Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengembangan Usaha Kue Rumahan Uti Palembang Melalui Penerapan Marketing Mix dan Dokumen Bisnis Miskiyah, Neneng; Z, Mariskha; Purwati, Purwati; Pebrianti, Yulia
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i1.166

Abstract

ABSTRACT Working as a housewife is a job that all women can do. However, being a housewife and an entrepreneur at the same time can only be done by certain women, like our current partner. Nursiati is a housewife and at the same time, she opens a home cake business that she has been doing for 12 years under the name Uti Home Cake Business. Uti Home Cake Business provides various types of cakes and street snacks. Every day, Uti’s home cake business regularly provides 6 types of street snacks and cakes specially ordered by customers. Customers come from various circles and different places in Palembang city, such as the surrounding community, foundations, schools, and government and private agencies. In carrying out its business, our partner does not have business documents and finds it difficult when they are asked for business documents such as notes, receipts, and business stamps. Our partner also never make promotions. Customers know the partner’s pastry business by word of mouth. The partner’s turnover has increased, but the increase in profit is not too high nor constant. The purpose of this community service is that the partner can apply the marketing mix properly to maximize the profit. The results obtained from this activity are our partner now has business documents, product packaging designs, brochures, and the Instagram Online application (IG) for promotion purposes. Keywords: Marketing Mix; Business Documents; Social Media; Home Industry ABSTRAK Pekerjaan sebagai ibu rumah tangga adalah merupakan pekerjaan yang dapat dilakukan oleh semua kalangan wanita. Namun menjadi seorang ibu rumah tangga sekaligus berwirausaha hanya dapat dilakukan oleh kalangan wanita tertentu saja. Seperti mitra kami saat ini ibu Nursiati adalah seorang ibu rumah tangga sekaligus membuka usaha kue rumahan yang telah ditekuninya sejak 12 tahun yang lalu dengan nama usaha Kue Rumahan Uti. Usaha kue rumahan Uti menyediakan berbagai macam jenis kue basah dan jajanan pasar. Setiap hari usaha kue rumahan Uti menyediakan kue secara rutin sebanyak 6 macam jenis kue atau jajanan pasar dan kue yang dipesan khusus oleh pelanggan. Pelanggan datang dari berbagai kalangan dan tempat yang berbeda di kota Palembang, seperti masyarakat sekitar, yayasan, sekolah, dan instansi pemerintah maupun swasta. Dalam melaksanakan usahanya, mitra tidak memiliki dokumen bisnis dan kesulitan jika diminta dokumen bisnis seperti nota, kuitansi, dan cap usaha, dan mitra juga tidak pernah melakukan promosi. Pelanggan mengetahui usaha kue mitra dari mulut ke mulut. Omzet mitra mengalami peningkatan, akan tetapi peningkatan keuntungan tidak terlalu tinggi dan bahkan tetap. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah mitra dapat menerapkan marketing mix sebagaimana mestinya sehingga keuntungan yang dicapai lebih maksimal. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini, mitra memiliki dokumen bisnis, desain kemasan produk, brosur, dan aplikasi Online Instagram (Ig). Kata Kunci: Marketing Mix; Dokumen Bisnis; Media Sosial; Home Industri
Creative-Innovative Role and Human Capital: An Interrelationship Analysis Ridho, Sari Lestari Zainal; Miskiyah, Neneng
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 11 No. 1: March 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mb.11187

Abstract

Improving performance as an effort to deal with change is a necessity, so the use of digital marketing to improve organizational performance in developing the tourism industry in Indonesia in the industrial era 4.0, applied to the Indonesian Ministry of Tourism, one of which is in the implementation of the Indonesian Enchantment Generation. The purpose of this study is to clarify the impact of human, social and intellectual capital from the use of digital marketing on the creative and improvise role of the Indonesian Enchantment Generation members. This research uses a survey approach. The study population was members of the tourism community, the Ministry of Tourism in Indonesia, selected as a sample in this study. Hypothetically, it is believed that human, social and organizational capital has a linear and positive relationship to the creative and innovative roles of community members, and this study will present the results of data processing of relationships between these variables, which are processed using regression techniques. Based on the results of the study, it can be concluded that human capital and intellectual capital have a positive and significant influence on the creative and innovative role of the Indonesian Enchantment Generation community members in Indonesia.
Pengembangan Usaha Kue Rumahan Uti Palembang Melalui Penerapan Marketing Mix dan Dokumen Bisnis: Palembang “Uti” Home Cake Business Development by Applying Marketing Mix and Business Documents Neneng Miskiyah; Mariskha Z; Purwati Purwati; Yulia Pebrianti
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i1.166

Abstract

ABSTRACT Working as a housewife is a job that all women can do. However, being a housewife and an entrepreneur at the same time can only be done by certain women, like our current partner. Nursiati is a housewife and at the same time, she opens a home cake business that she has been doing for 12 years under the name Uti Home Cake Business. Uti Home Cake Business provides various types of cakes and street snacks. Every day, Uti’s home cake business regularly provides 6 types of street snacks and cakes specially ordered by customers. Customers come from various circles and different places in Palembang city, such as the surrounding community, foundations, schools, and government and private agencies. In carrying out its business, our partner does not have business documents and finds it difficult when they are asked for business documents such as notes, receipts, and business stamps. Our partner also never make promotions. Customers know the partner’s pastry business by word of mouth. The partner’s turnover has increased, but the increase in profit is not too high nor constant. The purpose of this community service is that the partner can apply the marketing mix properly to maximize the profit. The results obtained from this activity are our partner now has business documents, product packaging designs, brochures, and the Instagram Online application (IG) for promotion purposes. Keywords: Marketing Mix; Business Documents; Social Media; Home Industry ABSTRAK Pekerjaan sebagai ibu rumah tangga adalah merupakan pekerjaan yang dapat dilakukan oleh semua kalangan wanita. Namun menjadi seorang ibu rumah tangga sekaligus berwirausaha hanya dapat dilakukan oleh kalangan wanita tertentu saja. Seperti mitra kami saat ini ibu Nursiati adalah seorang ibu rumah tangga sekaligus membuka usaha kue rumahan yang telah ditekuninya sejak 12 tahun yang lalu dengan nama usaha Kue Rumahan Uti. Usaha kue rumahan Uti menyediakan berbagai macam jenis kue basah dan jajanan pasar. Setiap hari usaha kue rumahan Uti menyediakan kue secara rutin sebanyak 6 macam jenis kue atau jajanan pasar dan kue yang dipesan khusus oleh pelanggan. Pelanggan datang dari berbagai kalangan dan tempat yang berbeda di kota Palembang, seperti masyarakat sekitar, yayasan, sekolah, dan instansi pemerintah maupun swasta. Dalam melaksanakan usahanya, mitra tidak memiliki dokumen bisnis dan kesulitan jika diminta dokumen bisnis seperti nota, kuitansi, dan cap usaha, dan mitra juga tidak pernah melakukan promosi. Pelanggan mengetahui usaha kue mitra dari mulut ke mulut. Omzet mitra mengalami peningkatan, akan tetapi peningkatan keuntungan tidak terlalu tinggi dan bahkan tetap. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah mitra dapat menerapkan marketing mix sebagaimana mestinya sehingga keuntungan yang dicapai lebih maksimal. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini, mitra memiliki dokumen bisnis, desain kemasan produk, brosur, dan aplikasi Online Instagram (Ig). Kata Kunci: Marketing Mix; Dokumen Bisnis; Media Sosial; Home Industri
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Citra Perusahaan Terhadap Loyalitas Nasabah Bank Mandiri Cabang Arief Palembang Muhammad Gilang Saputra; Hanifati Intan; Neneng Miskiyah
Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted at Bank Mandiri Branch Arief Palembang to determine whether service quality and company image affect customer loyalty. This research method uses a descriptive method with a quantitative approach. In the data collection technique using random sampling and sampling using the slovin formula with a total of 100 respondents who are customers of Bank Mandiri Arief Palembang Branch. The analysis technique in this study was carried out by t-test and f-test and assisted with SPSS data calculator. The results of this study indicate that service quality partially affects customer loyalty, service quality partially affects customer loyalty. Service quality and corporate image simultaneously affect customer loyalty F-count value of 3018.689 > 3.09 f-Table, with a significance value of 0.000 <0.05
Prediksi Kebangkrutan Dengan Menggunakan Metode Altman Z-Score (Studi Kasus PT Toba Pulp Lestari, Tbk.) Neneng Miskiyah; Elisa Elisa; Marieska Lupikawaty; Dian Dwi Permatasari; Velliane Noorfa Azhani; Atika Supri Hartini
Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis April 2022
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prediksi kebangkrutan sebagai early warning terhadap kondisi perusahaan, sangat membantu perusahaan yang mengalami kondisi financial distress agar bisa memperbaiki kinerjanya sebelum kebangkrutan terjadi.  Tujuan dari penelitian ini untuk memprediksi kebangkrutan PT Toba Pulp Lestari, Tbk., dengan menggunakan metode Altman Z-Score. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dalam bentuk laporan keuangan PT Toba Pulp Lestari, Tbk., tahun 2010 sampai 2019. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kondisi keuangan perusahaan termasuk ke dalam kategori bangkrut karena nilai kriteria perhitungan dari tahun 2010 sampai 2019 berada pada nilai Z < 1,81. Meskipun diprediksi dalam bangkrut, perusahaan tetap beroperasi karena mendapatkan pinjaman dari induk usaha Pinnacel Company Limited sebesar 90,45% atas saham INRU.
Pendampingan Pembuatan Sosial Media Konten Digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kuliner Pempek Teras, Prabumulih Djumrianti, Desloehal; Miskiyah, Neneng; Riana, Dwi; Andriyanti, Titi; Elisa, Elisa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v5i1.2797

Abstract

Pempek merupakan salah satu makanan tradisional khas Sumatera Selatan yang memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar yang lebih luas. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Pempek Teras (PT) di Prabumulih saat ini hanya dikenal oleh masyarakat sekitar karena kegiatan promosi yang terbatas pada metode dari mulut ke mulut dan penggunaan media sosial WhatsApp. Akibatnya, jangkauan pasar UMKM ini belum mampu mencakup wilayah yang lebih luas. Untuk meningkatkan brand awareness dan daya saing PT, diperlukan strategi promosi yang lebih efektif melalui media sosial yang memiliki audiens lebih luas, seperti Instagram. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pemilik usaha dalam membuat dan memperkaya konten Instagram. Pendampingan mencakup pemahaman tentang pentingnya promosi digital, pelatihan pembuatan konten kreatif, serta penerapan tren sosial media yang relevan. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung pembuatan konten digital. Evaluasi dilakukan untuk memastikan pemahaman pemilik usaha terhadap strategi promosi yang telah diberikan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan promosi digital pemilik usaha sehingga mampu melakukan pembaruan konten secara rutin dan menarik lebih banyak konsumen.
Perancangan Digital Marketing sebagai Strategi Pengembangan Usaha Songket Fikri Koleksi Setiawan, Heri; Purwati, Purwati; Miskiyah, Neneng; Ummasyroh, Ummasyroh
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v3i2.1811

Abstract

Usaha songket Fikri Koleksi merupakan salah satu pengrajin tenun songket khas Palembang yang telah berdiri sejak tahun 2000. Selama ini produk yang dipasarkan hanya melalui pemasaran dari mulut ke mulut dan mengikuti kegiatan pameran sebagai media promosi, sehingga pangsa pasar belum mencapai target yang diharapkan, serta perlu melakukan pemasaran secara online sebagai media promosi agar dapat mengenalkan produk songket usaha Fikri Koleksi kepada masyarakat luas. Instagram adalah sebuah platform yang dapat digunakan sebagai pengembangan usaha melalui pemasaran digital. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan perancangan digital marketing melalui Instagram dan mempublikasikan hasil rancangan konten Instagram sebagai media promosi usaha songket Fikri Koleksi milik bapak Kgs. Bahsen Fikri, S. Ag. Target yang dicapai adalah, menghasilkan media promosi online berupa konten postingan Instagram seperti feed, video reels, dan instagram story untuk mengembangkan dan menjangkau pasar usaha yang lebih luas dan dapat memanfaatkannya sebagai usaha meningkatkan pemasaran digital produk kain tenun songket sehingga omzet penjualan meningkat dan keuntungan yang dicapai lebih maksimal.
Income Optimization Model for Traditional Woven Craftsmen Neneng Miskiyah; Yulia Pebrianti; Purwati; Keti Purnamasari
Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura Vol. 27 No. 3 (2025): December 2024 - March 2025
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v27i3.4582

Abstract

This study aims to analyze and optimize the household income of Palembang woven fabric craftsmen. It employs an optimal response surface regression model to identify the ideal levels of working capital, business experience, partnerships, and working hours that maximize household income. To establish the relationship between the tar-get response and the independent variables, the study uses a second-order central composite design within a quadratic model framework. The research sample consists of craftsmen who are members of the Griya Tuan Kentang joint business group, with data collected through questionnaires. The findings indicate that the optimal working capital is IDR 12,069,541.74. This amount enables craftsmen to manage periods of declining demand and rising raw material costs while minimizing unnecessary ex-penses and increasing profitability. The study also reveals that 18.2 years of business experience is the optimal duration for achieving superior business performance. This level of experience allows craftsmen to set realistic, long-term business goals. Fur-thermore, an optimal working schedule of 7.99 hours per day ensures efficient produc-tivity without compromising work quality or work–life balance. Finally, maintaining a partnership for two years is identified as the ideal duration. This period encourages craftsmen to regularly evaluate and enhance the sustainability of their partnerships, effectively optimizing resources and networks.
Income Optimization Model for Traditional Woven Craftsmen Neneng Miskiyah; Yulia Pebrianti; Purwati; Keti Purnamasari
Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura Vol. 27 No. 3 (2025): December 2024 - March 2025
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v27i3.4582

Abstract

This study aims to analyze and optimize the household income of Palembang woven fabric craftsmen. It employs an optimal response surface regression model to identify the ideal levels of working capital, business experience, partnerships, and working hours that maximize household income. To establish the relationship between the tar-get response and the independent variables, the study uses a second-order central composite design within a quadratic model framework. The research sample consists of craftsmen who are members of the Griya Tuan Kentang joint business group, with data collected through questionnaires. The findings indicate that the optimal working capital is IDR 12,069,541.74. This amount enables craftsmen to manage periods of declining demand and rising raw material costs while minimizing unnecessary ex-penses and increasing profitability. The study also reveals that 18.2 years of business experience is the optimal duration for achieving superior business performance. This level of experience allows craftsmen to set realistic, long-term business goals. Fur-thermore, an optimal working schedule of 7.99 hours per day ensures efficient produc-tivity without compromising work quality or work–life balance. Finally, maintaining a partnership for two years is identified as the ideal duration. This period encourages craftsmen to regularly evaluate and enhance the sustainability of their partnerships, effectively optimizing resources and networks.
Evaluasi Kesehatan Bank Swasta yang Terdaftar di BEI Periode 2015–2024 Wanda Alyzza Fitri; Neneng Miskiyah; Agung Anggoro Seto
Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif Vol. 2 No. 3 (2025): September : Jurnal Bisnis Kreatif dan Inovatif
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jubikin.v2i3.763

Abstract

This study aims to evaluate the financial condition of four private banks, namely Bank Mega, Bank JTrust, Bank Danamon, and Bank Panin listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2015 to 2024. The analysis uses the Risk-Based Bank Rating (RBBR) approach with a quantitative method, where the data source is derived from published annual financial statements. The sampling technique was carried out by purposive sampling with the criteria of financial statements available for the last 10 years and the fluctuations in profits in the last three years. The bank's health assessment is carried out through four main aspects. First, the risk profile is measured using non-performing loan (NPL) ratios and liquidity levels through the Loan to Deposit Ratio (LDR). Second, Good Corporate Governance (GCG) is evaluated based on regulatory compliance and transparency reporting. Third, profitability which includes the return on asset ratio (ROA) and net interest margin (Net Interest Margin / NIM). Fourth, the capital aspect is analyzed through the Capital Adequacy Ratio (CAR). The results of the study show that in general, the four banks are in a healthy condition, especially in terms of capital and governance, which reflects the bank's ability to meet the minimum capital requirements and maintain management practices in accordance with banking industry standards. However, significant differences were found in the risk and profitability aspects. Banks that have less than optimal risk management tend to experience an increase in NPLs, while banks that are more efficient in managing operational costs are able to maintain ROA and NIM at a more stable level. In addition, external factors such as global economic conditions, monetary policy, interest rates, and interbank competition also affect financial performance.