metode bercerita dapat meningkatkan moral anak usia 5-6 tahun di PAUD Dahlia Desa Sungai Mengkuang Kabupaten Bungo dan Bagaimana proses peningkatan moral anak dengan menggunakan metode bercerita PAUD Dahlia Desa Sungai Mengkuang Kabupaten Bungo. Tujuan penelitian ini mengetahui tentang proses penerapan metode bercerita pada anak usia dini di PAUD Dahlia Desa Sungai Mengkuang Kabupaten Bungo, dan untuk populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan moral anak anak dengan menggunakan metode bercerita di PAUD Dahlia Desa Sungai Mengkuang Kabupaten Bungo.
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Strategi Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VI Sekolah Dasar Negri 100/II Muara Bungo Friska Miranda Gustantri; Novi Riani; Ani Pajrini
el-Madib: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 5 No. 2 (2025): (September 2025)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/el-madib.v5i2.1093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan strategi SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) di kelas VI SDN 100/II Muara Bungo. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya motivasi belajar siswa yang ditunjukkan oleh kurangnya perhatian, partisipasi aktif, dan antusiasme dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket motivasi belajar yang disesuaikan dengan delapan indikator motivasi belajar menurut teori Sardiman. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa dari siklus ke siklus. Pada pra-siklus nilai rata-ratanya yaitu 29,8%, Rata-rata pada Siklus I Pertemuan 1 yaitu 32,9%, pada Siklus I Pertemuan 2 yaitu 45,4%, pada Siklus I Pertemuan 3 yaitu 51,6%, pada Siklus II Pertemuan 1 yaitu 60%, pada Siklus II Pertemuan 2 yaitu 69,9%, pada Siklus II Pertemuan 3 yaitu 81,6%, Strategi SQ3R terbukti efektif karena melibatkan siswa secara aktif dalam membaca, membuat pertanyaan, dan merefleksikan isi bacaan, sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu, keberanian bertanya, serta ketekunan dalam menyelesaikan tugas. Dengan demikian, penerapan strategi SQ3R dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi membaca.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI INSTRUMEN PENCEGAHAN KEKERASAN VERBAL DALAM KELUARGA MUSLIM: STUDI KUALITATIF DESKRIPTIF DI KOMUNITAS URBAN Siti Rofiatul Mukaromah; Sriani Sriani; Sugeng Kurniawan; Muhammad Sabli; Novi Riani; Baili Baili
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.59585

Abstract

Kekerasan verbal dalam keluarga muslim masih menjadi isu tersembunyi yang berdampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis anggota keluarga dan stabilitas rumah tangga. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai instrumen preventif dalam mengurangi praktik kekerasan verbal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan analisis dokumen modul pengajian keluarga terhadap 24 partisipan di tiga wilayah urban. Analisis tematik mengungkap tiga temuan utama: (1) PAI berperan sebagai kerangka normatif yang menginternalisasi nilai akhlakul karimah dan komunikasi berbasis rahmah; (2) implementasi PAI dalam keluarga lebih efektif ketika diintegrasikan dengan praktik tarbiyah rutin dan literasi emosional; (3) hambatan utama terletak pada kesenjangan antara pengetahuan agama dan praktik harian, serta pengaruh media digital yang menormalisasi agresi verbal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pencegahan berbasis nilai religius yang dapat diadaptasi oleh lembaga pendidikan dan konseling keluarga. Rekomendasi kebijakan menekankan perlunya integrasi modul PAI keluarga yang kontekstual dan pelatihan komunikasi empatik bagi orang tua.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN KETAHANAN KELUARGA PADA ERA DIGITAL DI KABUPATEN BUNGO: STUDI KUALITATIF DESKRIPTIF Ardi Ardi; Sugeng Kurniawan; Sriani Sriani; Baili Baili; Novi Riani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.60034

Abstract

Era digital membawa transformasi mendalam pada dinamika keluarga, termasuk peningkatan risiko degradasi moral, disfungsi komunikasi, dan paparan konten negatif yang mengancam ketahanan keluarga. Penelitian ini mengkaji peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun ketahanan keluarga pada era digital di Kabupaten Bungo, Jambi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 orang tua, 5 pendidik PAI, dan tokoh masyarakat, serta observasi dan analisis dokumen program pengajian dan modul pembelajaran. Analisis data menggunakan teknik tematik Braun & Clarke yang dimodifikasi. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama: (1) internalisasi nilai PAI sebagai fondasi komunikasi dan makna keluarga, (2) praktik pengasuhan Islami berbasis manajemen literasi digital dan adab bermedia, (3) peran lembaga PAI nonformal (majelis taklim, TPQ, kajian daring) dalam memperkuat jaringan sosial-religius, serta (4) tantangan kesenjangan literasi digital dan strategi adaptasi melalui fiqh kontemporer dan pendampingan komunitas. Temuan menunjukkan bahwa PAI berfungsi sebagai resilience buffer yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga kontekstual dan transformatif dalam menghadapi disrupsi digital. Studi ini memberikan kontribusi teoritis berupa integrasi kerangka ketahanan keluarga dengan maqasid al-syari’ah dalam konteks pedagogi digital, serta implikasi praktis berupa perlunya pengembangan modul parenting digital berbasis nilai Islam dan kolaborasi triad sekolah-masjid-keluarga.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGINTEGRASIKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KEAGAMAAN DIGITAL PESERTA DIDIK Lidya Putri Junita; Sriani Sriani; Novi Riani; Baili Baili; Joni Juliandra
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.60040

Abstract

Transformasi digital dan perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah lanskap pendidikan, termasuk dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, integrasi AI dalam pembelajaran PAI masih menghadapi tantangan substantif, khususnya dalam upaya membangun literasi keagamaan digital yang kritis, etis, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menganalisis, dan merumuskan strategi yang dikembangkan guru PAI dalam mengintegrasikan AI untuk meningkatkan literasi keagamaan digital peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi fenomenologis. Partisipan terdiri dari delapan guru PAI jenjang SMP/MTs dan SMA/MA yang telah mengimplementasikan AI dalam pembelajaran selama minimal dua tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen pembelajaran. Analisis data menggunakan teknik tematik induktif-deduktif dengan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan lima strategi utama: (1) kurasi dan verifikasi konten keagamaan berbasis AI, (2) desain pembelajaran adaptif untuk personalisasi pemahaman spiritual, (3) pelatihan analisis kritis-etis terhadap output AI, (4) kolaborasi manusia-AI dalam proyek keagamaan kontekstual, dan (5) refleksi keagamaan berbasis prompt engineering yang terstruktur. Temuan ini memperluas kerangka TPACK menjadi AI-TPACK khusus PAI dan mengusulkan model literasi keagamaan digital yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan etis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan kebijakan kurikulum, pelatihan guru, dan desain materi PAI di era digital