Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Uji Preferensi Konsumen Terhadap Karakteristik Organoleptik Minuman Sari Kacang Bogor (Vigna subterranea (L) Verdc.) Sanaya, Dhiyaa; Fitrilia, Tiana; Sarastani, Dewi
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 2 (2025): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i2.15450

Abstract

This study aims to determine the effect of the ratio of the amount of water on consumer preference on the sensory quality of Bogor bean juice. We employed a Completely Randomized Design (CRD) with one factor and three treatment levels, specifically the addition of 300 mL, 400 mL, and 500 mL of water to 100 grams of Bogor peanut seeds. The analysis performed in this study included sensory quality tests using descriptive methods, consumer acceptance tests with hedonic methods, and chemical quality assessments through proximate analysis of selected Bogor peanut juice drinks. The addition of water to Bogor peanut juice drinks affects consumer preferences regarding color and viscosity, but does not impact their preferences for aroma, taste, or overall assessment. According to the consumer preference tests, the most favored product was the Bogor peanut juice drink made with 400 mL of water. This drink contained 90.45% water, 0.23% ash, 0.21% protein, 1.15% fat, and 8.07% carbohydrates, resulting in an energy value of 43.45 kcal per 100 grams of drink. Bogor peanut juice is being developed as a milk substitute for consumers who are lactose intolerant.
Korelasi Skor Atribut Mutu Sensori Squash Buah Pala dengan Tingkat Kesukaan Panelis Hapsari, Rianti Dyah; Sarastani, Dewi; Anggarkasih, Made Gayatri; Kartinawati, Annisa; Yati, Diana; Sudiraharjana, Kautsar Daffa; Marina, Dinda
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1941

Abstract

Pala adalah tanaman asli Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Pala diekspor dalam bentuk biji dan fuli utuh ataupun ditumbuk. Pemanfaatan daging buah pala setelah diambil biji dan fulinya masih sangat terbatas, salah satunya adalah dengan diolah menjadi squash buah pala. Sementara konsumsi squash buah pala masih cukup rendah sehingga perlu memperkenalkan lebih lanjut ke masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas atribut mutu sensori squash buah pala dan menguji korelasi antara skor atribut mutu sensori squash buah pala dengan tingkat kesukaan panelis. Berdasarkan usia, panelis dibagi menjadi dua kelompok yaitu panelis berusia tidak lebih dari 30 tahun dan panelis berusia lebih dari 30 tahun. Hasil analisis sensori menunjukkan bahwa atribut mutu penampakan squash buah pala sangat menentukan tingkat kesukaan panelis. Terdapat hubungan korelasi negatif antara respon skor penampakan (banyaknya endapan) dengan respon hedonik penampakan squash buah pala. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak endapan pada squash buah pala maka penampakan squash buah pala semakin tidak disukai. Hasil uji kesukaan menunjukkan adanya perbedaan selera diantara dua kelompok panelis. Kelompok panelis yang berusia lebih dari 30 tahun cenderung lebih menyukai rasa dan aroma squash buah pala yang lebih kuat, namun tidak demikian halnya pada panelis yang berusia tidak lebih dari 30 tahun.