Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Bhakti Community Journal

Pengoptimalan perubahan perilaku kesehatan selama pandemi covid-19 di tempat wisata wilayah bali: Optimizing changes in health behavior during the covid-19 pandemic in bali regional tourism places Ni Putu Wiwik Oktaviani; Ni Kadek Muliawati; I Made Sudarma Adiputra; Ni Luh Gede Puspita Yanti; Nurul Faidah
Bhakti Community Journal Vol. 1 No. 1 (2022): Bhakti Community Journal
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.819 KB) | DOI: 10.36376/bcj.v1i1.3

Abstract

Penyebaran virus Covid-19 saat ini masih tinggi terjadi di Indonesia, berlangsungnya pandemi yang berkepanjangan memberikan dampak kepada seluruh lini kehidupan khususnya dibidang ekonomi. Bali sendiri sebagai tempat wisata sangat terdampak selama pandemi ini, karena perputaran ekonomi di Bali lebih banyak dari sektor pariwisata. Kebijakan adaptasi kehidupan baru menjadi kebijakan yang dapat memulihkan sektor ekonomi, di Bali sendiri kebijakan ini ditetapkan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan selama berkunjung ke tempat wisata yang ada di Bali. Penerapan protokol kesehatan menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 selama berkunjung ke tempat wisata. Permasalahan yang dihadapi penerapan protokol kesehatan didaerah wisata selama ini belum terlaksana secara optimal, salah satunya dapat dilihat bahwa persediaan sabun cuci tangan di tempat wisata tidak selalu tersedia. Banyak juga tempat cuci tangan yang tersedia tetapi aliran airnya tidak ada sehingga tidak bisa digunakan. Kondisi ini menjadi alasan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan teridentifikasi perubahan perilaku kesehatan pada masyarakat selama pandemi Covid-19 saat berkunjung ke tempat wisata. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain pre-post test penyuluhan perubahan perilaku kesehatan selama pandemi Covid-19. Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat yang berkunjung ke tempat wisata selama pandemi Covid-19.Hasil kegiatan ini didapatkan peningkatan perilaku baik saat berkunjung ke tempat wisata sebesar 66.00% (33 orang). Luaran kegiatan ini adalah pembagian stiker pencegahan penyebaran Covid-19 dengan pendekatan 5M (mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, mengurangi mobilisasi, dan menghindari kerumunan).
Meningkatkan kemampuan kader posyandu balita dalam mengenal attention deficit hyperactivity disorder (adhd) pada anak pra sekolah: Improving the capability of posyandu cadre to recognize attention deficit hyperactivity disorder (adhd) in pre-school children I Made Sudarma Adiputra; Ni Luh Gede Puspita Yanti; Nurul Faidah; Ni Kadek Muliawati; Ni Putu Wiwik Oktaviani
Bhakti Community Journal Vol. 1 No. 1 (2022): Bhakti Community Journal
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.789 KB) | DOI: 10.36376/bcj.v1i1.8

Abstract

Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah gangguan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak sehingga menyebabkan aktivitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) menjadi sorotan dan perhatian utama di kalangan medis maupun masyarakat umum karena gangguan ADHD merupakan gangguan kesehatan jiwa yang paling banyak terjadi pada anak-anak, PKM ini bertujuan meningkatkan kemampuan kader balita dalam mengenal attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) pada anak pra sekolah. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada kader posyandu balita untuk meningkatkan kemampuan mengenal ADHD pada anak prasekolah, 7 orang kader posyandu balita berpartisipasi dalam PKM ini, rangkaian kegiatan pertama dalam PKM ini adalah melakukan pre-test pengetahuan kader tentang ADHD yang kemudian dilanjutkan dengan Pendidikan kesehatan, tahap terakhir dilakukan post-test kembali. Hasil PKM ini didapatkan rerata skor pengetahuan kader sebelum mendapatkan edukasi dengan media modul mengenal ADHD untuk anak prasekolah sebesar 4, sedangkan setelah edukasi meningkat menjadi 12,14. Ada peningkatan skor pengetahuan sebesar 8,14 poin dan peningkatan tersebut bermakna secara statistik. Pendidikkan kesehatan/edukasi diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang ADHD untuk kader balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertemakan tentang meningkatkan kemampuan kader balita dalam mengenal attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) pada anak pra sekolah di Desa Saba wilayah kerja puskesmas 2 Blahbatuh berjalan lancar dan bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan kader kesehatan.