Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : eProceedings of Applied Science

Dekontruksi Produk Bir Pletok Menjadi Sorbet Rahma , Talitha; Mardiyana, Eva
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minuman tradisional khas Betawi, yaitu bir pletok yang terkenal dengan kandungan rempah - rempahnya yang bermanfaat untuk kesehatan. Namun, kepopuleran bir pletok semakin menurun dikarenakan bentuk penyajian bir pletok yang kurang menarik, biasanya produk bir pletok disajikan hangat dan berfungsi untuk alternatif minuman pesta pengganti wine (anggur) yang dibawa oleh bangsa Belanda, selain itu bir pletok juga dipakai sebagai penghangat tubuh saat malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan minuman tradisional Bir Pletok sebagai Frozen Dessert, yaitu Sorbet sebagai bentuk inovasi produk dan upaya untuk melestarikan budaya kuliner tradisional. Metode yang digunakan yaitu pendekatan eksperimen menggunakan teknik pembuatan sorbet dari cairan bir pletok yang bahan dasarnya rempah - rempah dengan bahan tambahan glukosa, stabilizer sorbet dan parutan kulit lemon. Selanjutnya, penilaian akan dilakukan dengan melakukan uji organoleptik hedonik kepada 30 responden yang terdiri dari 3 kelompok (akademisi, praktisi kuliner dan konsumen). Hasil dari uji organoleptik hedonik dari 30 responden menunjukkan sorbet bir plerok memiliki daya tarik yang tinggi dan dapat diterima oleh masyarakat, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil merubah bir pletok menjadi lebih modern. Diharapkan penelitian ini dapat memperluas keanekaragaman produk tradisional dan meningkatkan nilai jual bir pletok di masyarakat. Kata kunci— Bir Pletok, Sorbet, Dekonstruksi.
Inovasi Borondong Enten Berbasis Beras Sorgum Zakiyya, Nazwa Tinida; Mardiyana, Eva
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan sorgum (Sorghum bicolor) sebagai bahan makanan sehari-hari di daerah kita masih belum banyak. Padahal, tanaman ini punya banyak kelebihan, seperti seratnya tinggi, tidak mengandung gluten, dan tahan di lahan yang kurang air. Penelitian ini punya tujuan untuk membuat kreasi borondong enten—makanan ringan khas Sunda—dengan mengganti beras ketan dengan sorgum, serta mengganti gula merah dengan kurma sebagai pemanis alami yang lebih baik untuk kesehatan. Cara yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan mencoba berbagai resep dan melakukan tes rasa pada 25 orang yang terdiri dari akademisi, orang yang bekerja di industri makanan, dan masyarakat umum. Hasilnya menunjukkan bahwa resep yang paling bagus adalah dengan memakai 70% sorgum dan 30% beras ketan. Kombinasi ini menghasilkan tekstur yang pas, tidak terlalu keras tapi tetap lembut, serta rasa manis alami dari kurma yang disukai banyak orang. Dari tes rasa, diketahui bahwa sebagian besar responden suka dengan rasa, warna, aroma, tekstur, dan tampilan produk ini. Produk ini dinilai punya potensi besar sebagai camilan sehat dari bahan lokal yang ramah lingkungan dan bisa dijual dengan harga lebih tinggi dari produk sejenis yang ada di pasaran. Selain itu, produk ini juga bisa membantu meningkatkan penggunaan sorgum sebagai pengganti bahan makanan lain, memperkuat ketahanan pangan di daerah, serta membuat masyarakat lebih sadar akan pentingnya makan makanan sehat dari bahan alami lokal. Kata kunci: Sorgum, Borondong Enten, Kurma, Inovasi pangan, Pangan lokal
Inovasi Madeleine Berbahan Dasar Biji Nangka Aryanti, Stefani Viola; Mardiyana, Eva
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madeleine merupakan kue khas Prancis yang biasanya memiliki rasa vanilla atau lemon. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan biji nangka yang selama ini kurang dimanfaatkan dengan mengolahnya menjadi bahan dasar pembuatan madeleine. Tujuan lainnya adalah meningkatkan nilai tambah biji nangka, mendorong penggunaan bahan pangan lokal dalam industri bakery, serta menemukan formulasi resep yang tepat. Metode yang digunakan berupa eksperimen pembuatan produk dan uji daya terima melalui uji organoleptik yang melibatkan 30 responden. Produk dibuat dengan mengganti tepung terigu menjadi tepung biji nangka serta menambahkan puree biji nangka untuk memperoleh tekstur lebih lembut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk inovatif ini disukai oleh konsumen, ditunjukkan dengan 63 orang menyatakan “sangat enak” pada aspek rasa, 50 orang “sangat harum” pada aspek aroma, dan 60 orang “sangat lembut” pada aspek tekstur. Kesimpulannya, inovasi madeleine berbahan dasar biji nangka diterima dengan sangat baik oleh konsumen, memiliki potensi pasar, dan mendukung pengembangan pangan lokal yang inovatif dan ramah lingkungan. Kata kunci — biji nangka, madeleine, inovasi produk
Inovasi Scone Berbasis Tepung Singkong Modifikasi Faridah, Ghina; Mardiyana, Eva
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singkong (Manihot esculenta) merupakan komoditas pangan strategis di Indonesia yang kaya akan karbohidrat dan mudah dibudidayakan. Salah satu olahan singkong yang potensial adalah tepung singkong modifikasi (Modified Cassava Flour/MOCAF), yang dapat menjadi alternatif tepung terigu karena bebas gluten. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi scone berbasis MOCAF guna mengurangi ketergantungan impor terigu sekaligus memanfaatkan sumber daya lokal, menambahkan nilai ekonomi pada singkong, dan mendukung industri pertanian. Penelitian sebelumnya salah satunya adalah pemanfaatan Modified Cassava Flour pada pembuatan sponge cake, perbedaan dari penelitian sebelumnya dan penelitian ini adalah produk yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan metode eksperimental dengan uji organoleptik dan hedonik untuk mengevaluasi karakteristik sensori (tekstur, rasa, aroma, warna, dan tampilan) serta daya terima konsumen dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi resep dengan 100% MOCAF diterima secara positif oleh panelis, dengan penilaian tertinggi pada aspek rasa dan tekstur. Inovasi ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi petani singkong dan UMKM. Memberikan citra baru terhadap scone dan memperkenalkan scone kepada masyarakat. Kata Kunci: Singkong, MOCAF, Scone, Bebas Gluten, Inovasi Pangan.
Penerapan Magang Kerja di Rumah Makan Anging Mammiri Bogor Mardiyana, Eva; Fahrudin, Radiza Naufal
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan magang di Rumah Makan Anging Mammiri Bogor dilakukan sebagai bagian dari pemenuhan kurikulum pada Program Studi D3 Perhotelan Universitas Telkom. Latar belakang kegiatan ini bertumpu pada kebutuhan mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan teoritis ke dalam praktik nyata, khususnya dalam bidang Food and Beverage (F&B) Service. Tujuan dari magang ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pelayanan, menjaga loyalitas pelanggan, serta mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam pengalaman bersantap. Metode yang digunakan berupa observasi langsung, partisipasi aktif dalam operasional harian, serta wawancara dengan pihak manajemen dan staf restoran. Hasil magang menunjukkan bahwa standar layanan F&B telah diterapkan secara cukup konsisten, meskipun terdapat beberapa kendala dalam koordinasi antardivisi yang berdampak pada efektivitas pelayanan. Selain memperoleh pemahaman teknis mengenai sistem kerja dan peralatan dapur, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam menghadapi pelanggan dan meningkatkan profesionalisme kerja. Kesimpulan dari kegiatan ini menekankan pentingnya komunikasi yang efektif, pelatihan berkala bagi staf, serta adaptasi budaya kerja dalam menunjang kualitas layanan di industri perhotelan. Kata kunci — Layanan F&B, Restoran, Perhotelan, Pelayanan Pelanggan
Peranan Room Service dalam Melayani Pesanan Makanan dan Minuman di Padma Hotel Bandung Narande, Kenn Ezekyiel Sadrakh; Mardiyana, Eva
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Room Service merupakan salah satu aspek penting dalam industri perhotelan, khususnya dalam menciptakan kenyamanan dan kepuasan bagi tamu yang menginap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Room Service dalam melayani pesanan makanan dan minuman di Padma Hotel Bandung. Dengan fokus pada proses layanan, kualitas makanan, serta interaksi antara petugas dan tamu, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana Room Service menjadi bagian dari pengalaman menginap yang personal dan menyenangkan, Hasil Analisis menunjukan bahwa Room Service di Padma Hotel Bandung tidak hanya menjalankan fungsi pengantaran makanan ke kamar, tetapi juga berperan dalam menciptakan suasana yang hangat dan profesional. Faktor-Faktor seperti kecepatan pelayanan, ketepatan pesanan, sikap ramah petugas, dan kualitas sajian menjadi kunci utama dalam membangun kepuasan tamu. Kata kunci— Room Service, Pelayanan Makanan dan Minuman, Kepuasan Tamu, Padma Hotel Bandung
Inovasi Blueberry Cake Berbasis Tepung Mocaf Afiifa, Putri Jamiila Nur; Mardiyana, Eva
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dessert merupakan makanan penutup yangberupa kue-kuean dengan rasanya manis, Dessert umumnyabanyak menggunakan bahan tepung terigu. Salah satudessert yang lazim yang banyak digemari adalah bolu, kuebolu banyak menggunakan tepung terigu dan menggunakanbanyak gula, berdasarkan penjelasan sebulumnya kue bolumempunyai tingkat karbohidrat yang tinggi yang tentunyatidak baik untuk kesehatan. Untuk membuat bolu yangbernilai kalori rendah diperlukan bahan alternatif yangmempunyai kadar karbohidrat yang rendah, salah satutepung yang rendah kalori adalah tepung MOCAF.Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi produkkue berbahan lokal dengan memanfaatkan tepung MOCAF(Modified Cassava Flour) sebagai pengganti tepung terigudalam pembuatan blueberry cake. Tepung MOCAF yangberasal dari singkong hasil fermentasi memiliki keunggulanbebas gluten, kaya serat, dan mendukung ketahanan panganlokal. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimendengan menyusun berbagai formulasi resep blueberry cake,kemudian dilakukan uji organoleptik oleh 30 panelis untukmenilai rasa, warna, tekstur, aroma, dan penampilan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa cake yang menggunakantepung MOCAF dengan tambahan blueberry diterima baikoleh konsumen dan memiliki karakteristik sensori yangdisukai. Inovasi ini menawarkan alternatif cake bebas glutendengan nilai gizi tinggi sekaligus mendukung pemanfaatanbahan pangan lokal secara berkelanjutan di industri bakery.Kata kunci— Blueberry cake, tepung MOCAF, inovasiproduk, pangan lokal, bebas gluten.
ubtitusi Kulit Pastel dengan Tepung Rumput Laut Attariq, Muhamad Rayhan; Mardiyana, Eva
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pastel adalah produk pangan populer yang umumnya menggunakan tepung terigu sebagai bahan utama kulitnya. Untuk mengurangi penggunaan tepung terigu dan mendukung keberlanjutan lingkungan serta nilai tambah bagi petani rumput laut di daerah pesisir, penelitian ini memformulasi kulit pastel dengan substitusi 60% tepung rumput laut dan menggantikan daun kemangi dengan rumput laut nori pada Pesto Rosso yang umumnya digunakan untuk produk pasta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan uji organoleptik dan kuesioner hedonik pada 25 responden untuk mengukur daya terima konsumen. Hasil menunjukkan tekstur kulit pastel substitusi tepung rumput laut memperoleh nilai tertinggi dengan mean 4,68, menandakan tekstur paling disukai. Sementara itu, aroma mendapat nilai lebih rendah dengan mean 4,60, meskipun tetap menerima apresiasi tanpa tanggapan negatif. formulasi ini mengindikasikan bahwa produk substitusi rumput laut memiliki potensi diterima konsumen. Substitusi ini juga mendukung Inovasi ini mendukung pengembangan produk pangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir di indonesia. Kata Kunci: Pastel, Tepung Rumput Laut, Formulasi Uji Organoleptik dan Uji Hedonik
Implementasi Peran Runner Room Attendant Dalam Mendukung Operasional Housekeeping Raihan, Muhamad; Mardiyana, Eva
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana peran Runner Room Attendant diimplementasikan dalam mendukung kegiatan operasional Departemen Housekeeping di sektor perhotelan, yang memiliki kontribusi penting dalam memastikan ketersediaan perlengkapan kerja dan kelancaran proses pembersihan kamar. Runner Room Attendant berperan dalam mengantar linen, amenities, bahan pembersih, serta perlengkapan lain yang dibutuhkan oleh Room Attendant, sehingga proses penyiapan kamar dapat berlangsung lebih cepat dan efektif. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung serta wawancara mendalam dengan staff Housekeeping di hotel berbintang, penelitian ini mendapati bahwa keberadaan Runner Room Attendant memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan efisiensi waktu kerja, mengurangi beban fisik Room Attendant, serta menjaga kualitas layanan kepada tamu tetap konsisten. Selain itu, peran runner juga mendukung pengelolaan stok perlengkapan Housekeeping dengan baik sehingga mencegah terjadinya kekurangan barang saat operasional berlangsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan peran Runner Room Attendant yang terorganisir dengan baik mampu meningkatkan produktivitas tim Housekeeping secara keseluruhan, memperbaiki kepuasan tamu, serta membantu tercapainya standar operasional prosedur (SOP) hotel. Oleh karena itu, keberadaan Runner Room Attendant bukan sekadar pelengkap, melainkan menjadi salah satu elemen krusial yang mendukung kelancaran kegiatan operasional Housekeeping dan menjadi kunci penting dalam mewujudkan pelayanan hotel yang optimal dan profesional, sekaligus menciptakan pengalaman menginap yang menyenangkan bagi para tamu. Kata kunci—Runner Room Attendant , Housekeeping, operasional hotel, efektivitas kerja
Formulasi Kue Dadar Gulung Tradisional Menggunakan Tepung Arrowroot Sebagai Alternatif Tepung Terigu dan Bunga Telang sebagai Pewarna Alami Rezeki, Sarah Sri; Mardiyana, Eva
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Tepung arrowroot (Garut) merupakan tepung yang terbuat dari umbi garut (maranta arundinacea). Tepung arrowroot memiliki kandungan indeks glikemik rendah dan mengandung karbohidrat kompleks, selain itu tepung ini memiliki nilai lebih yaitu tepung yang memiliki bebas gluten dan mudah dicerna. Bunga telang merupakan salah satu tanaman yang memiliki daya pikat yang menarik karena bunga ini memiliki warna yang mencolok yaitu warna biru dan memiliki senyawa antidioksidan. Kue dadar gulung merupakan kue tradisional asli asal Indonesia yang tersebar di banyaknya penjuru dalam negeri. Bahan utama yang terdapat dalam olahan kue dadar gulung ini adalah tepung terigu dan isian yang terdapat didalamnya yaitu kelapa parut dengan gula merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan resep dari formulasi kue dadar gulung tradisional menggunakan tepung arrowroot sebagai alternatif tepung terigu dan bunga telang sebagai pewarna alami, serta menganalisis karakterisitik yang meliputi rasa, aroma, penampilan dan tekstur. Metode yang digunakan dalam analisis penulis metode kuantitatif dan pengembangan resep dengan membagikan kuisioner berbentuk Google Form sebanyak 25 panelis. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya produk inovasi kue dadar gulung dengan perbandingan 50% tepung arrowroot dan 50% tepung terigu mampu menghasilkan kulit kue yang halus dan kenyal. Berdasarkan hasil uji organoleptic secara keseluruhan menunjukkan bahwa produk inovasi kue dadar gulung berbasis tepung arrowroot dan bunga telang mendapatkan penilaian positif dari panelis, dengan penilaian tertinggi pada aspek warna yaitu sebanyak 48% sangat menarik, diikuti tekstur 44% sangat lembut, dan mayoritas pada penilaian aspek rasa dan aroma sebanyak 36%.dengan ini dapat disimpulkan bahwasanya produk inovasi ini menghasilkan produk yang menarik secara visual dan sensorik dan dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Kata kunci— Inovasi, Kue dadar gulung, makanan tradisional, tepung arrowroot.