Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AGRIEKSTENSIA

PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN POPULASI ITIK TERHADAP PRODUKSI PADI PADA SISTEM INTEGRASI PADI DAN ITIK Achmad Nizar; Budianto Budianto
AGRIEKSTENSIA Vol 18 No 1 (2019): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.564 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v18i1.30

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi serta interaksi antara dosis pupuk organik dan populasi itik terhadap pertumbuhan dan produksi padi. Penelitian dilaksanakan pada Bulan September sampai dengan Desember 2017. Lokasi penelitian di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Malang. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 2 faktor. Faktor 1 adalah dosis pupuk organik (P1). Dosis 10 ton /ha, P2). 20 ton /ha, dan P3). 30 ton /ha) sedangkan Faktor 2 adalah Populasi itik (B0). Tanpa itik, B1). 1 ekor/5m2. Setiap perlakuan diulang 4 kali. Parameter yang diamati: a).Tinggi tanaman, b). Jumlah anakan produktif, c). Berat gabah kering panen, dan d). berat gabah kering giling. Hasil penelitian menunjukkan Perlakuan dosis pupuk organik 30 ton /ha mempengaruhi jumlah anakan, berat gabah kering panen, dan berat gabah kering giling secara nyata, sedangkan perlakuan populasi itik tidak mempengaruhi jumlah anakan, berat gabah kering panen dan berat gabah kering giling. Berdasarkan analisis tidak ada interaksi antara dosis pupuk organik dengan populasi itik pada pertumbuhan dan produksi padi.
Pengaruh Penggunaan Rebung Bambu Sebagai Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium Ascolonicum L) Varietas Lokal Bauji Achmad Nizar
AGRIEKSTENSIA Vol 17 No 2 (2018): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.171 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v17i2.84

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi zat pengatur tumbuh organik yang terbuat dari rebung bambu pada pertumbuhan dan produksi bawang merah varietas lokal bauji. Penelitian dilaksanakan di lahan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Malang pada Bulan Januari sampai dengan Bulan Maret 2018. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Perlakuan yang digunakan terdiri dari P0 = tanpa perlakuan, P1=10 ml/Lt, P2=40 ml/Lt, P3=70 ml/Lt air. Sebelum ditanam, benih direndam selama 15 menit. Setiap perlakuan diulang 6 kali. Hasil penelitian menunjukkan kosentrasi 40 ml/liter air mempengaruhi secara nyata jumlah daun, jumlah umbi, diameter umbi, berat umbi basah, dan berat umbi kering.