Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JUTEKS

PERANCANGAN CONTROL VALVE OTOMATIS SISTEM BLOWDOWN BOILER DI PT.INDOKORSA Muhamad Ilham; Iwan Sumirat; Opa Mustopa
JUTEKS Vol 8 No 1 (2021): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v8i1.15884

Abstract

Industri Kain Ban adalah sebuah pabrik yang memproduksi kain ban yang akan digunakan sebagai bahan dasar pembuatan ban karet. Kain ban umumnya terbuat dari benang nylon ataupun polyester.Nylon (nylon 6,6 dan Nylon 6) adalah serat sintetik pertama yang digunakan oleh industry karet, bahan baku awal kain ban adalah biji plastik, mengolah biji plastik menjadi kain ban tentu diperlukan panas agar biji plastik tersebut meleleh dan uap bertekenan untuk menjaga kualitas benang. Panas yang dibutuhkan untuk proses produksi kain ban pada PT Indo Kordsa berasal dariketel uap atau Boiler dengan jenis boiler Fire tube. Sebelumnya control valve manual harus memerlukan operator untuk membuka tutup control valve yang membuat tidak effisien. Setelah melakukan studi literatur maka penulis mendapatkan ide membuat perancangan control valve otomatis sistem blowdown. Setelah control valve otomatis blowdown dipasang steam pressure, temperature steam, dan level water boiler lebih stabil dikarenakan pembukaan control valve yanglebih teratur.
ANALISIS KONTINGENSI LEPASNYA TRAFO-II IBT 500/150 KV PADA SISTEM TENAGA LISTRIK SUBSISTEM DI BANDUNG Opa Mustopa; Sarah Chairul Annisa; Joki Irawan
JUTEKS Vol 8 No 2 (2021): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v8i2.15889

Abstract

Keandalan dan stabilitas suatu sistem tenaga listrik perlu dijaga karena berkaitan erat dengan kelangsungan hidup manusia. Sistem ini terbagi atas tiga, yaitu pembangkit, transmisi, dan distribusi. Kestabilan penyaluran listrik dari pembangkit sampai konsumen di lakukan dengan saling terintegrasi antara ketiga bagian tersebut. Pelaksanaan operasi dalam sistem tenaga listrik haruslah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Simulasi pada sistem tenaga listrik adalah salah satu cara mengurangi resiko kesalahan operasi agar dapat mengidentifikasi jiaka ada alat atau komponen yang lemah selanjutnya dilakukan antisipasi pencegahan gangguan yang bersifat teknis. Analisis kontingensi dilakukan untuk mengetahui perubahan aliran daya akibat terjadinya pelepasan salah satu komponen sistem tenaga listrik. Pelepasan tersebut dapat terjadi karena adanya gangguan maupun karena akan dilakukannya pemeliharaan berkala sehingga harus dilepasnya salah satu komponen sistem tenaga listrik. Oleh karena itu, analisis kontingensi dapat menjadi sebuah solusi untuk menganalisa suatu sistem tenaga listrik untuk mencegah pemadaman meluas. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini antara Studi literatur, Observasi, dan Diskusi. Hasilnya adalah pada saat system tenaga listrik sub system Bandung dalam keadaan normal, terdapat under voltage pada bus Cianjur oleh karena itu perlu diantisipasi dengan penambahan Kapasitor, kemudian saat dilakukan simulasi pelepasan IBT-II, hampir semua bus mengalami under voltage sehingga system menjadi tidak stabil dan beberapa trafo mengalami over load. Dan apabila system mengalami overload, perbaikan yang dilakukan bisa dengan cara pengurangan beban, sedangkan apabila terjadi under voltage, dapat diperbaiki dengan menambah kapasitor.
Analisis Perawatan Plant Produksi Di PT Elang Perdana Tyre Industry Ilham Rizq Fauzan; Sarah Chairul Annisa; Opa Mustopa
JUTEKS Vol 10 No 2 (2023): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v10i2.15898

Abstract

PT Elang Perdana Tyre Industry (PT.EPTI) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang otomotif yaitu manufaktur produksi ban mobil dengan beberapa merek diantaranya yaitu merek Accelera, Forceum, dan Zeetex. Dalam proses produksi ban mobil yang dilakukan oleh PT.EPTI terdapat beberapa alur proses produksi yang harus dijalani untuk mengubah bahan bahan baku menjadi sebuah ban mobil yang siap untuk dikirim dan diperjual belikan, baik untuk domestik maupun mancanegara. Area produksi di PT.EPTI dibagi menjadi 4 Plant, mulai dari Plant Produksi 1 sampai dengan Plant Produksi 4. Plant Produksi 1 sampai dengan 3 merupakan aktivitas produksi yang mengahasilkan output produk, berbeda dengan Plant Produksi 4, pada area ini hanyalah menjalankan serangkaian pengecekan mulai dari pengecekan manual hingga pengecekan oleh mesin. Mesin-mesin di area ini merupakan mesin pengukuran yang dimana mesin ini harus andal dan tepat dalam proses pengukuran atau pengujian pada ban, karena jika keandalannya tidak bisa dipastikan maka ban yang sudah di produksi tidak diketahui kualitasnya. Oleh karena itu, mesin Balance dan Uniformity pada Plant Produksi 4 ini harus dilakukan perawatan dengan perlakuan khusus dikarenakan mesin mesin tersebut sangat sensitif dalam pengukuran. Hasilnya Proses perawatan mesin uniformity sangatlah penting dilakukan, dikarenakan mesin ini merupakan mesin pengukuran yang nilai dari hasil pengukurannya sangat sensitif dan jika tidak dilakukan perawatan secara berkala maka tingkat keandalan mesin uniformity akan menurun. General Accuracy dan Checking Load merupakan dua kegiatan yang sangat penting dalam perawatan mesin uniformity, hal ini karena pada kegiatan tersebut bisa dibilang secara tidak langsung ialah proses kalibrasi secara mekanikal untuk General Accuracy, dan proses kalibrasi secara electrical untuk Checking Load.
REVITALISASI INSTALASI LISTRIK DI PONDOK PESANTREN ARROZAQIYAH DESA CIKEAS KABUPATEN BOGOR Suratun; Ferdian Eko Diharjo; Irfan Ardiansyah; Opa Mustopa
JUTEKS Vol 11 No 2 (2024): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini berfokus pada pentingnya instalasi listrik yang aman dan efisien di Pondok Pesantren Arrozaqiyah, Desa Cikeas, Kabupaten Bogor. Jurnal ini menyoroti bahwa kebakaran sering terjadi di bangunan karena korsleting atau aliran listrik, dan pentingnya mematuhi Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) dalam perancangan sistem instalasi listrik. Jurnal ini juga mencatat bahwa instalasi listrik sering kali tidak tertata dengan baik, dengan kabel yang dibiarkan terbuka. Inisiatif pengabdian yang dijelaskan dalam jurnal ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan dan kesadaran masyarakat tentang standar instalasi di Pondok Pesantren Arrozaqiyah. Metode penelitian meliputi survei lapangan, perencanaan jalur instalasi listrik, pengadaan bahan dan alat, revitalisasi instalasi listrik, dan serah terima hasil pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibnu Khaldun Bogor, dengan tujuan agar mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dari mata kuliah Teknik Penerangan dan Instalasi Listrik. Jurnal ini juga membahas hasil dan pembahasan pelaksanaan, perencanaan jalur, pengadaan alat dan bahan, pelaksanaan revitalisasi instalasi listrik, dan pelaksanaan serah terima hasil. Keywords: Revitalisasi, Instalasi listrik, Pengabdian masyarakat.
REWINDING MOTOR INDUKSI 3 FASE Adhilla Bilma Seva Lucatony; Opa Mustopa
JUTEKS Vol 12 No 1 (2025): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses rewinding motor induksi tiga fasa dan cara menentukan lilitan kawat serta penempatan kawat pada slot stator motor induksi tiga fasa. Motor induksi tiga fasa biasanya digunakan untuk konversi daya listrik pada industri, yaitu mengkonversi daya listrik menjadi mekanis baik dalam jumlah bear maupun kecil. Untuk konversi daya besar mengunakan motor induksi tiga fasa, sedangkan konversi daya kecil menggunakan motor induksi satu fasa. Motor induksi memberikan berbagai layanan seperti: rumah, perkantoran, bisnis, pabrik, tambang, dll. Motor induksi yang dering di pakai ialah motor asinkronus dan motor sinkron, motor asinkronus (asyncronous motor) adalah mesin yang beroperasi dengan kecepatan kurang dari motor sinkron, motor sinkron (synchron motor) sendiri ialah motor dengan kecepatan rotasi medan magnetik pada motor. Menggunkan prinsip elektromagnetisme dimana arus listrik tiga fasa yang mengalir melalui kumparan tembaga untuk menghasilkan medan magnet yang kemudian berinteraksi dengan medan magnet lain untuk menghasilkan gerakan mekanik. Dua bagian penting pada motor ialah rotor dan stator. Stator adalah bagian yang diam yg terisi oleh belitan atau kumparan tembaga, sedangkan rotor adalah bagian yang berputar dengan belitan atau medan. Gambar di bawah ini menunjukan bagaimana proses memperoleh kumparan baru, pada motor induksi 1,1 kw dengan kecepatan 1500 RPM, dengan jumlah 24 alur, 4 kutub, setiap alurnya diperoleh 98 lilitan maka jumlah keseluruhan belitan (98 x 24 = 2.352 lilitan). Kata Kunci : Rewinding, Motor Listrik, 3 fasa