Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Fuzzy Tsukamoto Method Analysis of Hospital Patient Satisfaction Assessment Kartika, Devia; Shary Armonitha Lusinia; Indah Kusuma Dewi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16712

Abstract

Kualitas pelayanan di rumah sakit memiliki peran krusial dalam mempengaruhi kepuasan dan loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Fuzzy Tsukamoto dalam menentukan tingkat kepuasan pasien di RSUD Arosuka berdasarkan variabel ketanggapan, empati, dan tampilan fisik pelayanan. Metode yang digunakan adalah Fuzzy Tsukamoto yang memiliki toleransi data fleksibel dan sifat intuitif dalam memberikan tanggapan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terhadap 40 responden pasien. Hasil implementasi sistem berbasis website menggunakan PHP dan MySQL menunjukkan bahwa metode Fuzzy Tsukamoto dapat digunakan sebagai alat evaluasi yang efektif untuk mengukur tingkat kepuasan pasien. Sistem ini dapat membantu pihak rumah sakit dalam mengidentifikasi area pelayanan yang perlu ditingkatkan berdasarkan hasil penilaian kepuasan pasien.
Penerapan Metode TOPSIS untuk Penilaian Tingkat Gemar Membaca (TGM) di Wilayah Sumatera Gema, Rima Liana; Kartika, Devia; Pratiwi, Mutiana; Safira, Silky; Surmayanti, Surmayanti
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v5i1.1012

Abstract

Tingkat Gemar Membaca (TGM) adalah indikator penting yang digunakan untuk mengukur minat dan kebiasaan membaca masyarakat. TGM dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti frekuensi membaca per minggu, durasi membaca per hari, jumlah bahan bacaan per triwulan, frekuensi penggunaan internet per minggu, dan durasi akses internet per hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi TGM di sepuluh provinsi di Pulau Sumatera serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan TGM antar provinsi. Untuk itu, digunakan metode TOPSIS (Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution), yang memungkinkan perankingan provinsi berdasarkan kedekatannya dengan solusi ideal. Data yang digunakan bersumber dari publikasi Perpustakaan Nasional tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sumatera Barat memperoleh peringkat tertinggi dengan nilai preferensi 74,04%, disusul oleh Jambi dengan nilai 62,94%, dan Sumatera Utara dengan nilai 51,69%. Temuan ini mengindikasikan bahwa provinsi-provinsi ini memiliki tingkat gemar membaca yang lebih tinggi dibandingkan provinsi lainnya di Pulau Sumatera. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor-faktor seperti kebiasaan membaca dan penggunaan internet berpengaruh terhadap TGM, dan provinsi dengan TGM lebih tinggi memiliki peluang besar untuk memperkuat budaya literasi di wilayah mereka.
ANALISA KINERJA WAKTU DAN BIAYA PROYEK MENGGUNAKAN EARNED VALUE METHOD Indra Ginantaka; Deviani Kartika
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.784 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v1i1.2563

Abstract

Pengendalian proyek konstruksi umumnya menyangkut tiga aspek yaitu waktu, biaya dan mutu. Dalam mewujudkan keberhasilan proyek perlu adanya perencanaan dan pengendalian. Penelitian dilakukan pada proyek pembangunan laboratorium sumber daya air, Universitas Brawijaya yang mengalami keterlambatan pada pelaksanaan. Metode earned value dapat menyajikan kinerja waktu dan biaya suatu proyek secara bersamaan. Untuk menggunakan metode earned value memerlukan data berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB), laporan mingguan, dan laporan keuangan kontraktor. Setelah mendapatkan data tersebut dilakukan perhitungan acwp, bcwp, bcws, sv, cv, cpi, dan spi untuk menentukan estimasi total waktu (ETC) dan estimasi biaya penyelesaian (EAC). Hasil analisis penerapan metode earned value pada minggu ke -17 dapat disimpulkan bahwa proyek mengalami keterlambatan waktu pelaksanaan, di mulai dari minggu ke 1, 4 – 17 berdasarkan nilai SPI , sedangkan pada faktor biaya mengalami peningkatan biaya dari nilai CPI. Hasil perkiraan total waktu penyelesaian (ETC) memerlukan 128 hari mengalami keterlambatan 13 hari, perkiraan total biaya (EAC) proyek mengalami pembengkakan.