Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Mustashfa

PEMBIAYAAN MUDHARABAH TERHADAP RETURN ON INVESTMENT: Studi Kasus pada Bank Mandiri Syariah Kuningan Dewi Fatmasari; Rita Kusumadewi; Indri Nur Oktavianti
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.558 KB) | DOI: 10.24235/jm.v2i2.2159

Abstract

Abstract The purpose of this study to determine how much revenue Mudharabah, to determine the level of return on investment, and to know how big the influence of financing on the return on investment from year to year for the last 7 years.This study uses a quantitative descriptive approach. The object of this study is the Bank Syariah Mandiri Kuningan. This type of research is a study that used the figure, from the collection of data, the interpretation of such data, as well as the appearance of the results. Quantitative research was also accompanied by tables, graphs, charts, drawings or other views. Based on the results of research that assisted with SPSS 21.0, using Simple Linear Regression to produce Y = -1232 + 0,554X interpreted in a positive relationship between financing is the return on investment, with a correlation of 0.703, which means a very strong relationship, and the coefficient of determination 0.494 which means the effect of financing the return on invesment is 49.4% while the remaining 50.6% is influenced by other factors not examined in this study. Keywords: Mudharabah, Return On Investment, Islamic Banking. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pendapatan bagi hasil pembiayaan mudharabah, untuk mengetahui tingkat return on investment, dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pembiayaan mudharabah terhadap return on investment dari tahun ke tahunnya selama 7 tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Objek penelitian ini yaitu pada Bank Syariah Mandiri Kuningan. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, serta penampilan dari hasilnya. Penelitian kuantitatif juga disertai dengan tabel, grafik, bagan, gambar atau tampilan lain. Berdasarkan hasil penelitian yang dibantu dengan program SPSS 21.0, dengan menggunakan uji Regresi Linier Sederhana dengan menghasilkan Y = -1.232+0,554X diinterpretasikan adanya hubungan positif antara pembiayaan mudharabah dengan return on investment, dengan korelasi sebesar 0,703 yang berarti hubungannya sangat kuat, dan koefisien determinasi 0,494 yang dapat diartikan pengaruh pembiayaan mudharabah terhadap return on investent adalah 49,4% sedangkan sisanya sebesar 50,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: Mudharabah, Return On Investment, Bank Syariah.
IMPLEMENTASI FATWA DSN MUI NO. 04/DSN-MUI/IV/2000 PADA AKAD PEMBIAYAAN MURĀBAHAH DI BMT MUBĀROKAH MWC NU MARGADANA KOTA TEGAL Zahrotul Jannah; Slamet Firdaus; Rita Kusumadewi
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.393 KB) | DOI: 10.24235/jm.v4i1.4306

Abstract

AbstractOne of BMT Mubārokah's products is the financing of the murābahah. Some provisions must be met in implementing the contract of murābahah to avoid usury and in accordance with sharia. One of them is the condition of goods that are deed is goods sold. According to Fatwa DSN MUI No. 04 / DSN-MUI / IV / 2000 that the bank must first buy the legally ordered assets. The method used in this study is qualitative, data collected by interview, observation, documentation. From the results of the research, the implementation of financing of murābahah in BMT Mubārokah there are several stages of financing, form filling, surveys and financing analysis, if approved then made financing agreement, signing contracts, guarantee bonding, and disbursement of financing. Implementation of murābahah financing contract in BMT Mubārokah there is already in accordance with the fatwa of DSN MUI no. 04 / DSN-MUI / IV / 2000. But there is some DSN fatwa that is not practiced because in BMT Mubarokah there has never been such a case, then from that point has not been implemented in accordance with the fatwa DSN.Keywords: Baitul māl wa tamwīl, Financing, Murābahah, and Fatwa DSN-MUI. AbstrakSalah satu produk BMT Mubārokah adalah pembiayaan murābahah. Beberapa ketentuan harus dipenuhi dalam melaksanakan akad murābahah agar terhindar dari riba dan sesuai dengan syariah. Salah satunya adalah syarat barang yang diakadkan adalah barang yang dijual belikan. Menurut Fatwa DSN MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 bahwa bank harus membeli terlebih dahulu aset yang dipesan oleh nasabah secara sah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif, data yang dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi. Dari hasil penelitian, pelaksanan akad pembiayaan murābahah di BMT Mubārokah ada beberapa tahap yaitu  pengajuan pembiayaan, pengisian formulir, survei dan analisis pembiayaan, jika disetujui maka dibuatkan akad pembiayan, penandatanganan akad, pengikatan jaminan, dan pencairan pembiayaan. Implementasi akad  pembiayaan murābahah di BMT Mubārokah ada yang sudah sesuai dengan fatwa DSN MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000. Namun ada beberapa fatwa DSN yang tidak dipraktekkan, karena di BMT Mubarokah belum pernah ada kasus seperti itu, maka dari point tersebut belum  dilaksanakan sesuai dengan fatwa DSN.Kata kunci: Baitul māl wa tamwīl, Pembiayaan, Murābahah, dan Fatwa DSN-MUI.