Latar Belakang: Tingginya kasus dengan penyakit jantung salah satunya disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengendalian penyakit dan pengobatan. Rendahnya motivasi dan kesadaran pasien penyakit jantung terhadap pola perilaku hidup sehat dalam mengurangi resiko penyakit mengakibatkan progres penyakit akan semakin memburuk. Tujuan: mengetahui korelasi self efikasi dengan penerapan gaya hidup sehat dan kualitas hidup terhadap pasien jantung coroner. Metode: Desain penelitian menggunakan desain penelitian studi eksplanatori (explanatory research), penarikan sampel secara accidental sampling dari 25 Maret 2025 hingga 20 Agustus 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yaitu pasien penyakit jantung coroner di RSUD Ende Kabupaten Ende. Analisis data yang dilakukan dengan spearman test. Hasil: terdapat hubungan yang signifikan dengan korelasi positif yang kuat antara self efficacy dengan pola hidup sehat p value = 0,012 , r = 0,635 dan self efficacy responden dengan kualitas hidup diperoleh p value = 0,003, r = 0,717 artinya semakin baik self efficacy pasien maka semakin baik pula pola hidup dan kualitas hidup begitupun sebaliknya. Kesimpulan: ditemukan efikasi diri menjadi hal yang dapat mempengaruhi pola hidup dan kualitas hidup pasien penyakit jantung coroner.