Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Development

MENGEVALUASI PERAN DESENTRALISASI FISKAL: ANALISIS TERHADAP PENURUNAN KETIMPANGAN PENDAPATAN DI DAERAH Irmanelly Irmanelly; Deka Veronica; Yunie Rahayu; Asrini Asrini; Mainita Mainita; Sugma Dewi Apriyani
Jurnal Development Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i1.584

Abstract

Ketimpangan pendapatan menjadi isu utama dalam pembangunan ekonomi, dengan penurunan ketimpangan sering dijadikan indikator keberhasilan. Di Provinsi Jambi, perbedaan potensi sumber daya, demografi, dan pertumbuhan antar wilayah menyebabkan ketimpangan ini. Sebagai upaya mengatasinya, pemerintah menerapkan desentralisasi fiskal melalui UU No.33 Tahun 2004, meski efektivitasnya belum sepenuhnya terukur. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis implementasi kebijakan desentralisasi fiskal, (2) mengevaluasi perannya dalam menurunkan ketimpangan pendapatan, (3) memetakan ketimpangan berdasarkan penerimaan daerah, dan (4) mengidentifikasi strategi peningkatan efektivitas desentralisasi fiskal. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan data primer dan sekunder dari BPS, Bappeda, serta literatur terkait, mencakup kabupaten/kota di Provinsi Jambi dalam periode 15 tahun. Analisis dilakukan menggunakan regresi berganda, tipologi Klassen, cross-tabulation, dan SWOT. Hasil menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan di Provinsi Jambi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti sumber daya alam, infrastruktur, akses pendidikan, urbanisasi, dan kebijakan pemerintah. Secara simultan, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pembangunan, meskipun kontribusi DAU terhadap ketimpangan pembangunan tidak signifikan. Untuk mengurangi ketimpangan, diperlukan pendekatan holistik yang mencakup peningkatan infrastruktur, investasi pendidikan, diversifikasi ekonomi, dan kebijakan pembangunan inklusif. Penelitian ini memberikan dasar evaluasi penting bagi pemerintah dalam mengoptimalkan kebijakan desentralisasi fiskal untuk mengurangi ketimpangan pendapatan.
ANALISIS PENGARUH KONSUMSI RUMAH TANGGA, INVESTASI DAN TENAGA KERJA DI PROVINSI JAMBI Wilza Apria; Asrini Asrini; Adi Putra
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.644

Abstract

Penelitian ini menelaah bagaimana konsumsi rumah tangga, investasi, serta tenaga kerja memengaruhi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi pada periode 2014–2023Data sekunder dikumpulkan dari publikasi Badan Pusat Statistik, kemudian diolah dengan metode regresi linier berganda pada tingkat signifikansi 5%. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa perekonomian Jambi secara umum mengalami tren positif, meskipun sempat terkontraksi pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19 sebelum kembali pulih dengan laju yang stabil pada periode selanjutnya. Secara parsial, variabel konsumsi rumah tangga, Investasi serta tenaga kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)karena nilai signifikansinya melebihi 0,05. Namun, uji simultan memperlihatkan bahwa secara simultan ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai F-hitung 24,581 dan p-value 0,039. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,974 menunjukkan bahwa 97,4% variasi PDRB dapat diterangkan oleh ketiga variabel independen, sementara 2,6% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain eksternal seperti kebijakan fiskal, perdagangan internasional, kualitas infrastruktur, serta kapasitas sumber daya manusia. Temuan ini menegaskan pentingnya konsumsi rumah tangga dan investasi sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah, sementara kontribusi tenaga kerja memerlukan peningkatan kualitas dan produktivitas agar dampaknya lebih optimal. Implikasi kebijakan yang direkomendasikan mencakup penguatan daya beli masyarakat, peningkatan iklim investasi yang kondusif, serta pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi guna memperluas kesempatan kerja.
KETIMPANGAN GENDER DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAMBI Novita Permatasari; Asrini Asrini; Irmanelly Irmanelly
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.651

Abstract

Ketimpangan gender menjadi isu penting dalam sebuah pembangunan ekonomi karena berpotensi menimbulkan inefisiensi pemanfaatan sumber daya manusia. Penelitian ini memiliki tujuan guna menganalisis bagaimana pengaruh sebuah ketimpangan gender, terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi. Data yang diolah meliputi data Indeks Ketimpangan Gender (IKG) serta data laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi tahun 2019–2023. Metode analisis yang diimplementasikan ialah regresi linier berganda dengan penggunaan perangkat lunak Eviews12. Hasil penelitian memberikan hasil bahwa ketimpangan gender tidak berpengaruh atas pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi, meskipun demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dengan menegaskan bahwa pertumbuhan perekonomian di Provinsi Jambi tidak semata-mata ditentukan oleh aspek ketimpangan gender, melainkan juga oleh variabel lain di luar cakupan penelitian ini dan memungkinkan berpotensi memiliki pengaruh terhadap perekonomian daerah.
DAMPAK INVESTASI DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTORAL DI PROVINSI JAMBI Mutiara Farah Syifa; Irmanelly Irmanelly; Asrini Asrini
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.654

Abstract

Tingkat keterlibatan masyarakat dalam dunia kerja merupakan indikator penting untuk menilai keberhasilan pembangunan ekonomi suatu wilayah. Tingginya daya serap tenaga kerja tidak hanya mencerminkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga membantu menekan angka pengangguran. Dua faktor yang diyakini memberi kontribusi besar dalam proses ini adalah investasi serta pengeluaran pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana investasi dan belanja pemerintah berdampak pada penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor di Provinsi Jambi selama periode tahun 2020–2024. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan sifat asosiatif kausal. Dalam hal ini, tingkat penyerapan tenaga kerja sektoral ditetapkan sebagai variabel dependen, sementara variabel independennya mencakup investasi dan pengeluaran pemerintah. Penelitian memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari BPS serta lembaga pemerintah terkait. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda dengan dukungan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa secara simultan, investasi dan pengeluaran pemerintah memberikan pengaruh signifikan terhadap tingkat penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jambi. Namun, secara parsial, investasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan pengeluaran pemerintah meski positif namun tidak signifikan. Artinya, investasi memiliki peranan lebih dominan dibandingkan belanja pemerintah. Oleh karena itu, kebijakan daerah disarankan untuk mendorong realisasi investasi sekaligus menyalurkan anggaran pada sektor padat karya demi menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jambi.