Haryanto, Ero
Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelaksanaan Trias Usaha Kesehatan Sekolah Pada Tingkat SMA Di Wilayah Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung Haryanto, Ero; Nugraha, Sony Mardiansyah
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.232

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya UKS sebagai program pemerintah guna meningkatkan kesehatan anak usia sekolah/madrasah pada setiap jalur, jenis, dan jenjang pendidikan. Berdasarkan survei yang dilakukan ke SMA se-Kecamatan Kiaracondong terdapat sekolah yang belum memiliki sarana dan prasarana UKS yang memadai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan trias UKS di SMA Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung. Trias UKS adalah tiga program kesehatan yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Desain penelitian kuantitatif dengan sampel 48, menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sebanyak 26 pernyataan, 10 pertanyaan pendidikan kesehatan, 6 pertanyaan pelayanan kesehatan dan 10 pertanyaan mengenai pembinaan lingkungan sekolah sehat. Uji validitas didapatkan yaitu r hitung 0,56 – 0,94 dan uji reliabilitas didapatkan Cronbach's alpha sebesar 0,969. Hasil secara umum pelaksanaan trias UKS, mayoritas telah melaksanakannya dengan kategori baik sebanyak 25 responden (52,08%), kategori sangat baik 21 responden (43,75%) dan kategori cukup baik 2 responden (4,17%). Disarankan SMA se-Kecamatan Kiaracondong bisa lebih berperan aktif dalam melaksanakan UKS khususnya pada guru penjaskes, pembina UKS dan PMR bisa menjadi teladan serta mengajak peserta didik untuk bisa menerapkan trias UKS.
Pengetahuan Siswa Kelas XI Tentang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Di SMA Wilayah Kecamatan Arcamanik Kota Bandung Haryanto, Ero; Aida, Aldini Nurul Aida Nurul
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i1.245

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku siswa kelas XI di SMA Wilayah Kecamatan Arcamanik yang tidak mengetahui tentang TRIAS UKS. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengetahuan siswa kelas XI tentang UKS di SMA Wilayah Kecamatan Arcamanik. Pengetahuan adalah informasi yang diketahui atau disadari oleh seseorang. UKS merupakan salah satu upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan yang ditujukan kepada siswa. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI sebanyak 311 siswa. Dengan teknik proportional random sampling diperoleh sampel sebanyak 175 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dari penelitian milik Larasati tahun 2019 dengan r hasil 0.896 dan α = 0.958. Pertanyaan dalam kuesioner berjumlah 23 butir. Teknik analisis data menggunakan deskriptif yang dituangkan dalam bentuk presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan cukup 78 siswa (45%), pengetahuan baik 71 siswa (41%), pengetahuan kurang 26 siswa (14%). Simpulan yang didapat bahwa pengetahuan siswa tentang UKS berdasarkan faktor pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat pada kategori cukup. Disarankan kepada SMA di Wilayah Kecamatan Arcamanik untuk meningkatkan program TRIAS UKS.
Motivasi Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Cikole Desa Cibogo Kecamatan Lembang Haryanto, Ero; Oktapiani, Nenden
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.281

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kegiatan kader posyandu di puskesmas cikole. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui motivasi kader posyandu dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Cikole Desa Cibogo Kecamatan Lembang. Motivasi yaitu merupakan kekuatan yang mendorong seseorang melakukan sesuatu, motivasi terdiri dari motivasi internal dan motivasi eksternal. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif, dengan populasi berjumlah 88 orang, dan sampel 72 orang dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuisioner. Uji validitas motivasi diperoleh nilai r tabel terendah (0,523) dan r tabel tertinggi (0,949) lebih besar dari pada nilai r hitung yaitu (0,497). Dan hasil reliabilitas nilai Cronbach’s Alpha adalah (0,946). Hasil penelitian secara umum diperoleh dengan hasil motivasi 61 responden (85%) termasuk kategori tinggi dan 11 responden (15%) termasuk kategori rendah. Motivasi internal dan eksternal yaitu 65 responden (90%) kategori tinggi dan 7 responden (10%) kategori rendah. Kesimpulan Motivasi kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Cikole Desa Cibogo Kecamatan Lembang yaitu memilki motivasi yang tinggi. Saran yang ditujukan yaitu kepada pihak posyandu agar kegiatan posyandu dan pelaksanaan pelayanan posyandu dapat ditingkatkan dan di pertahankan supaya kualitas kesehatan masyarakat lebih baik dan terjaga.
Pengetahuan Siswa Kelas XII Mengenai Generasi Berencana Di SMA Negeri 25 Kota Bandung Ero; Salsabila
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.307

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya perilaku beresiko pada remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan siswa kelas XII mengenai Generasi Berencana di SMA Negeri 25 Bandung. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan 422 populasi dan 206 sampel menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sebanyak 25 pertanyaan, hasil uji validitas nilai r 0,464 – 0,813 dan reliabilitas cronbach’s alpha 0,902. Hasil penelitian secara umum kategori kurang 55%. Per subvariabel tentang definisi Generasi Berencana kategori kurang 55%, ciri-ciri remaja Generasi Berencana kategori kurang 56%, program Generasi Berencana kategori kurang 54%, tujuan program Generasi Berencana kategori kurang 54%, substansi program Generasi Berencana kategori kurang 55%, maka disarankan kepada Kepala SMA Negeri 25 Bandung dan Pembina PIK-R SMILE mengembangkan program kerja secara teratur seperti pemberian materi setiap seminggu sekali tentang Generasi Berencana untuk memberikan informasi kepada remaja mengenai perencanaan kehidupan yang matang. This study is motivated by the increase in risky behavior in teenagers. The aim of the study was to determine the description of class XII students' knowledge regarding the Planning Generation at SMA Negeri 25 Bandung. This type of study is descriptive with 422 populations and 206 samples using simple random sampling techniques. The study instrument used a questionnaire with 25 questions, the validity test results had an r value of 0.464 – 0.813 and Cronbach's alpha reliability was 0.902. The general study results are in the less than 55% category. Per sub-variables regarding the definition of the Planning Generation in the less than 55% category, the characteristics of the Planned Generation youth in the less than 56% category, the Generation Planning program in the less than 54% category, the objectives of the Planning Generation program in the less than 54% category, the substance of the Planned Generation program in the less than 55% category, it is recommended to the Principal of SMA Negeri 25 Bandung and the PIK-R SMILE Trustees to develop regular work programs such as providing material once a week about the Planning Generation to provide information to teenagers regarding mature life planning.
Pengetahuan Masyarakat Tentang Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Parung Panjang Kabupaten Bogor Haryanto, Ero; Diniah, Nurhaeni
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.328

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus tuberkulosis di masyarakat sehingga angka kenaikan kasus tuberkulosis meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Parung Panjang Kabupaten Bogor. pengetahuan adalah suatu dasar untuk manusia dalam melakukan sesuatu. Masyarakat adalah sekelompok manusia yang hidup bersama di Wilayah tertentu. Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycrobacterium Tuberculosis. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi masyarakat sebanyak 2.287 penduduk. Teknik sampling yang digunakan adalah kuota sampling didapatkan sebanyak 342 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan uji validitas pada 30 responden deengan nilai r hasil 0,477-0,876 nilai uji reliabilitas diperoleh α= 0,969. Hasil penelitian secara umum diperoleh 217 responden (63%) berpengetahuan kurang. Hasil pengetahuan berdasarkan sub variabel definisi Tuberkulosis 129 responden (38%) pengetahuan baik, penyebab Tuberkulosis 129 responden (38%) pengetahuan kurang, penularan Tuberkulosis 146 responden (43%) berpengetahuan kurang, faktor resiko 146 responden (43%) pengetahuan baik, gejala Tuberkulosis 142 responden (42%) pengetahuan kurang, pencegahan Tuberkulosis 137 responden (40%) pengetahuan kurang, pengobatan Tuberkulosis 147 responden (44%) pengetahuan kurang. Kesimpulan penelitian pengetahuan masyarakat di Wilayah kerja Puskesmas Parung Panjang memiliki pengetahuan yang kurang. Disarankan kepada Puskesmas Parung Panjang Kabupaten Bogor memberikan penyuluhan terhadap kader dalam rangka menanggulangi Tuberkulosis.
Pengetahuan Masyarakat Tentang Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Parung Panjang Kabupaten Bogor Ero Haryanto; Nurhaeni Diniah
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.328

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus tuberkulosis di masyarakat sehingga angka kenaikan kasus tuberkulosis meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Parung Panjang Kabupaten Bogor. pengetahuan adalah suatu dasar untuk manusia dalam melakukan sesuatu. Masyarakat adalah sekelompok manusia yang hidup bersama di Wilayah tertentu. Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycrobacterium Tuberculosis. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi masyarakat sebanyak 2.287 penduduk. Teknik sampling yang digunakan adalah kuota sampling didapatkan sebanyak 342 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan uji validitas pada 30 responden deengan nilai r hasil 0,477-0,876 nilai uji reliabilitas diperoleh α= 0,969. Hasil penelitian secara umum diperoleh 217 responden (63%) berpengetahuan kurang. Hasil pengetahuan berdasarkan sub variabel definisi Tuberkulosis 129 responden (38%) pengetahuan baik, penyebab Tuberkulosis 129 responden (38%) pengetahuan kurang, penularan Tuberkulosis 146 responden (43%) berpengetahuan kurang, faktor resiko 146 responden (43%) pengetahuan baik, gejala Tuberkulosis 142 responden (42%) pengetahuan kurang, pencegahan Tuberkulosis 137 responden (40%) pengetahuan kurang, pengobatan Tuberkulosis 147 responden (44%) pengetahuan kurang. Kesimpulan penelitian pengetahuan masyarakat di Wilayah kerja Puskesmas Parung Panjang memiliki pengetahuan yang kurang. Disarankan kepada Puskesmas Parung Panjang Kabupaten Bogor memberikan penyuluhan terhadap kader dalam rangka menanggulangi Tuberkulosis.
Pola Asuh Orang Tua Dalam Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Prasekolah DI TK Angkasa 1 Husein Sastranegara Kota Bandung: Parenting Patterns Regarding Gadget Use in Preschool Children At Angkasa 1 Husein Sastranegara Kindergarten, Bandung City Haryanto, Ero; Sarah, Maharani
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v12i1.398

Abstract

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik tahun 2023 sebanyak 78,26% anak berusia 0-6 tahun sudah bisa menggunakan gadget. Dampak negatif penggunaan gadget dipengaruhi oleh pola asuh orang tua yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget pada anak usia prasekolah di TK Angkasa 1 Husein Sastranegara. Populasi penelitian sebanyak 80 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling sebanyak 64 responden. Instrumen mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan (favorable) mendukung pernyataan yang bersifat positif dan (unfavorable) tidak mendukung pernyataan yang bersifat negatif. Dilakukan uji validitas dengan 20 responden hasil dengan nilai antara 0,455-0,799 dan reliabilitas 0,857. Hasil penelitian secara umum terdapat (34,3%) mendukung penggunaan gadget dan (65,6%) tidak mendukung penggunaan gadget. Berdasarkan subvariabel pola asuh demokratis (53,1%) (favorable), pola asuh otoriter (79,6%) (unfavorable), dan pola asuh permisif (73,4%) (unfavorable). Disimpulkan bahwa banyak orang tua siswa yang tidak mendukung penggunaan gadget sebesar (65,6%). Walaupun banyak yang tidak mendukung penggunaan gadget, tapi masih ada orang tua yang anaknya menggunakan gadget  sehingga disarankan orang tua tetap dapat memantau, mengontrol dan mengantisipasi penggunaan gadget pada anak.   Based on the 2023 report by the Central Statistics Agency, 78.26% of children aged 0-6 years old can already use gadgets. The negative impact of gadget use is influenced by the parenting patterns provided by parents. The purpose of this study was to determine the description of parenting patterns in the use of gadgets by preschool-aged children at Angkasa 1 Husein Sastranegara Kindergarten. The study population was 80 people, the sampling technique used in this study was purposive sampling of 64 respondents. The instrument for collecting data was a questionnaire. Data analysis used (favorable) supports positive statements and (unfavorable) does not support negative statements. A validity test was conducted with 20 respondents with results ranging from 0.455-0.799 and a reliability of 0.857. The results of the study in general showed that (34.3%) supported the use of gadgets and (65.6%) did not support the use of gadgets. Based on the subvariables of democratic parenting (53.1%) (favorable), authoritarian parenting (79.6%) (unfavorable), and permissive parenting (73.4%) (unfavorable), it was concluded that many parents (65.6%) do not support gadget use. Although many do not support gadget use, there are still parents whose children use gadgets, so it is recommended that parents continue to monitor, control, and anticipate gadget use in children.