Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Dukungan Suami Terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi Di Desa Badal Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri Mulazimah, Mulazimah; Feronika, Benu; Nurahmawati, Dhewi
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 5 No 1 (2021): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v5i1.16278

Abstract

Program keluarga berencana merupakan salah satu program pemerintah untuk mengurangi pertumbuhan penduduk di Indonesia yang begitu besar. Penggunaan metode atau jenis kontrasepsi merupakan salah satu perilaku kesehatan untuk meningkatkan kesehatan keluarga dan organ reproduksi. Dalam pelaksanaan program keluarga berencana pemerintah menyediakan berbagai pilihan metode dan jenis kontrasepsi. Penelitian analitik observasional dengan metode pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini adalah istri yang berusia produktif di Desa Badal Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri sejumlah 90 orang. Sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling purposive.54 responden (60%) Hasil penelitian mendapatkan dukungan suami, sedangkan sisanya yaitu 36 responden (40%) tidak mendapatkan dukungan suami dalam penggunaan alat kontrasepsi. Responden yang tidak menggunakan alat kontrasepsi karena tidak mendapatkan dukungan dari suami yaitu sebanyak 24,4% atau 22 responden. Namun terdapat beberapa responden yang tetap menggunakan alat kontrasepsi walaupun tidak mendapatkan dukungan dari suami yaitu 14 responden atau 15,6% dari seluruh responden. Hubungan dukungan suami dengan penggunaan alat kontrasepsi menunjukkan pengaruh yang signifikan yaitu X2= 33,2, ρ=0,00 dimana α=0,05. Persetujuan pasangan dalam hal ini berupa dukungan atau motivasi dari pasangan akan lebih mengoptimalkan keefektifan alat kontrasepsi. Perilaku suami dalam memberikan dukungan atas kesehatan reproduksi keluarga sangat penting karena akan memantapkan pemakaian kontrasepsi pasangan.
Analisis Faktor Anemia Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Balowerti Kota Kediri Jawa Timur Nurahmawati, Dhewi; Mulazimah, Mulazimah; Ikawati, Yani
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 5 No 1 (2021): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v5i1.16292

Abstract

Tingginya prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia adalah 48,9% artinya 5 dari 10 ibu hamil di Indonesia mengalami anemia dan sebanyak 33% ibu hamil mengalami anemia Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin (Hb) < 11 gr% pada trimester I dan III sedangkan pada trimester II kadar hemoglobin < 10,5 gr%. Anemia gravidarum berdampak pada mortalitas dan morbiditas ibu dan bayi diantaranya adalah perdarahan, resiko keguguran, lahir mati, prematuritas dan berat bayi lahir rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor terjadinya anemia gravidarum di Puskesmas Balowerti Kota Kediri. Metode penelitian ini menggunakan correlational desain dengan pendekatan studi cross sectional. Sampel penelitian adalah semua ibu hamil trimester II yang mengalami anemia gravidarum sebanyak 59 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis penelitian menggunakan uji regresi logistik berganda dengan tingkat kemaknaan p<0.05. Hasil analisis Regresi Logistik (Multivariat Regretion) pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan ibu terhadap kejadian anemia gravidarum p = 0.03. Ada pengaruh pendapatan keluarga ibu hamil terhadap kejadian anemia gravidarum diperoleh nilai p = 0.049. Pengaruh status gizi (LILA) ibu hamil terhadap kejadian anemia gravidarum 0.048. Pengaruh kepatuhan konsumsi tablet Fe ibu hamil terhadap kejadian anemia gravidarum diperoleh nilai p =0.000. Peningkatan pendidikan kesehatan ibu hamil tentang anemia gravidarum perlu menjadi prioritas tenaga kesehatan dan lebih ditingkatkan untuk mencegah mortalitas dan morbiditas.
Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Masa Kini Srihadi Yanti, Entin; Risnasari, Norma; Nurahmawati, Dhewi; Wulaningtyas, Eko Sri; Mulazimah, Mulazimah; Puspitasari, Oktavia; Purnamasari, Ririn Ita; Rahmadini, Siska Nuriya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 2 No 1 (2022): Vol.2 No.1 (Desember 2022)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v2i1.19369

Abstract

Teenagers have a proportion of 17% of the total population of Indonesia. Adolescence is a transition from children to adults between the ages of 10 till 18 years. Adequate access to information can help adolescents avoid the threats of today's youth. One effort to increase knowledge in counseling. This activity aims to increase adolescents' knowledge regarding reproductive health in Sepawon Village, Plosoklaten District, Kediri Regency. Activities carried out by the method of lectures, discussions and games. Activity evaluation is obtained by comparing the pre-test and post-test scores. The activity results showed an increase of 25% in adolescents' knowledge after participating in Adolescent Reproductive Health Extension activities. With the implementation of this activity, it is hoped that similar activities can be carried out routinely by involving various sectors, such as the government, health services, puskesmas and NGOs, so that adolescent development can take place optimally and avoid the current threat of youth.
Father' Role in Stunting Prevention During the First Thousand Days of Life in Blabak Village Kediri City Noeraini, Ardina Rezky; Nurahmawati, Dhewi; Mulazimah, Mulazimah; Wulaningtyas, Eko Sri; Yanti, Entin Srihadi; Pingkan Listia Putri; Fennydiyan Marini
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/bmye4z37

Abstract

  Chronic malnutrition during the first 1000 days of life can lead to stunting, a disease of growth failure. In Indonesia, 21.5% of toddlers had stunting in 2023. Kediri City's stunting prevalence dropped to 5.56%, with 13 toddlers in Blabak Village diagnosed with stunting in 2024. Parenting methods are one of the variables that affect stunting. A child's development is greatly influenced by the role of parents, especially their fathers. The role of parents (fathers) will be optimal if supported by good knowledge about their role in the family. The goal of this project of community service is to provide information on the importance of fathers' roles throughout the first 1000 days of life. Participatory Action Research (PAR) is the approach used. The results of the community service project in Blabak Village, Kediri City, provided that an increase in knowledge about the significance of fathers' roles during the first 1000 days of life in an attempt to prevent stunting. Through the family's participation, this activity can indirectly reduce the incidence of stunting.
LITERATURE RIVIEW: PERAWATAN LUKAPERINEUM PADA IBU NIFAS Mulazimah, Mulazimah; Yanti, Entin Srihadi; Noeraini, Ardina Rezky; Putri, Nabila Delya
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7493

Abstract

Abstrak Masa nifas merupakan periode kritis yang ditandai dengan perubahan fisiologis dan psikologis ibu, salah satunya terkait proses penyembuhan luka perineum. Di Indonesia, sekitar 66–85% ibu yang melahirkan pervaginam mengalami robekan perineum, baik akibat episiotomi maupun robekan spontan (Yuliyantika & Heryanto, 2025). Luka yang tidak dirawat optimal berisiko menimbulkan nyeri berkepanjangan, infeksi, gangguan aktivitas, hingga menurunkan kualitas hidup ibu (Herlina et al., 2023). Penelitian ini bertujuan meninjau efektivitas berbagai metode perawatan luka perineum pada ibu nifas berdasarkan hasil penelitian terkini. Penelitian menggunakan desain literature review dengan menelaah artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2014–2024 melalui database PubMed, Science Direct, Google Scholar, dan Portal Garuda. Kriteria inklusi mencakup penelitian eksperimental atau quasi-eksperimental yang membandingkan minimal dua metode perawatan luka perineum dan melaporkan luaran penyembuhan luka, tingkat nyeri, atau risiko infeksi, sedangkan artikel review, editorial, dan laporan kasus dieksklusi. Hasil telaah menunjukkan bahwa intervensi tradisional berbasis herbal seperti daun sirih, binahong, bunga telang, dan madu terbukti mempercepat regenerasi jaringan melalui efek antiinflamasi dan antibakteri (Gusnimar et al., 2021; Dewi, 2024), sementara metode modern seperti perawatan luka bersih dan kering, penggunaan antiseptik, serta teknik moist wound healing efektif menurunkan risiko infeksi (Rohmawati, 2023). Asupan nutrisi tinggi protein, misalnya ikan gabus dan putih telur, juga mempercepat penyembuhan melalui stimulasi pembentukan kolagen (Yuliana & Fauziah, 2021). Dengan demikian, perawatan luka perineum membutuhkan pendekatan komprehensif yang memadukan metode tradisional berbasis bukti dengan praktik modern untuk mempercepat pemulihan, mengurangi risiko komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup ibu nifas. Kata kunci : Perawatan, Luka Perinium, Ibu Nifas