Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perbandingan K-Means Dan K-Medoids Clustering Dalam Pengelompokan Kabupaten/Kota Berdasarkan Produksi Tanaman Pangan Di Provinsi Sumatera Barat Syahraini, Syahraini; Rizal, Yusmet
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah produksi tanaman pangan dalam lima tahun terakhir di Sumatra Barat selalu menurun yang dapat mempengaruhi perekonomian dan ketahanan pangan di Provinsi Sumatera Barat. Dalam meningkatkan ketahanan pangan dilakukan clustering untuk mengidentifikasi kemiripan potensi antar Kabupaten/Kota berdasarkan produksi tanaman pangan di Sumatera Barat menggunakan K-Means dan K-Medoids Clustering. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan mengetahui algoritma mana yang lebih optimal antara K-Means dan K-Medoids Clustering dalam pengelompokan Kabupaten/Kota berdasarkan produksi tanaman pangan di Provinsi Sumatera Barat serta menginterpretasikan hasil pengelompokannya. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder tentang jumlah produksi tanaman pangan di Provinsi Sumatera Barat tahun 2022. Sumber data diperoleh dari website resmi Badan Pusat Statistika Sumatera Barat. Dengan menggunakan 7 variabel yaitu padi, jagung, kedelai, kacang hijau, kacang tanah, ubi jalar dan ubi kayu. Pada penelitian ini dilakukan proses clustering dengan menggunakan jarak Euclidean dan evaluasi cluster dengan menggunkan DBI (Davies Bouldin Index). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cluster yang terbentuk yaitu sebanyak 3 cluster dilihat dari K = 3 dengan menggunakan metode elbow. Pada K-Means Clustering diperoleh hasil cluster 1 sebanyak 11 Kabupaten/Kota, cluster 2 sebanyak 6 Kabupaten/Kota, cluster 3 sebanyak 2 Kabupaten/Kota dan hasil evaluasi cluster DBI sebesar 0.64. Pada K-Medoids Clustering diperoleh hasil cluster 1 sebanyak 8 Kabupaten/Kota, cluster 2 sebanyak 4 Kabupaten/Kota, cluster 3 sebanyak 4 Kabupaten/Kota dan hasil evaluasi cluster DBI sebesar 0.92. Sehingga, algoritma yang lebih optimal dalam pengelompokan Kabupaten/Kota berdasarkan Produksi Tanaman Pangan di Provinsi Sumatera Barat adalah menggunakan K-Means Clustering.
OPTIMASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU DAN PRODUKSI USAHA GANEPO PUTRI YOSE DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GREY WOLF OPTIMIZER Yosviansyah, Muhammad Naufal; Rizal, Yusmet
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v12n1.p94-100

Abstract

Putri Yose's Ganepo business, located in Padang Kandi seven koto talago, is one of the Rubik Ganepo producers that has grown to be one of the main suppliers in the Bukittingi and Riau areas. Interviews with the business owner revealed problems in inventory management that affect the profitability of this business. This study aims to assess and improve inventory management with a focus on raw material procurement and production cycle time. The model used in this study is Integrated Procurement Production (IPP) with the Grey Wolf Optimizer (GWO) optimization algorithm to determine the decision variables, namely the frequency of raw material procurement and production cycle time. GWO algorithm is chosen because it is a metaheuristic optimization method that is able to overcome real-world problems, avoid stagnation in solutions of local, and has a wide search space. The results showed that the IPP model with GWO was able to provide a new inventory policy, including the optimal procurement quantities of salt, cooking oil, garlic, turmeric, and production cycle time. The implementation of the policy increased revenue by 0.309203%.
EDUKASI KEUANGAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA MELALUI PENCEGAHAN PINJAMAN ONLINE Ghina, Nadiyatul; Prima Sari, Devni; Wahyu, Sri; Agustina, Dina; Rizal, Yusmet; Hariansyah, Hariansyah; Alfajri, Taufik
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i10.4106-4114

Abstract

Rendahnya literasi keuangan masyarakat masih menjadi persoalan serius di era digital, terutama terkait meningkatnya kasus pinjaman online ilegal yang berimplikasi negatif terhadap stabilitas ekonomi keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kecamatan Harau ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan keuangan rumah tangga melalui edukasi keuangan yang berfokus pada empat aspek utama: bahaya pinjaman online ilegal, manajemen keuangan keluarga, pemanfaatan aplikasi keuangan digital, dan praktik pinjam-meminjam dalam perspektif agama. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan praktik penggunaan aplikasi keuangan, dengan evaluasi capaian peserta melalui instrumen pre-test dan post-test. Hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator, yaitu pemahaman risiko pinjaman online meningkat dari 58,9 menjadi 83,6, manajemen keuangan keluarga dari 83,7 menjadi 93,2, literasi aplikasi keuangan dari 62,5 menjadi 86,2, dan pemahaman pinjaman online dalam perspektif agama dari 74,3 menjadi 89,6. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukasi keuangan yang terintegrasi dengan nilai agama serta pemanfaatan teknologi finansial mampu memperkuat literasi keuangan keluarga dan berperan sebagai strategi preventif dalam mengurangi risiko pinjaman online bermasalah