Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kiwari

Pemanfaatan Teknologi pada Industri Kecantikan dalam Upaya Mengatasi Stigma Standar Kecantikan Perempuan Rusdianto, Shiyam Jinda; Candraningrum, Diah Ayu
Kiwari Vol. 4 No. 1 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i1.33746

Abstract

Today, technology is not only an important factor in the progress of a country, but also serves as an innovation in various industries,including the beauty industry. This study aims to explore the impact of technological innovation in beauty products on the perceptionof beauty among Indonesian women. In this study, Skintific products were chosen as the focus because within one year, the brand haswon several awards, including the title ofBest Newcomer Brand 2022. The theory of diffusion of innovation was used as a foundation in this study due to its relevance to the topic discussed. The method applied is quantitative, data was collected through distributing questionnaires. Sampling in this study used purposive sampling technique with a total of 99 respondents, consisting of women who have used or are using Skintific products. Data was collected through questionnaires distributed via Google Form to female Skintific consumers. The results showed that in the partial test (T test), there was an influence between variables X and Y, indicated by the rejection of H0 and the acceptance of H1. In addition, the coefficient of determination (R2) test results show an R square value of 80.9% which indicates that technological innovation in beauty products has an influence on the beauty stigma of Indonesian women. Saat ini, teknologi tidak hanya menjadi faktor penting dalam kemajuan suatu negara, tetapi juga berfungsi sebagai inovasi dalam berbagai industri, termasuk industri kecantikan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi dampak dari inovasi teknologi pada produk kecantikan terhadap persepsi kecantikan di kalangan perempuan Indonesia. Dalam penelitian ini, produk Skintific dipilih sebagai fokus karena dalam waktu satu tahun, merek ini telah meraih beberapa penghargaan, termasuk gelar Brand Pendatang Baru Terbaik 2022. Teori difusi inovasi digunakan sebagai landasan dalam penelitian ini karena relevansinya dengan topik yang dibahas.Metode yang diterapkan adalah kuantitatif, data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Pengambilan sampel dalam penelitianini menggunakan teknik Purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 99 orang, yang terdiri dari perempuan yang telah atausedang menggunakan produk Skintific. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan via Google Form kepada konsumenperempuan Skintific. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji parsial (uji T), terdapat pengaruh antara variabel X dan Y, ditunjukkan dengan ditolaknya H0 dan diterimanya H1. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi (R2) menunjukkan nilai R square sebesar 80.9% yang mengindikasikan bahwa inovasi teknologi produk kecantikan memiliki pengaruh terhadap stigma kecantikan perempuan Indonesia.
Pengaruh Promosi Video Pendek di Instagram Buddy Pool terhadap FOMO Billiard Generasi Z Edward, Joshua; Candraningrum, Diah Ayu
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.34991

Abstract

This study examines the influence of short videos in Buddy Pool’s Instagram account on the behavior of Fear of Missing Out (FOMO) within the billiard trend among Generation Z in West Jakarta. Using a quantitative approach and survey method, the data were collected from 100 respondents aged 18–25 through an online questionnaire. The findings reveal that short videos on Instagram significantly affect FOMO behavior, with creative content such as tutorials, facility promotions, and community activities successfully capturing attention and increasing audience participation. The impact of short videos on FOMO was measured at 12.6%, while other factors accounted for the remainder. These results highlight the importance of social media as an effective promotional device for creating trends, expanding marketing reach, and strengthening connections with young audiences. Penelitian ini menganalisis pengaruh video pendek di Instagram Buddy Pool terhadap fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dalam tren biliar dalam kalangan Generasi Z Jakarta Barat. Dengan pendekatan kuantitatif dan metode survei, data dikumpulkan dari 100 responden berusia 18–25 tahun menggunakan kuesioner online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pendek di Instagram berpengaruh signifikan terhadap perilaku FOMO, dimana konten kreatif seperti tutorial, promosi fasilitas, dan aktivitas komunitas berhasil menarik perhatian dan meningkatkan partisipasi audiens. Pengaruh video pendek terhadap FOMO tercatat sebesar 12,6%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya media sosial sebagai perangkat promosi yang efektif untuk menciptakan tren, memperluas jangkauan pemasaran, dan memperkuat koneksi dengan generasi muda.