Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

SEMINAR SEHARI: PENGEMBANGAN MODEL PENANGGULANGAN PENYAKIT TIDAK MENULAR UNTUK MENYONGSONG MILLENIUM III Rustika, Rustika; Permana, Meda
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 10, No 4 (2000)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/MPK/article/view/2877

Abstract

Pendahuluan
Efektivitas Media Board Game Dalam Meningkatkan Pengetahuan Sanitasi Pada Siswa Sekolah Dasar Ariza, Ristia; Rustika, Rustika; Hermawan, Nur Sefa Arief
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.17968

Abstract

Sanitasi dasar yang memadai di sekolah merupakan hal penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mencegah penyakit. Namun, di wilayah Labuhan Maringgai, Lampung Timur, masih ditemukan permasalahan sanitasi dan rendahnya pengetahuan siswa terkait perilaku hidup bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas board game "Desa Sehat Bersama" dalam meningkatkan pengetahuan sanitasi siswa di SD Negeri 1 Muara Gading Mas dan SD Negeri 3 Sriminosari, Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan rancangan two-group pre-test/post-test control group design. Sampel berjumlah 48 siswa, terdiri dari 24 siswa kelompok eksperimen yang diberikan media board game dan 24 siswa kelompok kontrol yang diberikan media leaflet. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji t-test dependent dan independent. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor pengetahuan yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen dengan selisih mean sebesar 3,6 dibandingkan kelompok kontrol sebesar 2,55. Hasil uji statistik menunjukkan p-value < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media board game lebih efektif dibandingkan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan sanitasi pada siswa sekolah dasar di SD Negeri 1 Muara Gading Mas dan SD Negeri 3 Sriminosari, Lampung Timur.
Hubungan Curah Hujan Dan Suhu Udara Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kabupaten Tulang Bawang Barat Yulian, Yoga; Rustika, Rustika; Djamaluddin, Abikusno
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.17967

Abstract

WHO mengklasifikasikan demam berdarah dengue (DBD) sebagai ancaman kesehatan global, terutama di wilayah tropis dan subtropis. Indonesia merupakan salah satu negara endemis DBD yang setiap tahunnya mencatatkan angka kematian akibat perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara curah hujan dan suhu udara dengan kejadian DBD di Kabupaten Tulang Bawang Barat selama tahun 2019–2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi ekologis menggunakan analisis deret waktu (time series). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kasus DBD di Kabupaten Tulang Bawang Barat pada tahun 2019–2023 mencapai 1.238 kasus, dengan lonjakan kasus terjadi pada bulan Januari hingga Mei. Curah hujan tahunan tertinggi tercatat pada tahun 2020 sebesar 235 mm dan terendah pada tahun 2019 sebesar 101 mm. Suhu udara tahunan tertinggi tercatat pada tahun 2019 sebesar 28,23°C dan terendah pada tahun 2022 sebesar 26,75°C. Hasil uji statistik Pearson menunjukkan nilai p-value < alpha 0,05, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara curah hujan dan suhu udara dengan kejadian DBD di Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2019–2023. Curah hujan yang tinggi menyebabkan banyaknya genangan air yang mendukung perkembangan larva nyamuk. Peningkatan suhu udara memengaruhi perilaku menggigit nyamuk, jumlah gigitan rata-rata, serta pematangan parasit nyamuk yang memperpendek masa inkubasi virus DBD.
Analisis Hubungan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Dengan Kejadian Diare Di Wilayah Kerja Puskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran Ranni, Ranni; Rustika, Rustika; Erwin, Tubagus
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.18163

Abstract

Data Profil Puskesmas Bernung tahun 2023 menyatakan bahwa terdapat 4 dari total 8 desa yang belum 100% memiliki jamban sehat, tempat pengelolaan sampah rumah tangga yang layak belum tersedia secara merata 865 (7,4%), dan saluran pengelolaan limbah cair masih belum difungsikan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi, gambaran diare, gambaran STBM dan hubungan STBM dengan kejadian diare di Wilayah Kerja Puskesmas Bernung. Desain penelitian cross-sectional dengan jumlah populasi 116 orang dan sampel 98 orang, menggunakan teknik sampling acak sederhana yang berinstrument menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara Cuci Tangan Pakai Sabun dengan kejadian Diare (P-value=0,031; OR=0,352), dan hasil penelitian juga menunjukan tidak ada hubungan antara Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (P-value=0,565; OR=1,313), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (P-value=0,409; OR=0,672), Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (P-value=0,070; OR=2,550), dan Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga dengan kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Bernung tahun 2024 (P-value=0,839; OR=0,896). Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi dan partisipasi masyarakat dalam program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) melalui pemasangan poster di tempat umum dan pelibatan aktif warga di Wilayah Kerja Puskesmas Bernung. Penelitian ini juga menyarankan bagi penelitian selanjutnya  dengan variabel tambahan untuk pengembangan program STBM.
Penyuluhan tentang Diabetes Melitus dan Hipertensi pada Anggota Prolanis Senam Klinik Maharaja Medical Centre Budiati, Endang; Adyas, Atikah; Rustika, Rustika; Sartono, Puji; Winarto, Ari; Putri, Dian Utama Pratiwi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Janua
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v5i1.7078

Abstract

Penyakit tidak menular seperti diabetes melitus (DM) dan hipertensi (HT) saat ini menjadi dua kondisi kronik yang prevalensinya terus meningkat di masyarakat. Kelompok usia lanjut sangat rentan terhadap komplikasi akibat kurangnya pengetahuan dan kesadaran dalam pengelolaan kedua penyakit ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan dilakukan pada 9 Maret 2024 pukul 09.11 WIB di Klinik Maharaja Medical Centre, dengan sasaran 35 orang peserta Prolanis Senam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terkait gejala, pencegahan, dan pengendalian DM dan HT. Metode kegiatan terdiri dari pre-test, penyuluhan interaktif, demonstrasi pengukuran tekanan darah dan gula darah, diskusi kelompok, serta post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test sebesar 58,3 meningkat menjadi 84,7 pada post-test. Sebanyak 91,4% responden menunjukkan peningkatan pemahaman, dan sebagian besar mengaku termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat.
Program Penyuluhan untuk Pencegahan ISPA dengan Demonstrasi Cuci Tangan dan Etika Batuk Pada Anak-Anak di Panti Asuhan Mustika Lampung Listina, Febria; Surya, Siefa Renanda; Rukmana, Nova Mega; Rustika, Rustika; Erfiyani, Nyoman; Putri, Davina Melani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i7.18559

Abstract

ABSTRAK ISPA adalah salah satu dari sepuluh penyakit teratas di negara berkembang, termasuk Indonesia, dan berkontribusi signifikan pada morbiditas anak-anak. Penyakit ini dapat dicegah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat, terutama melalui penyuluhan kesehatan. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak mengenai pencegahan ISPA melalui praktik mencuci tangan dan etika batuk yang benar. Penyuluhan dilaksanakan melalui ceramah, demonstrasi langsung, dan Diskusi interaktif bersama anak-anak di panti Asuhan Mustika Bandar Lampung. Partisipan memahami pengertian, penyebab, gejala, dan pencegahan ISPA serta mampu mempraktikkan kebiasaan mencuci tangan dan etika batuk dengan baik. Penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak mengenai pencegahan ISPA. Perlu adanya dukungan dan pengawasan dari pengasuh panti serta pengadaan fasilitas yang mendukung (seperti sabun cair, tisu, dan masker) agar kebiasaan Mencuci tangan dengan sabun (CTPS) dan tata cara batuk yang benar ini dapat terus diterapkan. Kata Kunci: ISPA, Pencegahan, Etika Batuk, Cuci Tangan, Anak-Anak  ABSTRACT Acute Respiratory Infection (ARI) is among the top ten diseases in developing countries, including Indonesia, significantly contributing to childhood morbidity. It can be prevented by increasing public knowledge, especially through health education. To enhance children's knowledge and awareness of ARI prevention through proper handwashing and coughing etiquette practices. Outreach was conducted via lectures, live demonstrations, and interactive Q&A sessions at Mustika Orphanage, Bandar Lampung. Participants understood ARI concepts, causes, symptoms, and prevention, and successfully adopted proper handwashing and coughing etiquette. The outreach program effectively increased children’s awareness of ARI prevention. Suggestion: there needs to be support and supervision from nursing home caregivers as well as providing supporting facilities (such as liquid soap, tissues and masks) so that the habit of washing hands with soap properly (CTPS) and cough etiquette can continue to be implemented. Keywords: ARI, Prevention, Coughing Etiquette, Handwashing, Children
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) UNTUK PENYAKIT HIPERTENSI DI UPT PUSKESMAS KUPANG KOTA BANDAR LAMPUNG Septiani, Vina; Rustika, Rustika; Aziza, Nurul; Listina, Febria
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.35074

Abstract

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) adalah sebuah inisiatif layanan kesehatan proaktif yang dirancang untuk peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka sekaligus mengelola biaya kesehatan secara efektif. Penelitian ini menyelidiki implementasi PROLANIS untuk hipertensi di UPT Kupang, Kota Bandar Lampung, dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur tekanan darah menggunakan sphygmomanometer dan menilai obesitas sentral melalui kuesioner terstruktur dan pemeriksaan antropometri. Studi ini menemukan bahwa di antara 45 pasien hipertensi, tekanan darah rata-rata adalah 150/30 mmHg, dengan pasien berusia semuda 25 tahun. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap hipertensi termasuk merokok, gaya hidup, konsumsi alkohol, asupan garam dan lemak yang tinggi, serta kurangnya konsumsi sayur dan buah. Temuan utama menyoroti ketersediaan sumber daya manusia untuk mengimplementasikan PROLANIS. Prosesnya meliputi pemeriksaan kesehatan untuk pasien PROLANIS dan PTM, diikuti dengan pembinaan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini secara efektif mengatasi hipertensi, memfasilitasi manajemen kesehatan yang lebih baik dan mempromosikan pilihan gaya hidup yang lebih sehat di antara para peserta. Hal ini menggarisbawahi pentingnya layanan kesehatan terpadu dalam mengelola penyakit kronis.
Pengembangan Soft Skill dan Hard Skill melalui Praktik Mandiri: Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lampung Rohilli, Tahir; Najati, Faliana; Rustika, Rustika
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i5.8555

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi praktik mandiri terhadap pengembangan soft skill dan hard skill mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan delapan informan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik mandiri, seperti mengajar, terapi okupasi, supervisi jasa, dan kerja kreatif, berkontribusi signifikan terhadap penguatan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, manajemen waktu, empati, serta penguasaan keterampilan teknis sesuai bidang studi. Faktor pendukung mencakup motivasi intrinsik, dukungan sosial, dan akses teknologi, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, sarana, dan beban akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa praktik mandiri bukan hanya pelengkap pembelajaran formal, tetapi juga strategi alternatif yang efektif untuk menyiapkan lulusan yang lebih adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja modern
Hubungan status sosial ekonomi dan kebiasaan konsumsi air isi ulang dengan potensi kejadian diare Handayani, Frista Dian; Arisandi, William; Rustika, Rustika
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 7 (2025): December Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i7.1562

Abstract

Background: The prevalence of diarrhea at the Gedong Air Community Health Center (Puskesmas) was recorded at over 400 cases reported between 2023 and 2025. This high number of cases indicates the still low quality of sanitation and access to clean water in the area. Purpose: To determine the relationship between socioeconomic status and refillable water consumption habits with the potential for diarrhea. Method: This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The population in this study was residents residing in the Gedong Air Community Health Center's work area, with 200 respondents selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. Results: The analysis showed a significant relationship between socioeconomic status and the potential for diarrhea (p = 0.004 < 0.05). However, there was no significant relationship between refillable water consumption habits and diarrhea (p = 0.363 > 0.05). Conclusion: These findings indicate that socioeconomic factors remain a significant determinant of the incidence of environmentally-based diseases such as diarrhea and require attention in prevention and public health promotion efforts.   Keywords: Diarrhea; Refill Water; Socioeconomic Status.   Pendahuluan: Prevalensi kejadian diare di Puskesmas Gedong Air tercatat lebih dari 400 kasus yang dilaporkan sejak tahun 2023-2025. Tingginya jumlah kasus tersebut menunjukkan masih rendahnya kualitas sanitasi dan akses terhadap air bersih yang layak di wilayah tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara status sosial ekonomi dan kebiasaan konsumsi air isi ulang dengan potensi kejadian diare. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Gedong Air dengan jumlah responden sebanyak 200 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi dengan potensi kejadian diare (p = 0.004 < 0.05). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi air isi ulang dengan kejadian diare (p = 0.363 > 0.05). Simpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi masih menjadi determinan penting dalam kejadian penyakit berbasis lingkungan seperti diare dan perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan dan promosi kesehatan masyarakat.   Kata Kunci: Air Isi Ulang; Diare; Status Sosial Ekonomi.