Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERILAKU KOROSI MATERIAL GELAS METALIK BERBASIS ZIRKONIUM UNTUK MATERIAL IMPLAN Djony Izak Rudyardjo
JURNAL ILMIAH SAINS Volume 11 Nomor 2, Oktober 2011
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.786 KB) | DOI: 10.35799/jis.11.2.2011.213

Abstract

PERILAKU KOROSI MATERIAL GELAS METALIK BERBASIS ZIRKONIUM UNTUK MATERIAL IMPLAN Djony Izak Rudyardjo1) 1)Departemen Fisika FST Universitas Airlangga, Kampus C Jl. Mulyorejo, Surabaya ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perilaku korosi, pengaruh variasi komposisi paduan dan variasi konsentrasi larutan NaCl terhadap nilai laju korosi material gelas metalik yang berbasis zirkonium, dan untuk mengetahui potensi material gelas metalik berbasis zirkonium untuk material implan. Hasil uji XRD menunjukkan pola difraksi hanya merupakan cacah latar. Selanjutnya, laju korosi 0,36% NaCl pada variasi campuran elemen Zr67Cu33, Zr69.5Cu12Ni11Al7.5, Zr70Ni15Al15 dan   Zr67,6Cu11,8Ni10,8Al7,8Si2 berturut-turut adalah  17,7324 mpy; 13,5916 mpy; 7,1273 mpy da 5.8582 mpy.   Variasi campuran elemen mempengaruhi laju korosi dan Zr67,6Cu11,8Ni10,8Al7,8Si2 mempunyai daya  tahan korosi yang baik, karena adanya elemen Ni dan Si yang membuat reaksi korosi menjadi lambat. Hasil uji korosi pada sampel Zr69.5Cu12Ni11Al7.5 dengan variasi konsentrasi larutan NaCl 0,355%; 0,362%; 0,369% dan 0,376%   berturut-turut adalah 12,0732 mpy; 13,5916 mpy; 19,6227 mpy dan  28.1623 mpy.  Hasilnya menunjukkan laju korosi cenderung meningkat dengan peningkatan konsentrasi larutan NaCl. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa zirkonium berbasis gelas metalik mempunyai potensi untuk material implan. Hal ini sesuai dengan salah satu syarat untuk material implan, yaitu harus mempunyai daya tahan korosi yang tinggi, sehingga kinerjanya sebagai material implan tidak membahayakan tubuh. Kata kunci:  gelas metalik, korosi, material implan   THE BEHAVIOR OF ZIRCONIUM-BASED METALLIC GLASSES FOR IMPLANT MATERIALSABSTRACT The aim of this research was to study the corrosion behavior, the effects of composition and concentration variation of NaCl solution on corrosion rate of zirconium-based metallic glasses, and to ecaluate the potential of this glasses for implant material. The result of XRD test showed that the diffraction pattern was only the back ground.  Furthermore, corrosion rates of alloy elements Zr67Cu33, Zr69.5Cu12Ni11Al7.5, Zr70Ni15Al15 and Zr67,6Cu11,8Ni10,8Al7,8Si2 in 0,36% NaCl were 17,7324 mpy; 13,5916 mpy; 7,1273 mpy and 5.8582 mpy, respectively.  Variation of alloy element affected the corrosion rate.  Zr67,6Cu11,8Ni10,8Al7,8Si2 had the best corrosion resistant because of  the present of Ni and Si, so that the corrosion reaction occured slower. The corrosion rate of corrosion test on Zr69.5Cu12Ni11Al7.5 in 0,355, 0,362, 0,369 and 0,376% NaCl were  12,0732 mpy, 13,5916 mpy, 19,6227 mpy and 28’1623 mpy respectively.  The results indicated that increasing the concentration of  NaCl solution tended to increase the corrosion rate.  It could be concluded that zirconium-based metallic glasses has potential for implant material.  As this material  had the higest, it was suitable for implant material  and it did not andanger our body due to corrosion process. Keywords: metallic glasses, corrosion, implant materials
PENGARUH PENAMBAHAN PLASTICIER GLISEROL TERHADAP KARAKTERISTIK HIDROGEL KITOSAN-GLUTARALDEHID UNTUK APLIKASI PENUTUP LUKA Djony Izak Rudyardjo
JURNAL ILMIAH SAINS Volume 14 Nomor 1, April 2014
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.249 KB) | DOI: 10.35799/jis.14.1.2014.4883

Abstract

PENGARUH PENAMBAHAN PLASTICIER GLISEROL TERHADAP KARAKTERISTIK HIDROGEL KITOSAN-GLUTARALDEHID UNTUK APLIKASI PENUTUP LUKA ABSTRAK Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan plasticizer gliserol terhadap karakteristik hidrogel kitosan-glutaraldehid untuk aplikasi penutup luka. Penambahan gliserol bertujuan agar hidrogel kitosan-glutaraldehid lebih fleksibel dan memiliki sifat mekanik yang baik sehingga dapat diaplikasikan sebagai penutup luka sesuai dengan standar yang ada. Pembuatan hidrogel dilakukan dengan cara mencampurkan kitosan yang dilarutkan dalam 1% asam asetat dengan 1% larutan glutaraldehid pada perbandingan 50 : 3 (v/v) dan ditambahkan gliserol dengan variasi volume 1 ml – 4 ml. Konsentrasi gliserol yang digunakan tidak lebih dari 2%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penambahan gliserol menyebabkan ketebalan, kuat tarik, dan kemampuan mengabsorbsi cairan hidrogel menurun; elongasi dan ketahanan terhadap air  hidrogel meningkat; serta struktur hidrogel menjadi lebih halus. Berdasarkan hasil uji sifat mekanik, hasil terbaik ditunjukkan oleh hidrogel kitosan-glutaraldehid-gliserol dengan penambahan gliserol 2% sebanyak 2 ml, yang memiliki nilai kuat tarik sebesar 14,34 ± 1,90 MPa dan elongasi sebesar 2,40 ± 0,91% yang memenuhi standar sifat mekanik kulit manusia. Struktur permukaan hidrogel tersebut halus, homogen, memiliki ketahanan terhadap air sebesar 24,78 ± 6,57% serta mampu mengabsorbsi cairan lebih dari 99,9% yaitu sebesar 149,65 ± 22,46% yang merupakan karakteristik penting hidrogel. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hidrogel kitosan-glutaraldehid-gliserol dengan penambahan gliserol 2% sebanyak 2 ml dapat diaplikasikan sebagai penutup luka. Kata kunci: Glutaraldehid, Gliserol, Hidrogel, Kitosan, Penutup Luka, Plasticizer   THE EFFECT OF ADDITION GLYCEROL AS PLASTICIER TO THE CHARACTERISTICS OF CHITOSAN-GLUTARALDEHYDE HIDROGEL FOR WOUND DRESSING APPLICATION ABSTRACT The research had been done to determine the effect of addition glycerol as plasticizer to the characteristics of chitosan-glutaraldehyde hydrogel for wound dressing application. The addition of glycerol was served to increase flexibility and improve the mechanical properties of chitosan-glutaraldehyde hydrogel that can be applied as a wound dressing accordance with existing standards. Preparation of hydrogel was made by mixing chitosan dissolved in 1% acetic acid with 1% glutaraldehyde solution with ratio 50 : 3 (v/v) and added by glycerol with variation of 1 ml - 4 ml. The glycerol concentration used no more than 2%. Based on the research that had been done, the addition of glycerol caused thickness, tensile strength, and the absorption ability of hydrogel was decreased; elongation and water resistance of hydrogel increased; and the surface structure of hydrogel is more smooth. Based on the result of mechanical properties, the best characteristics of chitosan-glutaraldehyde-glycerol hydrogel is shown with the addition of 2 ml glycerol 2% composition which has a value of tensile strength of 14,34 ± 1,90 MPa and elongation at 2,40 ± 0,91 % that meet the standards of the mechanical properties of human skin. The structure of that hydrogel surface is smooth, homogeneous, has a water resistance of 24,78 ± 6,57%, and is able to absorb liquid more than 99,9% in the amount of 149,65 ± 22,46 % which is an important characteristic of the hydrogel. So, the chitosan-glutaraldehyde-glycerol hydrogel with the addition of 2 ml glycerol 2% can be applied as a wound dressing. Keywords : Chitosan, Glutaraldehyde, Glyserol, Hydrogel, Plasticizer, Wound Dressing
Belajar Fisika Menyenangkan Melalui Diseminasi Material Medis Pada Guru Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Trenggalek - Siswanto; Djony Izak Rudyardjo; Jan Ady; - Aminatun; Dyah Hikmawati; Adri Supardi; Prihartini Widiyanti
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fisika merupakan salah satu pelajaran yang dianggap sulit bagi sebagian besar siswa SMA. Ilmutersebut dianggap abstrak dan hanya dipenuhi rumus matematika yang kurang jelas kontribusinyadalam kehidupan sehari-hari. Selain itu fisika kurang memberikan prospek pekerjaan yangmenjanjikan sehingga ketertarikan siswa menekuni sains tersebut lebih rendah dibandingkan ilmuyang lainnya. Salah satu penyebab mindset ini adalah faktor guru yang belum mengetahui kontribusifisika dalam segala aspek kehidupan  termasuk dalam bidang medis. Oleh sebab itu kegiatan penmasditujukan bagi guru fisika SMA di kecamatan Kampak Trenggalek dengan tujuan diseminasi hasilpenelitian material medis untuk peningkatan pengetahuannya agar dapat diterapkan ke prosesbelajar mengajar yang menyenangkan. Metode yang digunakan untuk kegiatan ini adalah ceramahdan demo pembuatan material medis dengan memanfaatkan sumber daya alam lokal. Hasil kegiatanmenunjukkan bahwa seluruh peserta belum mengetahui pentingnya fisika dalam mendesainmaterial medis baik untuk jaringan lunak maupun jaringan keras. Perlu dilakukan kegiatan penmasini secara rutin di kabupaten Trenggalek agar guru dapat menghayati secara baik untuk pengajaranfisika yang menyenangkan.Kata Kunci : fisika, guru SMA, diseminasi, material medis , menyenangkan  
Workshop 3D Printing Bagi Siswa SMK Di Kabupaten Trenggalek Sebagai Modalitas Menyongsong Era Industri 4.0 - Siswanto; Dyah Hikmawati; - Aminatun; Djony Izak Rudyardjo; Heri Trilaksana; Nuril Ukhrowiyah; Jan Ady; - Winarno; Denny Afianto
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu teknologi yang termasuk era industri 4.0 adalah 3D printing. Teknologi 3D Printing memberikanwarna baru pada dunia perindustrian, dunia medis, fashion, dan otomotif. Teknologi ini akan mewarnaisemua bidang kehidupan. Diperlukan kesiapan ilmu bagi siswa khususnya siswa SMK untuk memasuki era4.0 tersebut, karena lulusan SMK harus memilki skill untuk bisa bersaing dalam era 4.0. Trenggalekmerupakan kota kecil di Jawa Timur yang harus mendapatkan perhatian dalam pelatihan teknologi agardiperoleh SDM unggul yang dapat bersaing dengan kota lainya. Salah satunya adalah pelatihan 3D printing.Telah dilakukan workshop 3D printing bagi siswa SMKN 2 Trenggalek yang berjumlah 39 siswa. Kegiatanini meliputi pengenalan dasar 3D printing yaitu software yang dapat digunakan untuk menggambar suatuobyek, prospek aplikasi di industri dan medis, serta demo pencetakan bagi peserta kegiatan.Kata Kunci : 3D printing, workshop, siswa SMK, modalstas, era industry 4.0.
Pengembangan Desa Mandiri Pupuk di Desa Bulus Bandung Tulungagung Melalui Pengolahan Sampah Organik menggunakan Metode Takakura - Siswanto; Djony Izak Rudyardjo; Dyah Hikmawati; Jan Ady; - Aminatun; Nuril Ukhrowiyah; Deny Arifianto
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi oleh petani desa Bulus dan masyarakat desa umumnya, terutama diKabupaten Tulungagung adalah kelangkaan pupuk. Pupuk bersubsidi sangat terbatas, sedangkan pupuk nonsubsidi berharga relatif tinggi, sehingga perlu alternatif pengganti pupuk kimia untuk memenuhi kebutuhanpetani, sekaligus upaya mengurangi ketergantungan pada penggunaan pupuk kimia. Penggunaan pupukkimia dalam jangka waktu lama dan berlebihan akan merusak struktur tanah. Takakura adalah salah satucara pengomposan yang bisa dilaksanakan oleh masyarakat umum karena metodenya yang sederhana danmudah untuk diaplikasikan. Sasaran pengabdian kepada masyarakat bina desa ini adalah kelompok tanisebagai penggerak pertanian masyarakat desa. Metode yang dipakai adalah penyuluhan interaktif,workshop, dan demostrasi pengenalan pembuatan kompos Takakura. Antusiasme masyarakat petani dalammengikuti kegiatan merupakan indikator keberhasilan kegiatan program pengabdian masyarakat skemaProgram Pengembangan Desa Binaan (PPDB) ini. Keberhasilan kegiatan ini juga dapat dilihat dari produksipupuk organic oleh para peserta kegiatan. Selain itu kehadiran wakil bupati, kepala desa, dan perangkatdesa merupakan bentuk keseriusan dukungan pemerintah untuk mencari alternatif atas keterbatasan pupukbersubsidi.   Hambatan kegiatan yang muncul adalah penyesuaian waktu yang tepat karena sebagian besarpetani menggunakan waktu siang hari untuk pergi ke sawah. Kata Kunci : mandiri pupuk, desa Bulus, sampah organic, Takakura  
Evaluation of surface modified PLLA-collagen hollow fiber as vascular graft Mayasari, Dita Ayu; Widiyanti, Prihartini; Rudyardjo, Djony Izak
MEDISAINS Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v17i2.5259

Abstract

Background: Cardiovascular disease as the first silent killer in the world is related to atherosclerosis plaque. Coronary artery bypass grafting as a gold standard for severe atherosclerosis needs alternative materials to replace the narrowed artery due to plaque. PLLA is one of the biodegradable polymers which is suitable for the vascular graft, but some of its weaknesses should be addressed.Objective: The aim of this research is to improve PLLA characteristics for a vascular graft candidate by using collagen and chitosan.Methods: This study was an experimental study that consisted of two steps, preparation of hollow fiber and evaluation of its characteristic. This research evaluated the effect of chitosan concentration against cytotoxicity and hemocompatibility using MTT assay and hemolytic test.Results: The result showed that chitosan could improve the biological characteristics of hollow fiber PLLA-collagen, non-toxic, and non-hemolytic.Conclusions: There is a good effect on the biological characteristics of PLLA-Collagen hollow fiber by adding chitosan on the surface of PLLA-Collagen hollow fiber.
PENGUATAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK MELALUI PELATIHAN GREEN SINTESIS NANOPARTIKEL DARI EKSTRAK TUMBUHAN UNTUK TABIR SURYA Siswanto, Siswanto; Ady, Jan; Rudyardjo, Djony Izak; Hikmawati, Dyah; Aminatun, Aminatun; Zaidan, Andi Hamim; Samian, Samian; Supadi, Supadi; Firdaus, Indri K; Junico, Vallery Ofelia
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat di SMK ini bertujuan untuk memperkuat karakter kewirausahaan siswa melaluipelatihan berbasis inovasi teknologi, yakni green sintesis nanopartikel dari ekstrak tumbuhan untuk tabirsurya. Pelatihan ini dirancang untuk mengajarkan siswa teknik sintesis nanopartikel ramah lingkungan yangmemiliki aplikasi praktis dalam pembuatan produk kosmetik, khususnya tabir surya. Dalam kegiatan ini,peserta tidak hanya belajar tentang aspek teknis, tetapi juga tentang kewirausahaan dan potensi pasarproduk yang mereka buat. Evaluasi tingkat kepuasan peserta menggunakan Customer Satisfaction Index(CSI) menunjukkan nilai rerata sebesar 83,77%, mencerminkan kepuasan tinggi terhadap pelatihan yangdiberikan. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman materi yang diukur melalui tespre-test dan post-test. Nilai pre-test peserta yang berada dalam rentang 20-60 meningkat menjadi 75-95pada post-test, menandakan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilansiswa. Kegiatan ini tidak hanya memperluas wawasan siswa tentang teknologi nano dan keberlanjutan,tetapi juga memotivasi mereka untuk mengeksplorasi peluang kewirausahaan dalam bidang industrikosmetik. Dengan hasil ini, diharapkan siswa dapat lebih siap menghadapi tantangan industri serta memilikisikap kewirausahaan yang kuat Kata Kunci: SMK, Kewirausahaan, Nanopartikel, Green Sintesis, Tabir Surya
PENGUATAN JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK DI PAMEKASAN MELALUI PELATIHAN GREEN SINTESIS NANOPARTIKEL SENG OKSIDA UNTUK APLIKASI TABIR SURYA: Strengthening the Entrepreneurial Spirit of Vocational High School Students in Pamekasan Through Training on Green Synthesis of Zinc Oxide Nanoparticles for Sunscreen Applications Jan Ady; Rudyardjo, Djony Izak; Ukhrowiyah, Nuril; Siswanto, Siswanto; Aminatun, Aminatun; Hikmawati, Dyah; Nabila, Desvika Yumna; Ferdy , Ferdy
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 2 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i2.64555

Abstract

Strengthening the entrepreneurial spirit of vocational high school (SMK) students is a strategic step in addressing the challenges of the job market and creating opportunities for independent business ventures. This study aims to enhance the entrepreneurial mindset of SMK students in Pamekasan through training on the green synthesis of zinc oxide (ZnO) nanoparticles, applied as an eco-friendly sunscreen base. The training methods included lectures, demonstrations, laboratory practices, and interactive discussions. Plant extracts from local resources were used as natural reducing agents in the synthesis process. The results showed an increase in students’ knowledge of nanotechnology, environmental awareness, and entrepreneurial skills, as evidenced by their ability to produce prototypes of ZnO-based sunscreen. In conclusion, this training not only introduced environmentally. ABSTRAK Penguatan jiwa kewirausahaan siswa SMK menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan menciptakan peluang usaha mandiri. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan semangat kewirausahaan siswa SMK di Pamekasan melalui pelatihan green sintesis nanopartikel seng oksida (ZnO) yang diaplikasikan sebagai bahan dasar tabir surya ramah lingkungan. Metode pelatihan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik laboratorium, dan diskusi interaktif. Bahan yang digunakan dalam sintesis adalah ekstrak tanaman lokal sebagai agen reduktor alami. Hasil pelatihan telah menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa tentang nanoteknologi, kesadaran lingkungan, serta keterampilan kewirausahaan, yang terlihat dari kemampuan mereka menghasilkan prototipe tabir surya berbasis ZnO. Kesimpulannya, pelatihan ini tidak hanya memperkenalkan teknologi ramah lingkungan, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan jiwa wirausaha siswa melalui pemanfaatan potensi lokal berbasis inovasi ilmiah.
Synthesize and Characterization of Aluminum Oxide (Al2O3) Nanoparticle from Aluminum Waste for Nano fluid Application Darmawan, Darmawan; Syarif, Dani Gustaman; Rudyardjo, Djony Izak
Indonesian Applied Physics Letters Vol. 1 No. 1 (2020): Indonesian Applied Physics Letters - June 2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/iapl.v1i1.21330

Abstract

The research of Synthesis and Characterization of Aluminum Oxide (Al2O3) Nanoparticle from Aluminum Waste for Nanofluids has been done. The purpose from this research are knowing the influence of heating temperature tonanoparticle Al2O3 forming and the influence of composition to physico-chemical characteristic of nanofluids Al2O3.The heating temperature variation that that use of 6000C, 7000C, and 8000C. While the composition variation that use of 0.1 gram, 0.2 gram, 0.3 gram, and 0.5 gram. Aluminium Oxide nanoparticle were synthesized by heating Al(OH)3 as precursor derived from aluminum waste precipitation. Aluminum Oxide nanoparticle were suspended with 100 ml of Aquades and dispersed with ultra sonicated to produce Al2O3 nanofluids. Al2O3 nanoparticle has been obtained doing the characterization are the test of XRD (X-Ray Diffraction), SAA (Surface Area Analyzer), Density, Viscosity, CHF (Critical Heat Flux) and Zeta Potential. XRD data showed that the crystallized peak from Al2O3 nanoparticle are gamma alumina with the crystallite size of 6,5 nm (Debye-Scherrer Method). The Surface Area test result from Al2O3 nanoparticle is 149,98 m2/gram and obtained shape of11 nm. According zeta potential data, Nano fluids were stable at pH of 6,3 with zeta potential of 36,70 - 43,53 mV. The density test result obtained with the highest value about 1,503 g/cm3, The viscosity test of 0.92 mPa.s at the composition variation of 0.5 gram. The Nano fluids of the surface decreased 40% after 7 days. CHF test result of Al2O3 nanofluids obtained enhancement about 53,21% at the composition variation of 0.5 gram compared to that of Aquades.
Degradation and Corrosion of Biodegradable Metal Zn-xCa Supardi, Adri; Afifah, Miftachul Nur; Rudyardjo, Djony Izak
Indonesian Applied Physics Letters Vol. 1 No. 2 (2020): Indonesian Applied Physics Letters - Desember 2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/iapl.v1i2.23444

Abstract

Zn-based biodegradable metals (BMs) are considered as new potential in osteosynthetic implant devices. In this study Ca, which acts as an essential element in the human body, is used to improve the rate of Zn degradation and corrosion. The alloy was synthesized using the powder metallurgy method with two different processes: cold pressing followed by sintering (CP-S) and hot isostatic pressing (HIP). Microstructure properties, as well as in vitro degradation and corrosion were studied to determine the effect of adding Ca. Variations in the sample consist of Zn-0.5Ca, Zn-1Ca, Zn-1.5Ca and Zn-2Ca. The results and analysis of test data show that the addition of Ca increases the rate of corrosion and degradation of the materials. Better bonding and microstructure properties are obtained in Zn-2Ca samples which form CaZn13 phases and small porosity. As for the HIP process, a better microstructure is obtained compared to CP-S.