. Sangkertadi
Jurusan Arsitektur, FT-UNSRAT

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

UPAYA ADAPTASI ELEMEN BANGUNAN UNTUK MITIGASI BENCANA BANJIR BANDANG Caroline, Magdalena; Manalip, Hieryco; Sangkertadi, .
MEDIA MATRASAIN Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalaman menunjukkan bahwa banjir bandang datang secara tidak terduga atau tiba-tiba, dapat bersifat merusak dan menimbulkan kerugian serta korban jiwa terutama pada mereka yang saat kejadian berada didalam bangunan. Melalui penelitian ini dikaji sejumlah elemen bangunan yang mampu beradaptasi terhadap bencana tersebut, sebagai bagian dari konsep mitigasi bencana. Elemen bangunan yang menjadi focus penelitian meliputi denah, pondasi, lantai, dinding, pintu, jendela, ventilasi,  plafond, dan atap . Metode yang diterapkan terdiri dari evaluasi purna huni, yang dijabarkan melalui proses wawancara dan pengamatan detail pada elemen bangunan tersebut. Lokasi kajian berada di Utaurano dan Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe dan  di Manado Sulawesi Utara. Hasil menunjukkan bahwa terdapat sejumlah elemen bangunan dapat beradaptasi. Besar harapan bahwa hasil penelitian ini mampu membuka cara pandang khususnya masyarakat Sulawesi Utara, yakni pentingnya pemahaman upaya adaptasi elemen bangunan sebagai bagian dari pengurangan resiko atau mitigasi bencana banjir bandang. Kata Kunci : Anomali Iklim, Banjir Bandang, Mitigasi Bencana, Adaptasi, Elemen Bangunan.
Kajian Akustik Bangunan Antara Gedung Gereja dan Lingkungan Sekitar di Kota Manado Manganguwi, Ronald F.; Sangkertadi, .; Egam, Pingkan P.
Fraktal : Jurnal Arsitektur, Kota dan Sains Vol 6, No 1 (2021): Volume 6 Nomor 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Letak dari bangunan gereja yang ada di sepanjang jalan dengan volume lalu lintas padat, diperhadapkan dengan masalah kebisingan yang tidak bisa dihindari. Paparan langsung akan sangat dirasakan secara konstan akibat dari kebisingan jalan raya. Kebisingan telah dianggap sebagai polusi lingkungan yang mengganggu kesehatan dan kenyamanan. Dua buah Gereja di Manado sebagai kasus dalam studi ini dirancang dengan penyesuaian terhadap iklim tropis, dimana menempatkan sejumlah bukaan ventilasi dan jendela cukup lebar pada selubung dinding. Namun ada konsekuensi terjadinya aliran kebisingan yang mengganggu melalui transmisi langsung dari bunyi yang dihasilkan oleh sumber bunyi dari luar kedalam bangunan dan sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan besarnya nilai reduksi bunyi karena faktor arsitektur selubung dan posisinya pada tapak. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Telah dilakukan pengukuran lapangan mengenai distribusi bunyi dari ruang dalam hingga ruang luar dan sebaliknya. Peralatan yang di gunakan adalah Sound Level Meter. Sumber bunyi yang konstan namun divariasikan setiap 10 dB mulai dari 60 hingga 100 dB telah diterapkan, baik untuk kasus sumber bunyi didalam ruang maupun di luar Gedung. Studi ini juga menggunakan sofware ISIMPA sebagai alat analisis untuk mengetahui sebaran bunyi secara spasial 2 dimensi. Hasilnya menunjukkan bahwa pengurangan bising dapat mencapai sekitar 7 sd 30 dB karena didukung factor jarak antara sumber bunyi dan pendengar sekitar 18 m. Namun factor arsitektur selubung bangunan dengan ventilasi dan jendela terbuka, hanya memberi konstribusi pengurangan bising yang kecil yakni sekitar angka 2 sd 3 dB saja.Kata-kunci: Akustik Gereja, Selubung Bangunan, Pengurangan Bising