Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

LONG DISTANCE MARRIAGE (LDM) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Subhan, Moh.
Ulumuna: Jurnal Studi Keilsman Vol 8 No 2 (2022)
Publisher : LP2M IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/ju.v8i2.6225

Abstract

Marriage is a bond between two humans who have a noble goal, namely creating a family that brings peace (sakinah) and love (mawaddah wa rahmah) for all family members. In traditional community life, newly formed families live in the same house with their children or live with extended families in the same neighborhood. Along with the times, many married couples are forced to do long-distance marriages due to certain factors, one of which is work problems. A husband and wife in a long-distance marital relationship, are faced with problems regarding responsibility for the integrity of the family. With the condition of husband and wife who are far apart, it can certainly create a void of roles that should be carried out by husband and wife who live under the same roof, so that family functions experience changes. As a result of the inability to carry out these demands, it is not uncommon to cause conflicts and disputes between husband and wife who live a household like this. In undergoing a long distance marriage relationship, there are many things that are certainly burdensome considerations, one of which is the need to communicate which may be neglected and psychological and biological needs that must be met. Unfulfilled needs in marriage will result in individuals seeking fulfillment of these needs outside of marriage through infidelity and even ending in divorce. Long distance marriage in the perspective of Islamic law for married couples is jaiz/permissible, but with some conditions Keywords: Long Distance Marriage, Islamic Law
Pemberdayaan Komite Sekolah dan Madrasah Untuk Kemajuan Lembaga Pendidikan Melalui Sharing Program Dewan Pendidikan di Pamekasan Supandi, Supandi; Subhan, Moh.; Hobir, Abdul; Mukhlishi, Mukhlishi
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 7, No 1 (2024): MEI
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v7i1.154

Abstract

Pemberdayaan komite sekolah dan madrasah untuk kemajuan program Pendidikan melalui sharing program dewan Pendidikan di pamekasan perlu untuk kami lakukan mengingat kegiatan tersbut memiliki daya Tarik dan keunikan tersendiri kami, diantaranya adalah komite sekolah dan madrasah masih belum faham terhadap tugas dan fungsi untuk membatu Lembaga Pendidikan, selain itu, komite sekolah dan madrasah belum berdaya dari beberapa aspek, seperti aspek pengetahuan tugas dan fungsinya maupun dari aspek finansial dan anggaran.Metode pengabdian dilakukan dengan beberapa taknik yang diantaranya adalah: 1) identifikasi kegiatan program pengabdian, 2) Menyusun perencanaan kegiatan pengabdian, 3) implementasi pengabdian, 4) Evaluasi dan tindak lanjut pengabdian, 5) publikasi dan penyebaran hasil pengabdian.Pengabdian kepada masyarakat tersbut kami lakukan diantaranya adalah: 1) Pelaksanaan tentang sharing program pemberdayaan dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan tahun anggaran 2023 yang meliputi: a) Peran dan fungsi komite sekolah dan madrasah, b) Pengembangan program kerja, c) Keterlibatan masyarakat, d)Kolaborasi dengan pihak terkait yakni dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan. 2) Hasil pelaksanaan sharing program pemberdayaan dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan tahun anggaran 2023 yang diantaranya adalah: a) Peningkatan pemahaman dan keterampilan, b) Peningkatan partisipasi masyarakat, c) d) Penguatan kolaborasi kelembagaan dengan dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan, e) Berdampak positif bagi lembaga pendidikan yang berupa lembaga pendidikan sekolah dan madrasah.
KEPEMIMPINAN ISLAMI DALAM PENINGKATAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Subhan, Moh.
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2013)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.703 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v8i1.387

Abstract

Pengembangan mutu lembaga Pendidikan Islam salahsatunya akan sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan yangdikembangkan oleh individu dalam memimpin lembagapendidikan Islam. Kepemimpinan islami memiliki beberapa cirikhas yang dapat digunakan pemimpin lembaga pendidikan Islamdalam melakukan tugas kepemimpinan. Kepemimpinan islamimerupakan keseimbangan antara kepemimpinan dengan konsepduniawi maupun konsep ukhrawi, menggapai tujuan hakiki lebihdari sekedar tujuan organisasi yang bersifat sementara, menuntutkomitmen tinggi kepada prinsip-prinsip Islam dan menempatkantugas kepemimpinan tidak sekedar tugas kemanusiaan yangdipertanggungjawabkan hanya kepada anggota, tetapi juga dihadapan Allah SWT.
Manajemen Pembelajaran Di Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan Pada Masa Pandemi Covid-19 Subhan, Moh.; Ahmad
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 16 No 2 (2021)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.178 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v16i2.5362

Abstract

Abstrak : Masa pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan manusia tidak terkecuali pada ranah pendidikan. Semua satuan pendidikan pada umumnya melaksanakank pembelajaran secara daring guna menghindari tersebarnya virus tersebut. Namun demikian, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan tetap melakukan pembelajaran secara luring namun tetap memberlakukan protokol kesehatan secara katat. Kajian ini berupaya untuk mengungkap manajemen pembelajaran yang diterapkan oleh pondok tersebut selama masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa manajemen yang dilakukan mencakup 3 hal; 1) perencanaan yang berkaitan dengan pemenuhan prokotol kesehatan dan perencanaan yang berkenaan dengan mekanisme proses pembelajaran yang termuat dalam RPP dan silabus; 2) pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara tatap muka dengan tetap memperhatikan protocol kesehata.Pelaksanaan pembelajaran mencngkup tiga tahapan yaitu pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup; 3) evaluasi dilakukan secara berkesinambungan pada akhir pembelajran guna melihat tingkat efektifitas pembelajaran. Di samping itu, evaluasi pembelajaran juga dilakukan dengan model evaluasi sumatif dan formatif.
Pengembangan Media Puzzle Berbasis Make a Match untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Simbol dan Lambang Negara Luthfiyah, Annisa; Subhan, Moh.; Susi, Susi
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 5 No. 2 (2025): Penguatan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan melalui Inovasi Media Pembel
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v5i2.2486

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media puzzle berbasis Make a Match untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi simbol dan lambang negara Indonesia. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi dan capaian belajar siswa karena materi cenderung disampaikan secara tekstual dan kurang melibatkan partisipasi aktif peserta didik. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE, yang dilaksanakan pada siswa kelas II SDN Bojong 2 Kemang, Bogor. Instrumen penelitian meliputi angket motivasi belajar, lembar validasi ahli, soal pretest dan post-test, serta analisis statistik dengan uji normalitas, paired sample t-test, dan Pearson Correlation. Hasil validasi menunjukkan bahwa media tergolong sangat layak, dengan persentase kelayakan akhir dari ahli media sebesar 91,6% dan ahli materi 95%. Setelah penerapan media, motivasi belajar siswa meningkat dari kategori “lemah” (9,62%) menjadi “kuat” (15,04%). Peningkatan hasil belajar juga signifikan, dibuktikan dengan hasil uji paired sample t-test yang menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), serta perbedaan rata-rata skor pretest (73,29) dan post-test (81,79). Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara motivasi dan hasil belajar (r = 0,777; sig. = 0,00). Dengan demikian, media puzzle berbasis Make a Match terbukti layak dan efektif untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa sekolah dasar.
Adaptasi e-Learning dalam Pendidikan Islam:: Membangun Pendekatan Kolaboratif-Inklusif Untuk Kemajuan Lembaga Madrasah & Pesantren di Madura Supandi, Supandi; Subhan, Moh.; Hobir, Abdul
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Vol. 12 No. 1 (2024): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/kariman.v12i1.410

Abstract

Adapting e-learning in Islamic Education: Building a collaborative-inclusive approach for the progress of Madrasah & Islamic Boarding School institutions in Madura has its own attraction for researchers to carry out in-depth studies, this is due to the many unique problems of the Madura region which have distinctive characteristics, then e-learning learning phenomenon applied in the education and teaching process. The research methods used are 1) qualitative approach and exploratory type, 2) location in the Madura region, 3) data collection through interviews, observation, and documentation data analysis, 4) data analysis, 5) validity and reliability, and 6) research ethics. The research results show that: 1) Implementation of e-learning adaptation includes: a) Technological infrastructure and learning accessibility have been built, but still need to be improved, b) Asatidz competencies still need to be supported, c) The students' learning skills are quite good, d) Inclusivity is under educational goals and is still worthy of optimization, e) the benefits of e-learning are: flexibility, extensive learning resources, optimal involvement of students in e-learning. 2) The results of e-learning adaptation show that: a) Increased accessibility of e-learning learning continues to increase and leads to progress, b) Implementation of education by collaboration continues to be encouraged for the progress of Madrasas and Islamic Boarding Schools, c) Increased competency of asatidz, d) The quality of learning and academic results of the students are increasing and improving, e) The challenges of e-learning vary depending on the area where the Islamic educational institution is located, f) Inclusiveness and accommodation for special needs for students providing equal space and opportunities for people with disabilities. The implications of this research are: 1) Accessibility of Islamic education is increasing, 2) Information technology skills are increasing, 3) Islamic education learning processes are becoming more qualified and flexible, 4) Collaboration in the implementation of education can be well-developed, 5) Encouraging the participation of guardians and parents and several community commodities who care about the continuity of Islamic education, 6) Open opportunities for students and students to work, innovate and be creative in the world of Islamic education openly and widely.
Studi Tentang Konsepsi Peserta Didik dalam Filsafat Pendidikan Islam Adliyah, Angel Egaliza; Jaelani, Dian Iskandar; Subhan, Moh.
Jurnal Pendidikan Nusantara Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Nusantara (May-August)
Publisher : Tahta Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55080/jpn.v2i2.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsepsi peserta didik dalam konteks filsafat pendidikan Islam dengan fokus pada karaktristik, fitrah, hak, dan kewajiban siswa sesuai ajaran Islam. Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk identitas bangsa dan dalam pandangan Islam, pendidikan dianggap sebagai fondasi utama untuk pengembangan manusia yang ideal. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis dengan studi pustaka, yang melibatkan pengumpulan, pemrosesan, dan analisis data dari teks-teks klasik Islam serta literatur terkait dalam filsafat pendidikan Islam. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi dan memahami secara mendalam bagaimana prinsip-prinsip pendidikan Islam membentuk karakter dan perilaku siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, menurut filsafat pendidikan Islam, peserta didik dianggap sebagai individu yang sedang dalam proses mencapai al-insan al-kamil, atau manusia ideal. Pendidikan Islam menekankan integrasi antara pengembangan fisik (jismiyah) dan spiritual (ruhipiyah). Siswa diharapkan untuk belajar dan menerapkan pengetahuan mereka sesuai dengan ajaran Islam untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan dalam Islam tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter yang harmonis dan kesejahteraan menyeluruh. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa filsafat pendidikan Islam memberikan pandangan komprehensif tentang peran dan tanggung jawab siswa dalam proses pendidikan. Implementasi prinsip-prinsip pendidikan Islam dalam praktik pendidikan diharapkan dapat mengoptimalkan pengembangan karakter dan identitas siswa, serta membantu mereka mencapai kesejahteraan yang seimbang di dunia dan akhirat. Dengan demikian, pendidikan dalam konteks Islam berfungsi sebagai alat untuk membentuk manusia ideal yang mampu menjalani kehidupan secara harmonis dan penuh makna.