Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SATUAN BAHASA PENANDA SOAL CERITA YANG DIKERJAKAN DENGAN MENCARI KPK DAN FPB Agus Edy Laksono
Jurnal CULTURE (Culture, Language, and Literature Review) Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal CULTURE (Culture, Language, and Literature Review)
Publisher : Universitas Aki

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53873/culture.v8i1.241

Abstract

Abstrak Soal cerita yang harus dikerjakan dengan mencari KPK dan FPB dari beberapa bilangan pertama kali disampaikan dengan langsung menanyakan berapakah KPK dan FPB bilangan-bilangan tersebut. Namun, setelah peserta didik memahami cara menemukannya, pendidik akan mengembangkan soal-soal tersebut menjadi soal cerita. Persoalannya adalah, masih ada peserta didik yang kesulitan mengerjakan soal-soal yang melibatkan keduanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk dan kategori penanda soal-soal cerita yang melibatkan kelipatan persekutuan yang sama dan faktor persekutuan yang paling besar. Data dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik ganti sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa baik bentuk maupun kategori satuan bahasa penanda soal-soal cerita yang seharusnya dikerjakan dengan menemukan KPK akan berkaitan dengan waktu, sedangkan bentuk maupun kategori satuan bahasa penanda soal-soal cerita yang semestinya dikerjakan dengan mencari FPB akan berkaitan dengan jumlah/ ukuran/ kuantitas
Pelatihan Strategi Public Speaking di Tengah Perkembangan Artificial Intelligence: Strategic Public Speaking Training in the Era of Artificial Intelligence Viro Dharma Saputra; Suhariyanto Suhariyanto; Natalia Sari Pujiastuti; Agus Edy Laksono
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 7 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i7.12070

Abstract

This community service program aimed to enhance the public speaking competence of Hospitality students at SMK Yayasan Pharmasi Semarang through a structured training model integrating Artificial Intelligence (AI) technology. The program was motivated by students' limited initial understanding of the importance of public speaking in the digital era and the underutilization of AI as a self-directed learning tool. A participatory approach was employed, consisting of pre-test, instructional sessions, guided practice, discussion, and post-test evaluation. The training materials covered fundamental public speaking techniques, persuasive communication strategies, and the practical application of AI tools to support speech preparation and performance improvement. The program lasted 3.5 hours and involved 30 students and three supervising teachers. The evaluation results demonstrated a significant improvement across three key dimensions. Students’ conceptual understanding of public speaking increased from 33% to 83%, comprehension of AI utilization in public speaking rose from 17% to 90%, and self-confidence in speaking in public or on social media improved from 36% to 86%. The average increase in participants’ overall understanding reached 55.55%. These findings indicate that integrating communication training with AI-based support effectively strengthens both cognitive understanding and practical skills. The program helps prepare vocational graduates who are adaptive, technologically literate, and professionally equipped to meet the demands of the hospitality industry in the era of digital transformation.
Komodifikasi Nama Samaran Penyiar dalam Industri Radio : (Kajian terhadap Radio POP FM Semarang) Suhariyanto; Ami Saptiyono; Agus Edy Laksono
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2025): Meyarsa Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v6i1.12364

Abstract

This research seek to understand how the radio industry operates in the era of media convergence, particularly in relation to media commodification. Here, the researcher will specifically describe the behavior of media workers in using pseudonyms in radio broadcasts. The research object is located at Radio Pop FM Semarang, Central Java. This research uses media economics theory with a political economy perspective. Additionally, the researcher will also analyze from the perspective of commodification, where one of the indicators is to obtain profit. This research will examine how media commodification practices at Radio POP FM are related to pseudonym sales strategies. This research uses a critical paradigm with a qualitative approach. The result of this research is that the use of pseudonyms or fake names in broadcasting media constitutes the commodification of names within the media itself.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU SMK YAYASAN PHARMASI SEMARANG DALAM MENULIS TEKS BERBASIS WEB: BERITA DAN OPINI Agus Edy Laksono
TEMATIK Vol. 2 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i2.4778

Abstract

SMK Yayasan Pharmasi Semarang sebagai sekolah yang memiliki tiga kompetensi keahlian, yaitu Farmasi, Perhotelan, dan Bisnis Daring dan Pemasaran telah memiliki media penyampai informasi berupa situs web, yaitu https://smkyaphar.sch.id/. Dalam situs tersebut, berbagai informasi telah disampaikan seperti visi-misi, jurusan, prestasi, fasilitas, karier, pengumuman, berita, dan tulisan guru. Namun, berdasarkan pengamatan tim pengabdian kepada masyarakat, masih ada yang perlu dikembangkan lagi, terutama penulisan berita dan opini. Dalam penulisannya, judul-judul berita masih perlu diperbaiki. Selain itu, pembuatan beberapa tubuh beritanya masih menonjolkan gambar daripada tulisan. Kolom guru yang berfungsi sebagai media bagi para guru untuk mennyampaikan ide dalam bentuk tulisan belum maksimal. Para guru sepertinya belum termotivasi untuk menulis. Sebanyak 70 guru di SMK Yayasan Pharmasi Semarang, hanya 2 guru yang tulisannya dimuat di situs web tersebut. Pengetahuan dan keterampilan para guru dalam menulis opini masih harus ditingkatkan. Guru sebagai akademisi seharusnya mampu menyampaikan ide-ide melalui tulisan. Selama ini, pengetahuan para guru tentu tidak diragukan lagi dalam mengajarkan ilmu mereka, tetapi keterampilan untuk menuangkan ilmunya dalam sebuah tulisan masih perlu diasah.Melalui metode pelatihan: diskusi, tanya jawab, dan praktik menulis dengan bimbingan tiga instruktur yang memiliki satu bidang ilmu kepakaran, yaitu Bahasa Indonesia, para guru sekarang sudah mulai dapat menulis berita dan opini. Hal ini dibuktikan dengan hasil yang didapat yakni penambahan jumlah berita di situs tersebut dengan judul yang bervariasi dan lebih menarik. Selain itu pada kolom opini, tampak tulisannya mulai bertambah.Luaran yang dicapai dari kegiatan ini berupa berita yang disampaikan di media massa dan dihasilkannya buku ajar penulisan teks berbasis web khususnya opini dan berita. Selain luaran itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan para guru juga sudah terlihat dari hasil kuesioner yang diolah dengan skala Guttman. Sebelum pelatihan, nilai rata-ratanya 41,18 sedangkan setelah pelatihan menjadi 81,76.
PELATIHAN TOEFL BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN NURUL HIDAYAH DI PEDURUNGAN LOR BERBASIS WEB Hetty Catur Ellyawati; Ahmad Muhaimin; Agus Edy Laksono; Soiful Hadi
Jurnal DIMASTIK Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v1i2.7183

Abstract

Kemampuan Bahasa Inggris terutama TOEFL untuk santri pondok pesantren sangat dibutuhkan terutama agar santri pondok pesantren bisa menghadapi tantangan dunia global, mengingat pondok pesantren masih dianggap institusi yang hanya mengajarkan ilmu agama saja kepada para santrinya. Untuk menjawab kebutuhan jaman dimana segala hal saat ini menggunakan bahasa pengantar bahasa Inggris, untuk mewujudkan hal tersebut maka dibutuhkan sumber dayamanusia yang paham bahasa Inggris yang pada kenyataannya masih belum bisa terwujud. Hal ini karena salah satunya adalah kurangnya pengetahuan dan penguasaan Bahasa Inggris terutama TOEFL. Dari program Pengabdian kepada Masyarakat terdahulu yang dilakukan dosen FTIK Universitas Semarang telah diadakan pelatihan mengenai Speaking maka tim Pengabdian kepada Masyarakat FTIK Universitas Semarang kali ini mengadakan kegiatan dengan metode praktikum mengenai pembelajaran Bahasa Inggris terutama TOEFL berbasis web. Hasil yang ingin dicapai adalah selain diharapkannya ada peningkatan kemampuan dan pengetahuan dalam kemampuan Bahasa Inggris terutama kemampuan TOEFL dikalangan santri pondok pesantren khususnya Nurul Hidayah Pedurungan Lor, wilayah Semarang Timur namun juga bisa        terbitnya laporan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat ini di Jurnal Dimastik Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang.@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:11.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:11.0pt; mso-ansi-font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-font-kerning:0pt; mso-ligatures:none; mso-ansi-language:EN-US;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; mso-pagination:none; text-autospace:none;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}