Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SYARIAH

Implementasi Undang-undang Demokrasi dan Nilai-nilai urgensitas dalam Kancah Politik Islam di bumi Indonesia Fatkhiyatus Su’adah; Ahmad Royhan
Syariah: Journal of Fiqh Studies Vol 2 No 2 (2024): Syariah: Journal of Fiqh Studies
Publisher : Bidang Penelitian Dan Penulisan Karya Ilmiah (bp2ki) Ma'had Aly Lirboyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61570/syariah.v2i2.87

Abstract

This study examines the implementation and urgency of the Democracy Law in Indonesia. Although democracy is reflected in the 1945 Constitution, Muslim intellectuals often view this concept as foreign. Democratic principles such as majority rule, freedom, and justice face challenges in their application because not all democratic concepts can be reconciled with Islamic law. This research analyzes the interaction between Islamic values, such as benefit and justice, with the democratic principles of the 1945 Constitution and the potential alignment between the two to enhance political stability. The novelty of this study lies in its in-depth comparative analysis between the democratic principles of the 1945 Constitution and the concept of Islamic governance in classical and contemporary fiqh. The method used is a descriptive qualitative approach, analyzing Indonesian legal texts and relevant classical and contemporary fiqh works. The findings indicate the potential for synergy between democratic principles and Islamic values despite challenges in implementation. The application of the Democracy Law in Indonesia requires an approach that is sensitive to religious values, particularly in terms of justice, freedom, and governance based on benefit. Its implications could shift the paradigm of democratic implementation in Indonesia, emphasizing the importance of synergy between state law and religious teachings in creating a just and prosperous government for people.
Fikih Manhajī dan Qaulī; Analisis Metodologi terhadap Mekanisme Ijtihād dalam Penetapan Hukum Ahmad Royhan; Cucu Surahman
Syariah: Journal of Fiqh Studies Vol 3 No 2 (2025): Syariah: Journal of Fiqh Studies
Publisher : Bidang Penelitian Dan Penulisan Karya Ilmiah (bp2ki) Ma'had Aly Lirboyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini didorong oleh kebutuhan untuk memperkuat metodologi istinbāṭ hukum di tengah keterbatasan teks-teks fikih klasik dan kompleksitas isu-isu kontemporer yang semakin berkembang. Perbedaan konteks sosial antara ulama terdahulu dengan Indonesia modern menyoroti urgensi kerangka istinbāṭ yang mengintegrasikan teks-teks naskah, maqāṣid, dan analisis sosial secara operasional. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan konstruksi metodologis fikih qaulī dan manhajī sebagai dua model ijtihad yang menghubungkan wahyu dengan realitas kekinian. Dengan menggunakan penelitian pustaka kualitatif, studi ini menerapkan metode deskriptif–analitis dan komparatif untuk mengkaji literatur ushul fikih klasik dan kontemporer yang terintegrasi dengan maqāṣid asy-syarī‘ah. Temuan menunjukkan bahwa ijtihad qaulī beroperasi dengan memilih dan menguatkan pendapat hukum untuk kasus-kasus baru, sedangkan ijtihad manhajī merumuskan ketetapan hukum melalui penalaran analogis, keumuman teks setingkat mujtahid, dan mafhūm al-kalām ketika teks tidak eksplisit. Keduanya menunjukkan fleksibilitas hukum Islam sekaligus menjaga komitmen pada konsistensi naskah, maṣlaḥah, dan stabilitas sosial. Integrasi fikih manhajī–qaulī pada akhirnya menawarkan model operasional dan adaptif yang berakar pada maqāṣid, memberikan kerangka kerja yang relevan untuk menjawab berbagai masalah keagamaan dan sosial modern sekaligus memungkinkan evaluasi berkelanjutan demi memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.