Dhina Mustika Sari
Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh aset tetap dan aset tak berwujud terhadap book tax differences (studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia Semsemi, Roid; Asmapane, Set; Sari, Dhina Mustika
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 6 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v6i1.6582

Abstract

Roid Semsemi, Pengaruh Aset Tetap dan Aset Tak Berwujud Terhadap Book Tax Differences Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. (Dosen Pembimbing I oleh Bapak Set Asmapane dan dosen pembimbing II oleh Ibu Dhina Mustika Sari). Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh aset tetap dan aset tak berwujud terhadap book tax differences pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, periode 2013-2017. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan total sembilan belas perusahaan dan 95 sampel penelitian. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel aset tetap berpengaruh positif dan signifikan terhadap book tax differences dan variabel aset tak berwujud memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap book tax differences pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Analisis kinerja keuangan berdasarkan pendekatan eva (economic value added) Prasetyo, Bayu; Ulfah, Yana; Sari, Dhina Mustika
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 6 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v6i2.6870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan PT Bintang Widya Lestari untuk tahun 2016 sampai dengan tahun 2018. Jenis yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian yang juga merupakan sampel penelitian yaitu laporan keuangan tiga tahun terakhir (2016-2018). Pengumpulan data di lakukan dengan teknik dokumentasi selanjutnya di analisis dengan menggunakan analisis EVA yang terdiri dari analisis Net Operating After Tax (NOPAT), Invested Capital dan Weighted Average Cost of Capital (WACC). Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa nilai Economic Value Added (EVA) pada PT Bintang Widya Lestari di Kota Samarinda pada tahun 2016 sampai dengan 2018 menunjukkan nilai EVA > 0 artinya perusahaan memberikan nilai tambah ekonomis.
Analisis rasio keuangan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan telekomunikasi yang terdaftar dalam bursa efek indonesia (bei) Fahrina, Halin; Samben, Rande; Sari, Dhina Mustika
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 6 No. 3 (2021): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v6i3.8138

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan telekomunikasi yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2018 jika diukur berdasarkan analisis laporan keuangan dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas dan rasio penilaian. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data sekunder, dimana data diperoleh secara tidak langsung dari pihak ketiga atau melalui dokumen. Sumber data penelitian ini diperoleh dari internet melalui situs www.idx.co.id, berupa laporan keuangan tahunan perusahaan-perusahaan bidang telekomunikasi periode 2016-2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bakrie Telecom Tbk memiliki kinerja keuangan yang sangat buruk. PT Indosat Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang cukup baik. Sementara itu PT Smartfren Telecom Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang buruk. Pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang baik. Sedangkan PT XL Axiata Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup stabil selama periode 2016-2018.