Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KETERLIBATAN KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Munfaridi Munfaridi; A. Jalaludin Sayuti
Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.3952892

Abstract

Engagement of employee is an interesting concept to study in relation to other concepts that support the success of an organization. This study is based on a quantitative method approach using path analysis to illustrate the relationships between concepts. The research sample is a travel agency employee in Palembang by determining the sample using a purposive sampling technique. The study explained that the relationship between employee involvement with employee satisfaction was stated to have no significant effect. The relationship between employee involvement with employee performance is stated to have no significant effect. Then, the relationship between employee satisfaction with employee performance is stated to have a significant effect. Study outcomes are expected to contribute to the management of travel agents in managing employees.
PERBAIKAN MANAJEMEN USAHA KELOMPOK UKM RUMAH TAJUNG ANTIQ (RTA) PENGHASIL KAIN TENUN TAJUNG DAN BLONGSONG KHAS PALEMBANG DALAM MENGHADAPI ERA NEW NORMAL A. Jalaludin Sayuti; Febrianty Febrianty; Hendra Hadiwijaya; Ahmad Ari Gunawan Sepriansyah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra dalam program pemberdayaan masyarakat UKM Indonesia Bangkit adalah UKM Rumah Tajung Antiq (RTA) yang berlokasi di Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Jakabaring Palembang. Jarak mitra dari kampus Politeknik Negeri Sriwijaya 10,6 km atau 28 Menit ditempuh dengan kendaraan roda empat. Mitra UKM RTA sangat merasakan dampak Pandemi Covid-19, yang menurunkan omset usaha jauh drastis dan hampir menyebabkan usaha gulung tikar. Mitra UKM RTA memproduksi kain tenun Tajung dan Blongsong khas Palembang serta aksesoris lainnya berbahan kombinasi kain tenun tersebut. Kain tenun diproduksi menggunakan alat-alat tenun tradisional dengan pengolahan benang dan pewarnaan yang juga konvensional dengan tujuan mempertahankan dan melestarikan peninggalan budaya khas Palembang. Permasalahan yang dihadapi mitra terkait dengan aspek manajerial dan aspek pengembangan sentra UKM. Mitra menghadapi masalah yakni: 1). belum memiliki strategi manajerial bagaimana melaksanakan usaha mereka disaat new normal (recovery) yang dapat meningkatkan omset/penjualan, dan 2). Kelompok-kelompok/unit-unit yang bekerja untuk UKM RTA belum memiliki manajemen usaha yang baik untuk menjadi sentra usaha yang berdaya saing karena pola yang digunakan masih bersifat konvensional dan tergantung pada jumlah pesanan UKM RTA. Berdasar permasalahan prioritas yang harus ditangani maka beberapa solusi yang ditawarkan Tim Pelaksana kepada mitra: 1. Meningkatkan kemampuan manajerial pelaku usaha/pemilik kelompok UKM RTA melalui pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan usaha mulai dari pengelolaan manajemen keuangan, manajemen produksi, dan manajemen pemasaran, dan 2. Meningkatkan manajemen usaha kelompok UKM RTA melalui pelatihan dan pedampingan pengelolaan SDM dan kewirausahaan agar menjadi sentra usaha yang berdaya saing. Sedangkan target luaran kegiatan ini adalah: 1. Peningkatan daya saing usaha mitra, dan 2. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan manajemen usaha pada mitra. Tahapan pelaksanaan program dilaksanakan 3 bulan meliputi: Tahap I Analisis Situasi dan Kondisi Mitra; Tahap II Persiapan dan Transfer TTG; Tahap III Pelatihan dan Pendampingan, dan Tahap IV Evaluasi dan Keberlanjutan program. Metode dalam pelaksanaan Pelatihan dan Pendampingan (secara langsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan secara daring). Hasil kegiatan, yakni: peningkatan daya saing usaha mitra melalui kenaikan omset menjadi sebesar ± 50%, dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan manajemen usaha pada mitra sebesar 80%.
Optimalisasi Produksi Dan Pemasaran Digital UMKM “Niketo” Melalui E-Katalog Fashion Berkelanjutan Divianto Divianto; A. Jalaludin Sayuti; Ahmad Ari Gunawan Sepriansyah; M. Khadafi Pratama
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10418

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi produksi dan kinerja pemasaran digital UMKM Niketo melalui pemanfaatan limbah tekstil menjadi produk fesyen berkelanjutan. Inisiatif ini berfokus pada penguatan manajemen produksi, peningkatan inovasi desain, serta perluasan akses pasar melalui penerapan e-katalog modern berbasis digital. Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas operasional, tetapi juga untuk memposisikan Niketo sebagai UMKM kreatif yang kompetitif dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan integratif dan partisipatif melalui serangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan yang terstruktur. Kegiatan tersebut meliputi pelatihan pemasaran digital dan strategi promosi, lokakarya teknologi dan manajemen produksi, inovasi desain produk berbasis limbah tekstil songket Palembang, pengembangan dan pendampingan e-katalog untuk merek “Niketo”, serta penerapan pemasaran melalui media sosial. Seluruh tahapan menekankan praktik langsung, pendampingan intensif, dan keterlibatan aktif mitra UMKM guna memastikan transfer pengetahuan yang efektif dan keberlanjutan program. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemberdayaan mitra. Pada aspek produksi dan manajemen, tingkat pemberdayaan mencapai 86,88%, yang didorong oleh alih teknologi tepat guna, pelatihan, serta pendampingan inovasi. Pada aspek pemasaran yang mencakup pemasaran digital, branding, promosi, dan akses pasar tingkat pemberdayaan rata-rata mencapai 87%. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan substansial dalam keterampilan, intensitas penerapan, serta kesiapan usaha. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan model UMKM berkelanjutan melalui integrasi efisiensi produksi, inovasi desain, dan strategi pemasaran digital. Selain itu, program ini mendukung penerapan prinsip ekonomi sirkular melalui transformasi limbah tekstil menjadi produk fesyen yang ramah lingkungan, sehingga meningkatkan nilai ekonomi dan ekologis secara simultan. Program ini dibatasi oleh waktu pelaksanaan yang relatif singkat, sehingga belum memungkinkan pengukuran dampak jangka panjang seperti pertumbuhan penjualan, retensi pelanggan, dan keberlanjutan finansial. Kegiatan pengabdian ini menawarkan model pemberdayaan UMKM berkelanjutan yang dapat direplikasi. Bagi pembuat kebijakan, program ini memberikan masukan berbasis bukti untuk perancangan program pengembangan UMKM berorientasi ekonomi sirkular. Bagi peneliti, program ini memperkaya referensi empiris mengenai pemberdayaan UMKM terintegrasi. Bagi UMKM sejenis, program ini dapat menjadi tolok ukur praktis dalam penerapan strategi produksi berkelanjutan dan pemasaran digital.