Hasmila Sari
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Idea Nursing Journal

GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI CITRA TUBUH PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 4 LAMPINEUNG BANDA ACEH Hasmila Sari; Farah Dineva R
Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.795 KB) | DOI: 10.52199/inj.v4i1.1603

Abstract

Citra tubuh adalah suatu penggabungan dari persepsi, pikiran, dan perasaan seseorang tentang tubuh. Iklan,majalah, dan film yang menghadirkan model langsing menguatkan keyakinan budaya bahwa langsing adalahmenarik. Sebagian besar remaja putri memiliki persepsi citra tubuh negatif yang diakibatkan olehketidakpuasan remaja terhadap tubuhnya yang sedang mengalami pubertas. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi citra tubuh pada remaja di SMAN 4Lampineung Banda Aceh ditinjau dari faktor pertumbuhan kognitif, faktor perkembangan fisik dan faktornilai kultural sosial. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif, metode pengambilansampel adalah probability sampling berdasarkan teknik stratified random sampling, alat pengumpulan datadengan menggunakan kuesioner berbentuk skala likert yang dibagikan pada 90 orang siswi di SMAN 4Lampineung Banda Aceh. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui analisa univariat. Hasilpenelitian diketahui faktor pertumbuhan kognitif berada pada kategori baik sebesar 96,7%, faktorperkembangan fisik berada pada kategori baik sebesar 96,7%, dan faktor nilai kultural sosial berada padakategori baik sebesar 95,6%. Secara umum diketahui bahwa persepsi citra tubuh remaja putri di SMAN 4Lampineung berada pada kategori baik sebesar 97,8%. Diharapkan hendaknya sekolah mempertahankandukungan dan bimbingan terhadap para siswi melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang positif untukmembentuk pribadi siswi yang percaya diri dan berprestasi.Kata Kunci: Persepsi, Citra Tubuh, Remaja 
HUBUNGAN MANAJEMEN STRES DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI GAMPONG PEUNITI BANDA ACEH Hasmila Sari
Idea Nursing Journal Vol 4, No 2 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v4i2.1565

Abstract

Meningkatnya jumlah lansia menimbulkan masalah terutama dari segi kesehatan dan kesejahteraan lansia.Manajemen stres adalah serangkaian strategi yang dapat membantu seseorang memodifikasi berbagaiperilaku yang beresiko terhadap kesehatan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui hubungan manajemen stres dengan kualitas hidup lansia di Gampong Peuniti KecamatanBaiturrahman Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan crosssectional. Teknik pengumpulan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling pada 54 responden dari120 populasi. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 7 sampai 10 Juli 2012. Alat pengumpulan databerupa kuesioner dalam bentuk skala likert yang terdiri dari 35 item pernyataan. Data dianalisis denganmenggunakan uji chi-square dengan confidence interval 95% dan α=0.05. Hasil penelitian ini menunjukkangambaran manajemen stres lansia di Gampong Peuniti secara umum berada pada kategori kurang denganfrekuensi 30 responden (55,6%) dan gambaran kualitas hidup lansia di Gampong Peuniti juga berada padakategori kurang dengan frekuensi 29 responden (53,7%) sehingga berdasarkan hasil uji statistik diketahui adahubungan antara manajemen stres dengan kualitas hidup lansia di Gampong Peuniti KecamatanBaiturrahman Banda Aceh dengan p-value = 0,000. Oleh karena itu, manajemen stres yang efektif sangatdiperlukan lansia dalam meningkatkan kualitas hidupnya, diharapkan keluarga dan pihak terkait sepertiGeuchiek dan Kader Lansia di Gampong Peuniti memberikan dukungan beserta dorongan bagi lansia dalammempertahankan sekaligus meningkatkan kemampuannya dalam mengendalikan stres secara efektif.Kata Kunci : Manajemen stres, Kualitas hidup, Lansia.