Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : Prologia

Strategi Content Marketing Untuk Membangun Brand Awareness (Studi Kasus Video Aftermovie Djakarta Warehouse Project) Lea Aprilia; Diah Ayu Candraningrum; Nigar Pandrianto
Prologia Vol 3, No 1 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i1.6236

Abstract

Sekarang ini teknologi komunikasi dan informasi semakin berkembang, salah satunya dilihat dari munculnya media digital. Kemudahan yang diberikan oleh media digital dalam melakukan komunikasi dan memberikan informasi banyak membuat perusahaan untuk melakukan kegiatan pemasarannya melalui media digital. Salah satunya dilakukan oleh Ismaya Live dengan melakukan content marketing melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi content marketing Ismaya Live untuk membangun brand awareness melalui video aftermovie DWP. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Media Sosial, Content Marketing, Brand Awareness. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui kelima pilar yang ada pada video membuat video aftermovie DWP sebagai bentuk content marketing berhasil membangun brand awareness terhadap festival Djakarta Warehouse Project.
Komunikasi Pemasaran Word of Mouth dan Electronic Word of Mouth dalam Mempertahankan Brand Existence (Studi Kasus pada Kopi Es Tak Kie) Nevelyn Anestya Herdian; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 2, No 2 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i2.3725

Abstract

Kopi Es Tak Kie adalah kedai kopi tua yang telah berdiri sejak tahun 1927 dan kedai ini sudah berumur 92 tahun sampai saat ini. Merek Kopi Es Tak Kie sudah memiliki 3 generasi turun-temurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi pemasaran word of mouth dan electronic word of mouth dalam mempertahankan brand existence pada merek Kopi Es Tak Kie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melalui observasi nonpartisipan, wawancara, dokumen dan penelusuran data online. Berdasarkan hasil dari wawancara peneliti dengan informan, mendapatkan data mengenai bahwa merek Kopi Es Tak Kie terdapat cara pemasaran dan berjualan yang khas pada kedai kopinya, mulai dari pemasaran tradisional sampai modern. Berdasarkan dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa komunikasi pemasaran word of mouth dan electronic word of mouth merupakan peran penting pada merek Kopi Es Tak Kie. Terdapat kepuasan pelanggan yang menggiring pelanggan menjadi loyal. Pelanggan membicarakan merek Kopi Es Tak Kie hingga dikenal publik secara luas, sehingga dapat mempertahankan kelangsungan usaha merek Kopi Es Tak Kie hingga sekarang.
Brand Relationship Pada Komunitas Marvel Indonesia (Studi Analisis Film Avengers: Endgame) Ivander Wilson Saputra; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 3, No 2 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i2.6361

Abstract

This study aims to determine the perceptions that emerge as well as how much is the level of interests fans based Avengers movie. The theory used in this research is the theory of mass communication, film, brand, and brand relationship. The approach used in this research is a qualitative approach with a phenomenological method. The subject of the study was the Indonesian Marvel Community with the object of the film Avengers: Endgame. Data collection is conduct by online research, interviews, and literature study. The speakers in this study were community founders, film experts, business experts and Avengers fans. Data analysis using interactive data models and triangulation of source data with the results obtained. Based on the results of the study found that there is a relationship between an Avengers brand: Endgame with the Marvel Indonesia Community and its fans. This relationship has reached the level of best friends and crucial friends in responding Avengers movie. This strengthened by the crowded of Avengers audience and the purchase pioneer of merchandise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi yang muncul serta seberapa besar ketertarikan penggemar terhadap film Avengers: Endgame. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi massa, film, brand, dan brand relationship. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek dari penelitian adalah Komunitas Marvel Indonesia dengan objek film Avengers: Endgame. Pengumpulan data dilakukan dengan cara riset online, wawancara, dan studi pustaka. Yang menjadi narasumber dalam penelitian ini adalah pendiri komunitas, pakar film, pakar bisnis dan penggemar Avengers. Analisis data menggunakan data model interaktif serta triangulasi data sumber dengan hasil yang telah didapat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terciptanya hubungan antara sebuah brand Avengers: Endgame dengan Komunitas Marvel Indonesia serta penggemarnya. Hubungan ini telah mencapai tingkat best friends dan crucial friends dalam menyambut Avengers. Hal ini diperkuat dengan bioskop yang penuh serta penggemar yang sampai membeli atribut-atribut superhero kesayangannya. 
Analisis Sukses Traveling Backpacker melalui Personal Branding Akun Instagram Rafi dan Bowo Novelia Setiawan; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6418

Abstract

Backpacker is currently the most popular style of travel that is famous for young travelers, historically the style of traveling comes from the nomadic tribe, they are to carry on life many years ago in carrying a backpack behind. shows that the backpacker consists of unique and different characteristics that determine their travel style that is different among other general tourists and certainly not surprised if in the future backpacker trips will have an influence on the world of tourism, Personal Branding is the identity of someone who is a special characteristic that is different from one another, the identity to be able to do good in the community can also assess the identity of that person through the actions of that person. This study uses qualitative methods that are supported The results showed that Rafi and Bowo's personal branding had become increasingly popular Backpacker saat ini adalah gaya traveling paling populer yang terkenal bagi para kaum muda, menurut sejarahnya gaya traveling berasal dari suku nomaden, mereka untuk menjalankan kehidupan bertahun-tahun yang lalu dalam membawa tas ransel dibelakang. Menunjukan bahwa para backpacker terdiri dari karakteristik yang unik dan berbeda yang menentukan gaya perjalanan mereka yang berbeda di antara para wisatawan umum lainya dan tentunya tidak heran jika di masa depan perjalanan backpacker akan memberikan pengaruh ke dunia pariwisata. Personal Branding adalah jati diri seseorang yang merupakan ciri khusus yang berbeda satu sama lainya, jati diri untuk dapat berbuat yang baik di lingkungan masyarakat pun dapat menilai jati diri orang tersebut melalui tindakan yang dilakukan orang tersebut. Penulis menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding Rafi dan Bowo telah memenuhi  aspek personal branding, sehingga membuatnya lebih popular
Pengaruh Daya Tarik Iklan Mobile Legends di Youtube Terhadap Keputusan Pembelian Skin Karakter Game Mobile Legends Kevin Prathama Sutanto; Anoesyirwan Moeins; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 2, No 1 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i1.2413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Daya Tarik Iklan MobileLegendsterhadap Keputusan Pembelian skin karakter game MobileLegends. Jumlah populasi penelitian ini adalah tak terhinggadengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Penelitian ini membahas tentang pengaruh daya tarik iklan (variabel X) terhadap keputusan pembelian (variabel Y). penelitian ini dikaji dengan dimensi dari Daya Tarik Iklan yaitu Bermakna, Dipercaya, Ciri Khas dan Berbeda selanjutnya Keputusan Pembelian dengan dimensi Kebutuhan, Pencarian Informasi, Evaluasi Alternatif, Diketahui nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,644 artinya hubungan antara daya tarik iklan dengan keputusan pembelian adalah hubungan yang cukup berarti. Sedangkan nilai koefisien determinasi pada tabel R square sebesar 0,414 menunjukkan bahwa 41,4% keputusan pembelian karakter game Mobile Legends dipengaruhi oleh daya tarik iklan Mobile Legends  di youtube sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel-variabel lain. Keputusan Pembeli dan Evaluasi Pasca Pembelian. Dari penelitian ini diperoleh hasil persamaan regresi linear Y = 5,481 + 0,866 X, serta signifikansi sebesar 0,000<0,05, dengan demikian disimpulkan daya tarik iklan MobileLegendsdi Youtube berpengaruh terhadap keputusan pembelian skin karakter game MobileLegends.
Analisis Proses Personal Selling Pedagang Etnis Tionghoa di Blok B Pasar Tanah Abang Yessica Marcella Rasha; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 2, No 2 (2018): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v2i2.3745

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses personal selling yang dilakukan oleh etnis Tionghoa, selaku etnis yang terkenal dengan kemampuannya dalam berdagang, di blok B pasar Tanah Abang yang merupakan pusat grosir terbesar di Asia Tenggara. Penelitian ini fokus pada proses personal selling, yang merupakan salah satu bauran komunikasi pemasaran untuk mengetahui secara mendalam bagaimana komunikasi personal dalam memasarkan produk, yang dilakukan pedagang etnis Tionghoa ke calon pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan ciri deskriptif. Metode yang digunakan adalah fenomenologi untuk melakukan wawancara mendalam kepada informan dan observasi non partisipan untuk mengamati secara langsung kegiatan personal selling yang dilakukan oleh pedagang etnis Tionghoa di Blok B pasar Tanah Abang. Dalam personal selling, terdapat 7 proses yang dimulai dari prospecting (memilih dan menilai prospek), preapproach (prapendekatan), approach (pendekatan), presentation & demonstration(presentasi dan demonstrasi), handling objections (mengatasi keberatan), closing(penutupan), hingga follow up (tindak lanjut). Dengan adanya penelitian ini, ditemukan hasil bahwa para pedagang etnis Tionghoa menjalankan seluruh tahap proses personal selling. Pendekatan komunikasi yang dilakukan oleh pedagang etnis Tionghoa di Blok B pasar Tanah Abang dalam proses personal selling sangat mendalam, mulai dari sekedar hubungan jual beli sampai dengan suatu hubungan yang lebih akrab (cultivation), yaitu salah satu sifat dari personal selling. Pernyataan kepuasan pelanggan akan pelayanan dalam proses personal selling menjadi salah satu faktor tetap eksisnya pedagang etnis Tionghoa akan kemampuannya dalam berdagang.
Efektivitas Promosi Starbucks Greener Day Melalui Instagram Terhadap Minat Beli Konsumen di Jakarta Clara Vincy Tansia; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 5, No 2 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i2.10140

Abstract

Indonesian habits in consuming coffee that has become a habit of life (lifestyle). Coffee is one of the staples most often consumed by Indonesian people. The company that has the largest coffee sales in Indonesia is Starbucks. This research raised the discussion about one of Starbucks promotions, Greener Day. In this there are 2 variables, namely promotion and buying interest variables. This research uses quantitative research approach with data collection method in the form of survey, and using Starbucks in Jakarta as observation unit. Primary data collected by simple random sampling method, and collected by 100 respondents related to Starbucks Greener day promotion. Data analysis using SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) version 22.0. Based on the results of the research conducted there is a fairly strong level of effectiveness between Starbucks Greener Day Promotion on Instagram to consumer buying interest in Jakarta, because it is at intervals of 0.61-0.80 on the Coefficient of Correlation test results. Through the results of the Partial Influence Significance test (T Test) also showed a significant influence between the Variable Promotion (X) and Buy Interest (Y). Kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi kopi yang sudah menjadi kebiasaan hidup (lifestyle). Kopi merupakan salah satu bahan pokok yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.  Perusahaan yang memiliki penjualan kopi terbesar di Indonesia adalah Starbucks. Penelitian ini mengangkat pembahasan mengenai salah satu promosi Starbucks yaitu Greener Day.  Didalam ini terdapat 2 variabel,  yaitu variabel promosi dan minat beli.  Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data berupa survei,  dan menggunakan Starbucks di Jakarta sebagai unit observasi. Data primer yang dikumpulkan dengan metode simple random sampling, dan terkumpul sebanyak 100 responden yang berkaitan dengan promosi Starbucks Greener day. Analisis data menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) version 22.0. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat tingkat efektivitas yang cukup kuat antara Promosi Starbucks Greener day di Instagram terhadap minat beli konsumen di Jakarta, karena berada di interval sebesar 0,61-0,80 pada hasil uji Koefisien Korelasi.  Melalui hasil uji Signifikansi Pengaruh Parsial (Uji T) juga menunjukan adanya pengaruh yang signifikan antara variabel Promosi (X) dan Minat Beli (Y).
Pengaruh Promosi Gratis Ongkos Kirim Shopee Terhadap Minat Beli Konsumen di Toko Non Star Seller Carin Sanjaya; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 5, No 2 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i2.10216

Abstract

This study aims to determine whether or not Shopee's free shipping has an effect on consumer buying interest in non-star seller stores. The theory used by the writer is marketing communication, promotion and buying interest. This study uses a quantitative research approach with a questionnaire method. The research technique used is non-probability sampling with a purposive sampling approach, in which samples are taken by determining criteria or special characteristics that can provide the desired and appropriate information and are expected to be able to answer research problems. Respondents in this study were 100 respondents. The population of this research is Shopee e-commerce users who have made transactions using free shipping vouchers. Data collection techniques using a questionnaire and literature study. The test requirements used are validity test, reliability test and normality test. Data analysis using the T test, correlation coefficient test, coefficient of determination and simple regression analysis. The results of this study indicate the promotion of free shipping has a low effect on consumer buying interest in non-star seller stores by 7.9%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh gratis ongkos kirim Shopee terhadap minat beli konsumen di toko non star seller. Teori yang digunakan penulis adalah komunikasi pemasaran, promosi dan minat beli. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode kuesioner. Teknik penelitian yang digunakan adalah non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling yaitu sampel di ambil dengan cara menetapkan kriteria atau ciri-ciri khusus yang dapat memberikan informasi yang diinginkan dan sesuai dan diharapkan mampu menjawab permasalahan penelitian. Responden dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Populasi penelitian ini adalah pengguna e-commerce Shopee yang pernah bertransaksi dengan menggunakan voucher gratis ongkos kirim. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan studi kepustakaan. Uji pesyaratan yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas dan uji normalitas. Analisis data dengan menggunakan uji T, uji koefisien korelasi, koefisien determinasi dan analisis regresi sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan promosi gratis ongkos kirim memiliki pengaruh rendah terhadap minat beli konsumen di toko non star seller sebesar 7,9%.
Analisis Strategi Marketing Public Relation Kedai Kopi Sijoko Ani Indriyani; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 6, No 1 (2022): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v6i1.10261

Abstract

Kopi Sijoko is located at Jalan Green Ville – West Jakarta and it’s coffee shop business and it remains popular among the coffee enthusiast in West Jakarta. Even thought the covid-19 pandemics hit hard the coffee industry and most of it’s competitors lost their grip on the business. What kind of solution the marketing public relations word of mouth should have to maintain and improve customer engagement? Fristly, we used the purposive technique, we gather data through the sample with documentation, interview, and observation towards the customers. Secondly, we use a descriptive kualitatif study to build trust with the customers and triangulation for observation. The result, in the public relations research, has concluded Kopi Sijoko has used local strategy, Push and Pass. Those techniques have been combined through word of mouth.Keberadaan Kedai Kopi Sijoko yang terletak di Jalan Green Ville - Jakarta Barat berhasil eksis hingga saat ini. Sang pemilik mengetahui dengan pasti begitu banyak pesaing yang ada di sekitarnya. Apalagi dengan situasi pandemic covid-19. Bagaimana strategi marketing public relations word of mouth dalam mempertahankan dan meningkatkan customer engagement? Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive. Teknik Purposive di sini peneliti bisa menentukan sampel berdasarkan tujuan tertentu. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif yakni dengan teknik keikutsertaan peneliti untuk membangun kepercayaan para subjek terhadap peneliti dan juga kepercayaan diri peneliti serta teknik triangulasi dimana peneliti mengkonfirmasi hasil wawancara, observasi dengan triangulator. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi marketing public relations di Kedai Kopi Sijoko dalam mempertahankan dan meningkatkan customer engagement yakni strategi lokal (mempertahankan citra rasa), push dan pass. Ketiga strategi ini dibangun dalam bingkai komunikasi word of mouth.
Pengaruh Personal Selling terhadap Minat Beli Produk PRUlink Generasi Baru Nasabah Prudential Life Assurance Indonesia Nico Aprianto; Diah Ayu Candraningrum
Prologia Vol 3, No 2 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i2.6348

Abstract

This study aims to examine how strong the influence of Personal Selling on Interest in Purchasing New Generation PRUlink products for Prudential Life Assurance Indonesia customers. The data of this study were obtained from the results of questionnaires of 153 Prudential Life Assurance Indonesia customers regarding interest in purchasing New Generation PRUlink products. In this study the research method used is quantitative which aims to test the instrument using the validity, reliability and normality test. The results of data processing using SPSS states that the variable Personal selling (X) influences significantly to the variable purchase interest (Y). Correlation coefficient test results explained there will be a strong relationship between Personal selling (X) to the variable buying interest (Y). Meanwhile, the dimensions that support the effectiveness of personal selling include ability approaching, presentation, handling objection, and closing. The ability to start communication, presenting products, being able to answer prospective customer questions, and close communication well, be an attraction for prospective customers to be the customer. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa kuat pengaruh Personal Selling terhadap Minat Beli produk PRUlink Generasi Baru nasabah Prudential Life Assurance Indonesia. Data penelitian  diperoleh melalui penyebaran kuesioner terhadap 153 nasabah Prudential Life Assurance Indonesia mengenai minat beli produk PRUlink Generasi Baru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode survei. Pengujian instrumen berupa uji Validitas, Reliabilitas dan Normalitas. Pengolahan data menggunakan Statistical Package for Social Sciences (SPSS) dan memperoleh hasil bahwa variabel Personal selling (X) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Minat beli (Y). Hasil uji koefisien korelasi menjelaskan akan adanya hubungan yang kuat antara Personal selling (X) terhadap variabel Minat beli (Y). Adapun, dimensi yang mendukung efektivitas personal selling meliputi kemampuan pendekatan, presentasi, mengatasi keberatan, dan penutupan. Kemampuan dalam membuka komunikasi, mempresentasikan produk, mampu menjawab pertanyaan calon nasabah, dan menutup komunikasi dengan baik, sehingga mampu menarik calon nasabah membeli produk asuransi.