Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Representasi Perempuan dalam Film Ayat-Ayat Cinta Rosnandar Romli; Mella M. Roosdinar; Aat Ruchiat Nugraha
Jurnal Komunikasi Global Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.663 KB) | DOI: 10.24815/jkg.v7i2.11239

Abstract

Film as part of mass communication has a considerable influence on the formation of opinions that occur in society. One of the best-selling films in 2008 was the film Ayat-Ayat Cinta. This research was carried out with assumptions about the existence of ideological battles that took place in a media discourse and representation of women in a film. The purpose of this research was to find out the representation of women in the film Ayat-Ayat Cinta through events in film stories that were commodified by cinematographers and audiences. The type of research method used is qualitative descriptive research analyzing media content with critical discourse analysis methods by Sara Mills. The research was conducted by dissecting the text in the film, looking at the subject-object position and the producer-reader position in climax scenes, to see how women are represented in the scenes. The results showed that the film still uses male perspectives in viewing the events; women are still represented more as objects than subjects; women are still viewed from the perspective of other parties (mostly men); the film leads the audience to identify themselves with male figures; and this film still affirms the patriarchal ideology
Komunikasi Manajemen Pemerintah Daerah dalam Upaya Branding Buah-buahan Lokal Asli Jawa Barat Nugraha, Aat Ruchiat; Romli, Rosnandar; Lukman, Syauqy
Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : School of Communication Science and Media Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/calathu.v1i2.1007

Abstract

Jawa Barat sebagai wilayah yang memiliki potensi pertanian yang sangat subur banyak menghasilkan komoditas tanaman holtikultura. Salah satu hasil tanaman holtikultura, yaitu buah-buahan. Keberadaan potensi buah-buahan lokal belum teroptimalisasikan secara baik oleh pemerintah maupun masyarakat dalam upaya meningkatkan tingkat kesejahteraan petani buah-buahan. Hal ini dapat terjadi karena sistem fleksibilitas rantai pasokan komoditas buah-buahan lokal yang masih terbatas akibat implementasi komunikasi manajemen pertanian yang bersifat linear. Komunikasi manajemen pertanian yang dilakukan oleh PEMDA Jawa Barat dalam menyediakan komoditas buah-buahan lokal yang baik bukan hanya dilakukan secara tradisional tetapi dipadukan dengan pemanfaatan teknologi komunikasi melalui pengelolaan pesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan fungsi humas dalam branding komoditas hasil pertanian yang dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah-buahan lokal asli Jawa Barat akan semakin terkenal dan bisa menjadi ikon baru guna meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pertanian dan wisata melalui pelaksanaan strategi branding yang terus dikomunikasikan secara kontinyu kepada masyarakat.