Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENINGKATAN KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA TUBERKULOSIS Syaputra Artama; Pius Kopong Tokan; Yustina P. M. Paschalia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42423

Abstract

Saat ini diperkirakan sepertiga populasi dunia terinfeksi dan 2,5 juta orang meninggal setiap tahun karena penyakit tuberkulosis paru (TB Paru). Resiko penularan TB Paru pada keluarga sangatlah beresiko, terutama pada balita dan lansia yang memiliki daya tahan tubuh lebih rendah. Mengatisipasi tingginya angka kejadian TB Paru dan penularan penyakit di masyarakat maupun di keluarga maka perlu dilakukan pendampingan dan peningkatan peran keluarga dalam mencegah dan menangani penularan TB Paru. Pencegahan TB Paru dibutuhkan peran serta dari semua elemen yang ada termasuk masyarakat maupun keluarga penderita penyakit TB Paru. Kegiatan ini berfokus di salah satu desa di Kabupaten Ende yaitu Desa Gheo Ghoma. Pendekatan metode kegiatan yang digunakan adalah pendampingan (health coaching). Program pendampingan keluarga dilaksanakan dari 27 Maret hingga 31 Agustus 2024 secara langsung melalui kunjungan rumah dengan pemberian edukasi upaya pencegahan penularan penyakit dan pendampingan penderita dan dukungan keluarga dalam kepatuhan pengobatan keluarga yang menderita penyakit TB Paru. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 10 peserta dengan memperoleh hasil peningkatan pengetahuan yang lebih baik dari sebelumnya tentang upaya pencegahan penyakit tuberkulosis dari rata-rata pengetahuan dengan nilai 63 menjadi 85 setelah mengikuti kegiatan tersebut. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menekan angka penularan TB Paru di keluarga dan masyarakat serta dpat merumuskan strategi kerja sama antara berbagai pihak sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu antara Pemerintah Desa, Dinas Kesehatan serta pihak puskesmas melalui petugas dan kader kesehatan sehingga ada keberlanjutan yang baik akan upaya pemantauan dan penanganan penyakit TB Paru di Kabupaten Ende
Self Efficacy dengan Kepatuhan Pola Hidup Sehat dan Kualitas Hidup pada Penderita Penyakit Jantung Coroner Marlin Brigirta L; Syaputra Artama; Wahyuni Anwar
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i2.530

Abstract

Latar Belakang: Tingginya kasus dengan penyakit jantung salah satunya disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengendalian penyakit dan pengobatan. Rendahnya motivasi dan kesadaran pasien penyakit jantung terhadap pola perilaku hidup sehat dalam mengurangi resiko penyakit mengakibatkan progres penyakit akan semakin memburuk. Tujuan: mengetahui korelasi self efikasi dengan penerapan gaya hidup sehat dan kualitas hidup terhadap pasien jantung coroner. Metode: Desain penelitian menggunakan desain penelitian studi eksplanatori (explanatory research), penarikan sampel secara accidental sampling dari 25 Maret 2025 hingga 20 Agustus 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yaitu pasien penyakit jantung coroner di RSUD Ende Kabupaten Ende. Analisis data yang dilakukan dengan spearman test. Hasil: terdapat hubungan yang signifikan dengan korelasi positif yang kuat antara self efficacy dengan pola hidup sehat p value = 0,012 , r = 0,635 dan self efficacy responden dengan kualitas hidup diperoleh p value = 0,003, r = 0,717 artinya semakin baik self efficacy pasien maka semakin baik pula pola hidup dan kualitas hidup begitupun sebaliknya. Kesimpulan: ditemukan efikasi diri menjadi hal yang dapat mempengaruhi pola hidup dan kualitas hidup pasien penyakit jantung coroner.