Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SATUAN BAHASA PENANDA SOAL CERITA YANG DIKERJAKAN DENGAN MENCARI KPK DAN FPB Agus Edy Laksono
Jurnal CULTURE (Culture, Language, and Literature Review) Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal CULTURE (Culture, Language, and Literature Review)
Publisher : Universitas Aki

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53873/culture.v8i1.241

Abstract

Abstrak Soal cerita yang harus dikerjakan dengan mencari KPK dan FPB dari beberapa bilangan pertama kali disampaikan dengan langsung menanyakan berapakah KPK dan FPB bilangan-bilangan tersebut. Namun, setelah peserta didik memahami cara menemukannya, pendidik akan mengembangkan soal-soal tersebut menjadi soal cerita. Persoalannya adalah, masih ada peserta didik yang kesulitan mengerjakan soal-soal yang melibatkan keduanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk dan kategori penanda soal-soal cerita yang melibatkan kelipatan persekutuan yang sama dan faktor persekutuan yang paling besar. Data dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik ganti sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa baik bentuk maupun kategori satuan bahasa penanda soal-soal cerita yang seharusnya dikerjakan dengan menemukan KPK akan berkaitan dengan waktu, sedangkan bentuk maupun kategori satuan bahasa penanda soal-soal cerita yang semestinya dikerjakan dengan mencari FPB akan berkaitan dengan jumlah/ ukuran/ kuantitas
Komodifikasi Nama Samaran Penyiar dalam Industri Radio : (Kajian terhadap Radio POP FM Semarang) Suhariyanto; Ami Saptiyono; Agus Edy Laksono
Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2025): Meyarsa Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/meyarsa.v6i1.12364

Abstract

This research seek to understand how the radio industry operates in the era of media convergence, particularly in relation to media commodification. Here, the researcher will specifically describe the behavior of media workers in using pseudonyms in radio broadcasts. The research object is located at Radio Pop FM Semarang, Central Java. This research uses media economics theory with a political economy perspective. Additionally, the researcher will also analyze from the perspective of commodification, where one of the indicators is to obtain profit. This research will examine how media commodification practices at Radio POP FM are related to pseudonym sales strategies. This research uses a critical paradigm with a qualitative approach. The result of this research is that the use of pseudonyms or fake names in broadcasting media constitutes the commodification of names within the media itself.