Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perkembangan kurikulum MBKM PAI berbasis Kearifan lokal Mariati Maulida; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3256

Abstract

Perkembangan dalam pendidikan membuat cara mengajar menjadi banyak pilihan. Terkadang ada yang selalu dipakai dan ada yang tidak. Bagaimana perkembangan di kurikulum MBKM ini dapat mengajarkan pendidikan agama islam terhadap anak didik melalui kearifan lokal setiap daerahnya. 
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH MENENGAH Muhammad Subagio; Ahmad Fawwazun Rifqi; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6243

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi pendidikan multikultural dalam Kurikulum Merdeka di sekolah menengah serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Melalui metode studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi konsep dasar pendidikan multicultural, prinsip Kurikulum Merdeka, strategi implementasi, faktor pendukung dan penghambat, serta implikasi pembelajaran terhadap perkembangan karakter siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka menyediakan ruang fleksibel bagi guru untuk mengintegrasikan nilai-nilai multikultural di dalam pembelajaran berbasis proyek, kolaborasi, dan praktik kontekstual. Penerapan yang tepat dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap keberagaman, menumbuhkan sikap toleran, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta menciptakan budaya sekolah yang inklusif. Namun demikian, implementasinyamasih menghadapi kendala seperti kompetensi guru yang beragam, perbedaan karakter siswa, dan kurangnya dukungan keluarga atau masyarakat. Secara keseluruhan, pendidikan multikultural dalam Kurikulum Merdeka memiliki peran strategis dalam membentuk pribadi yang berkarakter, demokratis, dan mampu hidup harmonis di tengah keberagaman sosial budaya Indonesia.
DINAMIKA KOMUNIKASI SOSIAL DALAM MASYARAKAT MEDAN YANG BERBASIS PADA KEBERAGAMAN ETNIS DAN REALITAS Alvian Ramadhan; Ahlul Nazza Kaffi; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6245

Abstract

Penelitian ini menelaah secara mendalam dinamika komunikasi sosial dalam masyarakat Kota Medan, sebuah kota yang menjadi cerminan nyata dari keberagaman etnis dan realitas multikultural yang kompleks. Tujuan utama studi ini adalah menganalisis pola interaksi, tantangan, dan strategi adaptasi yang digunakan oleh komunitas etnis utama (Jawa, Batak, Melayu, Tionghoa, India) dalam menjaga harmoni sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur (library research) dengan metode kualitatif-deskriptif untuk menyintesis temuan-temuan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika komunikasi sosial di Medan didominasi oleh pola akomodatif, yang termanifestasi melalui penggunaan Bahasa Indonesia sebagai lingua franca dan adanya ruang publik inklusif seperti Kampung Madras yang menjadi arena negosiasi budaya. Meskipun pola ini efektif, tantangan komunikasi masih muncul dalam bentuk stereotip dan prasangka yang diperburuk oleh fragmentasi media digital. Temuan ini menyimpulkan bahwa keberhasilan komunikasi sosial sangat bergantung pada kompetensi komunikasi antarbudaya individu dan peran aktif pemerintah dalam mempromosikan pendidikan multikultural dan dialog terbuka. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan literasi digital dan kebijakan komunikasi publik yang berorientasi pada pengakuan dan penghargaan terhadap identitas etnis sebagai kunci untuk mencapai integrasi sosial yang berkelanjutan.  
Pengaruh Teknologi Digital dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah Faiz Ulurosad Attoyari; Khaerul Miftahul Falah; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan pengumpulan data melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Populasi penelitian meliputi guru dan siswa MTs yang terlibat langsung dalam pembelajaran berbasis teknologi, dengan teknik purposive sampling untuk memperoleh sampel yang representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, mempermudah pemahaman materi keislaman, dan mendorong partisipasi aktif. Guru yang memanfaatkan media digital juga dapat merancang metode pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif, sehingga meningkatkan kualitas pengajaran. Namun, implementasi teknologi digital menghadapi tantangan, antara lain keterbatasan sarana, jaringan internet yang tidak stabil, kemampuan guru yang beragam, serta resistensi sebagian siswa dan orang tua. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan guru, penyediaan fasilitas yang memadai, dan pendampingan bagi siswa dan orang tua agar pemanfaatan teknologi digital lebih optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa teknologi digital memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan Islam di MTs, baik dari sisi motivasi dan pemahaman siswa maupun kompetensi guru.
ISU- ISU PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER DAN GLOBALISASI Laeli Nur Farida; Rifian Irfan Muzaki; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6702

Abstract

Penelitian ini membahas isu-isu kontemporer dalam pendidikan Islam di tengah arus globalisasi, dengan fokus pada tantangan epistemologis, transformasi kurikulum, dan krisis identitas. Globalisasi telah memengaruhi dinamika pendidikan Islam melalui dominasi paradigma ilmu modern, homogenisasi budaya, serta tuntutan penguasaan keterampilan abad ke-21, yang berdampak pada integrasi nilai-nilai keislaman, praktik pembelajaran, dan pembentukan karakter peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur klasik dan kontemporer terkait pendidikan Islam dan globalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menghadapi tiga isu utama: pertama, problem epistemologis yang mengharuskan rekonstruksi fondasi pengetahuan agar mampu berdialog dengan ilmu modern tanpa kehilangan identitas keislaman; kedua, transformasi kurikulum dan praktik pembelajaran yang menuntut integrasi teknologi, kompetensi, dan nilai-nilai spiritual; ketiga, krisis identitas akibat tekanan nilai global yang dapat melemahkan fungsi pendidikan Islam dalam internalisasi moral dan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam kontemporer perlu mengembangkan model pendidikan yang holistik, dialogis, dan transformatif, sehingga peserta didik memiliki identitas religius yang kuat sekaligus mampu berpartisipasi konstruktif dalam masyarakat global.
FIQIH VALUES FOR WOMEN IN THE BOOK I'ANATUNNISA BY MUHAMMAD USMAN Istiyanti Nugraheni; Nurul Mubin; Ahmad Robihan
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol. 5 No. 2 (2025): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/0m4yhe16

Abstract

This study, entitled "The Values ​​of Women's Fiqh in Muhammad Usman's I'anatunnisa," aims to determine the values ​​of women's fiqh contained in Muhammad Usman's I'anatunnisa and its contents. The research used qualitative (literature) research. The data collection technique employed was literary literature. The data analysis technique employed was content analysis. Based on the results, it can be concluded that Muhammad Usman's I'anatunnisa deals with women's fiqh, discussing menstruation, istihadoh, and postpartum bleeding. The values ​​of women's fiqh contained in Muhammad Usman's I'anatunnisa include the honor of women's bodies and blood, health, the importance of maturity and responsibility, gender justice, the importance of education and knowledge, social and cultural context, and medical value