Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

an Inovasi Pembelajaran Micro Teaching Program Kesetaraan Berbasis Project Based Learning Dengan Pendekatan Andragogi Untuk Meningkatkan Kompetensi Andragogi Mahasiswa Rosdiana; Mahfuzi Irwan; Retnita Ernayani Lubis
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 1 (2025): Maret - Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i1.65152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan model pembelajaran berbais proyek terintegrasi dengan pendekatan andragogi pada mata kuliah micro teaching. (2) mengetahui kelayakan model pembelajaran berbais proyek terintegrasi dengan pendekatan andragogi pada mata kuliah micro teaching. (3) meningkatkan kemampuan andragogi mahasiswa penmas dalam mengelola pembelajaran kesetaraaan. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini menggunakan desain Borg & Gall (research and information collecting, develop preliminary form of product, main field testing, final product revision). Pengumpulan data pada penelitian melalui observasi, angket, dan tes tertulis. Analisis data pada penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian adalah pembelajaran berbasis proyek dalam Micro teaching meningkatkan keterlibatan, keterampilan mengajar, kemandirian dan kreativitas mahasiswa. Penyempurnaan model melalui struktur proyek terarah dan bimbingan intensif menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan kompetensi pedagogi dan andragogi mahasiswa.
Analysis of the Implementation of the PNF Curriculum in ICT Learning at PKBM Creative, Medan Tembung Mukarramah; Mahfuzi Irwan; Jubaidah Hasibuan
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 1 (2025): Maret - Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i1.66571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum PNF dalam pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru pengajar, siswa, dan pengelola PKBM Kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum PNF dalam pembelajaran TIK di PKBM Kreatif masih belum efektif dilakukan dengan baik. Guru pengajar belum melaksanakan kurikulum dengan mengintegrasikan kompetensi dan materi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa. Beberapa tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya, seperti fasilitas dan perangkat TIK yang terbatas. Selain itu, kurangnya pelatihan dan pemahaman guru dalam mengimplementasikan Kurikulum PNF juga menjadi hambatan. Untuk meningkatkan implementasi Kurikulum PNF, disarankan adanya peningkatan fasilitas dan pelatihan bagi guru pengajar.
TRADISI INJAK TELUR DALAM ADAT PERNIKAHAN SEBAGAI BENTUK KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT SUKU JAWA Ira Sefi Andini; Mei Nita Simanihuruk; Mahfuzi Irwan
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 13 No 2 (2024): December-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v13i2.65357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna dan fungsi tradisi injak telur dalam adat pernikahan masyarakat Suku Jawa sebagai bentuk komunikasi budaya dan pendidikan sosial. Tradisi ini melibatkan prosesi di mana mempelai laki-laki menginjak telur hingga pecah, diikuti oleh mempelai perempuan yang membersihkan kakinya. Simbolisme tradisi ini mencakup harapan akan kelahiran keturunan, kerja sama dalam membangun rumah tangga, dan keharmonisan hubungan suami-istri. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan analisis deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa dokumen, hasil wawancara, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi injak telur tidak hanya menjadi bagian penting dari adat pernikahan, tetapi juga berfungsi sebagai media pendidikan sosial yang mengajarkan nilai-nilai tanggung jawab, saling menghormati, dan komunikasi efektif dalam keluarga. Selain itu, tradisi ini telah meluas dari Pulau Jawa ke berbagai wilayah di Indonesia, menunjukkan adaptasi budaya dalam masyarakat multietnis. Temuan ini mempertegas peran tradisi sebagai sarana komunikasi dan pendidikan yang relevan dalam kehidupan masyarakat modern
ANALISIS TANTANGAN DAN EVALUASI PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN MASYARAKAT DI LKP MENJAHIT KUTILANG Yuli Rumondang Sihombing; Sarah Naibaho; Mahfuzi Irwan; Sardi Pranata
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol. 14 No. 1 (2025): June-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v14i1.69750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan mengevaluasi implementasi program pendidikan masyarakat pada LKP Menjahit Kutilang menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus evaluatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan pengelola, instruktur, dan warga belajar. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan menjahit relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mampu meningkatkan keterampilan teknis peserta serta membuka peluang usaha mandiri. Namun, implementasi program masih menghadapi tantangan pada aspek keterbatasan sarana dan pendanaan, fluktuasi kehadiran peserta, serta belum adanya sistem monitoring alumni yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, program memiliki fondasi sosial yang kuat, tetapi memerlukan penguatan perencanaan berbasis kebutuhan, dukungan sumber daya, serta sistem evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutannya.
Analisis Tingkat Literasi Lingkungan Media Sosial Pada Mahasiswa Unimed Pengguna Instagram Dan Tiktok Cika Mufida Siregar; Mahfuzi Irwan; Putri Dia Sakina; Sabrina Maharani Putri
Didakta Nusantara: Journal of Education and Learning Vol. 1 No. 1 (2026): January-Didakta Nusantara: Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Eracita Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66851/dnjel.v1i1.85

Abstract

This research investigates the level of social media literacy among Generation Z students who actively use Instagram and TikTok. The study aims to identify how students understand, analyze, and verify information before sharing it on social media platforms. A descriptive quantitative method was applied, and the data were collected through a Likert-scale questionnaire distributed to 50 university students aged 18–24. The findings show that the majority of respondents demonstrate a high level of social media literacy, as indicated by strong preferences in the categories of Agree and Strongly Agree. These results imply that students tend to be more critical and selective when evaluating online information, indicating their awareness of misinformation risks. The study concludes that Generation Z users are generally capable of practicing responsible digital behavior. Further educational support is recommended to strengthen critical literacy skills, particularly in identifying manipulated content and biased information, to create a healthier digital ecosystem