Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Otomatisasi Pengujian Aplikasi Pawoon Menggunakan Selenium IDE Mulyati, Sri; Kurniawan, Ade; Ramadhan, Hafiz; Saputra, Hermawan; Siregar, Salman; Ratama, Niki
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembuatan sebuah aplikasi biasanya terdapat business flow atau logika yang harus dibuat mengikuti kebutuhan pengguna. Aplikasi yang telah dibuat biasanya mengalami kendala seperti bug, tidak sesuai kebutuhan pengguna, dan error. Dengan pengujian aplikasi diharapkan dapat menghindari bug dan memastikan kualitas aplikasi sesuai dengan yang telah disepakati, baik logika maupun alur bisnis. Pengujian akan dilakukan dengan menggunakan tools selenium IDE karena lebih sederhana dan efisien dalam penggunaan, begitu juga dengan metode pengujian black box di mana akan dilakukan pengujian alur bisnis atau logika kebutuhan pengguna yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman sehingga sehingga akan memudahkan pengguna dalam melakukan aktivitas pekerjaannya. Hasil dalam metode pengujian aplikasi akan terhindar dari bug dan memastikan kualitas aplikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna
Evaluation of the Implementation of the Generic Regional Health Information System (SIKDA) Using the HOT-Fit Model Approach at Waihoka Community Health Center, Ambon City. Hermawan Saputra; Sindang Arief Salamun; Tati Nurhayati
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/803dn648

Abstract

Humans, organizations, and technology are essential components in the implementation of the Generic Regional Health Information System (SIKDA). To improve the quality of healthcare services at Waihoka Community Health Center in Ambon, it is expected that fast, precise, and accurate access to information will be available to support policy-making and decision-making in service delivery. This study is a descriptive qualitative research approach using in-depth interviews, observations, and document analysis conducted with seven informants: one key informant from SP3 of the Ambon City Health Office, two main informants (the head of Waihoka Community Health Center and the administrative head responsible for SIKDA), and four supporting informants. The research findings indicate that the implementation of the Generic Regional Health Information System (SIKDA) at Waihoka Community Health Center has not been optimal. Several challenges were identified, including performance issues, a lack of human resources, and limited facilities and infrastructure (computers) in KIA-KAB, MTBS, laboratory, dental clinic, and cashier units. Additionally, there is no official decree appointing SIKDA officers, no guideline books or standard operating procedures (SOPs) for using SIKDA, non-real-time data entry, system errors, and a lack of integration between the P-Care application and the Generic SIKDA system.
Situasi Covid-19 di DKI Jakarta Periode Januari - Juli 2022 Saputra, Hermawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2718

Abstract

Latar belakang: COVID-19 merupakan penyakit menular yang dapat ditularkan melalui droplet atau percikan ludah penderitanya. Orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dapat menularkan kepada orang lain selama sel inangnya masih hidup di dalam tubuh. Virus Corona terus berkembang dan mereplikasi dirinya pada saluran pernapasan manusia, mulai dari mulut, saluran pernafasan atas hingga paru-paru. Penularan virus ini melalui droplet atau cairan mini yang keluar, misalnya ketika kita bicara, batuk atau bersin. Jika cairan mini tersebut mengenai orang lain maka berpotensi menjadi sarana penularan Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat Situasi Covid-19 di DKI Jakarta dilakukan dengan cara pemantauan data dari bulan Januari hingga bulan Januari 2022, hal ini meliputi distribusi penyebaran pasien positif, pasien sembuh, pasien meninggal, Case Fatality Rate (CFR) dan Cumulative Incidence (CI). Metode: Desain Penelitian ini menggunakan Pre eksperimental one group pretest posttest. Sampel penelitian sebanyak 26 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terjadi kenaikan kasus positif pasien covid-19 di DKI Jakarta pada bulan februari dan Juli Tahun 2022, peningkatan pasien sembuh, peningakatan CFR pada bulan Maret dan Juli, dimana kenaikan CFR tertinggi terjadi pada bulan April yaitu sebesar 1,07%, sedangkan CI pada periode Januari hingga Juli Tahun 2022 yaitu sebesar 0,60%. Kesimpulan: Kesimpulan selama periode januari hingga juli 2022 kasus covid-19 di DKI Jakarta mengalami peningktan- penurunan dan peningkatan lagi pada bulan Juli, hal ini dikarenakan adanya pelonggaran penggunaan masker diruang terbuka serta semakin meningkatnya aktifitas masyarakat diluar rumah. Pada dasarnya Covid-19 dapat saja menyerang berbagai usia dan karakteristik masyrakat untuk itu diperlukan penguatan community based untuk meningkatkan kesabaran, dan kesadaran.
Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Pelayanan Radioterapi di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Cipto Mangunkusumo: Service Quality Improvement Strategy in Radiotherapy Service in General Hospital National Dr. Cipto Mangunkusumo Rubiyanto, Hamdi; Saputra, Hermawan; Pramita, Pradnya; Faryanti, Desrialita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2719

Abstract

Latar belakang: Indikator kualitas merupakan instrumen yang dapat memberikan gambaran atau potret suatu kinerja yang dilakukan oleh suatu organisasi. Kualitas layanan yang dikembangkan oleh A Parasuraman, Valarie A Zheitaml dan L Berry disebut dengan Service Quality Model (SERVQUAL). Model kualitas layanan secara rinci menggambarkan empat kesenjangan yang dapat menyebabkan kualitas layanan tidak dapat dicapai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dapat mengurangi kesenjangan pelayanan radiologi sehingga dapat dijadikan sebagai strategi peningkatan mutu pelayanan radioterapi di RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang diperoleh melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor yang dapat menyebabkan kesenjangan pengetahuan, kesenjangan standar, kesenjangan penyampaian dan kesenjangan komunikasi, faktor-faktor mana yang dapat digunakan untuk mengembangkan strategi untuk mengurangi kesenjangan tersebut. Kesimpulan: Strategi yang dapat mengurangi kesenjangan pelayanan adalah meningkatkan produktivitas pelayanan, membuat perencanaan yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mengembangkan sistem kepegawaian berstandar internasional, melakukan review dan evaluasi, mempromosikan peralatan yang ada, mengembangkan sistem informasi manajemen yang terintegrasi, dan meningkatkan kualitas. karyawan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Diharapkan penulis selanjutnya dapat melakukan penelitian dalam lingkup yang lebih besar dan sampel penelitian.