Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Proceedings Series on Physical

Adopsi Inovasi Teknik Tanam Jarwo Riting Plus-Plus pada Petani Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara Fiki Rahmatika; Dumasari Dumasari; Sulistyani Budiningsih
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.477

Abstract

This research was conducted in Susukan Sub-district, Banjarnegara Regency, from March to April 2022. It aims to figure out the process of the adopted innovation of Jarwo Riting Plus-Plus in the area. The method used is descriptive qualitative and quantitative. They applied purposive sampling method with census technique which resulted in one (1) key informant and 23 farmer respondents who adopted the technique. The research results concluded that Jarwo Riting Plus-Plus is a rice cultivation technique that uses Jajar Legowo system, then a surrounding ditch is made in each rice field, afterwards each rice field is planted with refugia plants, and the last phase is to release of fish in each rice field. Characteristics of 23 respondents include age, number of dependents, education level, length of farming, and land area. The motivating factors for the adoption of the planting technique are institutional support and easy access to information, while the inhibiting factors are farmers' refusal, security intrusion, high land slope, lack of water availability, prone to flooding and high use of fertilizers and pesticides. The adoption rate implemented by the rice farmers in Susukan sub-district is in the medium category.
Efektivitas Pola Komunikasi Penyuluhan Pertanian untuk Usaha Tani Padi Sawah dengan Teknologi Jajar Legowo Pada Kelompok Tani Sri Ganggong di Desa Jatianom Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon Putri Adisya Halimatussa’diah; Dumasari Dumasari; Watemin Watemin
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.522

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan oleh penyuluh pertanian dalam menjalankan tugasnya dan harus memiliki sifat efektif untuk membantu meminimalisir kesalahpahaman. Efektivitas komunikasi adalah suatu efek atau pengaruh dari komunikasi yang terjadi dan sebagai indikator keberhasilan komunikasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui pola komunikasi yang terjadi pada penyuluhan pertanian, faktor penghambat dan pendukung, serta efektivitas dari pola komunikasi yang terjadi pada penyuluhan pertanian pada kelompok tani Sri Ganggong di Desa Jatianom. Metode yang dilakukan adalah purposive sampling dengan kriteria tertentu. Pola komunikasi yang terjadi adalah pola komunikasi satu arah, dua arah, dan multi arah. Hambatan yang terjadi adalah umur dan waktu, sedangkan faktor pendukung adalah pengalaman penyuluh, pengalaman petani, media, dan instansi pemerintah. Pola komunikasi yang terjadi berjalan dengan efektif ditandai oleh perubahan sikap mental, pengetahuan dan keterampilan petani dari kelompok tani Sri Ganggong.
Efisiensi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara Retno Kusuma Ningrum; Pujiharto Pujiharto; Dumasari Dumasari
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.523

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara pada bulan Maret sampai April 2022. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui proses distribusi pupuk bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. 2) Mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat distribusi pupuk bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. 3) Mengetahui efisiensi distribusi pupuk bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengambilan sample menggunakan metode purposive sampling yang kemudian dipilih menggunakan metode snowball samping sehingga dihasilkan 26 informan kunci dan 6 responden. Hasil penelitian ini yaitu proses distribusi yang dilakukan oleh Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani terdiri dari kegiatan pelayanan, standar waktu pendistribusian, jadwal pendistribusian, serta pelaksanaan prinsip 6T pendistribusian pupuk bersubsidi. Faktor pendukung dalam kegiatan pendistribusian pupuk bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani yaitu administrasi teratur, adanya kerjasama dalam organisasi, pengecekan pupuk bersubsidi secara berkala dan adanya sistem RDKK sedangkan faktor penghambatnya yaitu sarana dan prasarana administrasi masih kurang mumpuni, terjadi kesalahan komunikasi dengan pihak distributor, pupuk menumpuk digudang saat musim panen dan petani belum memahami penggunaan kartu tani dan sistem RDKK . Efisiensi distribusi pupuk bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani secara keseluruhan sudah efisien dengan nilai efisiensi untuk pupuk urea sebesar 0,42%, pupuk NPK 0,41% dan pupuk organik 1,08%.
Analisis Biaya Produksi dan Keuntungan Agroindustri Tahu di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis Sri Susanti; Pujiharto Pujiharto; Dumasari Dumasari
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.699

Abstract

Kedelai merupakan salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi sumber utama protein, sehingga sebagian besar kebutuhan protein nabati dan minyak nabati dapat dipenuhi dari hasil olahan kedelai serta apabila dilihat dari harganya menjadi sumber protein termurah. Kedelai di Indonesia sebagian besar untuk memenuhi pengolahan tahu, umumnya tahu dijadikan sebagai pengganti protein. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya biaya produksi dan keuntungan yang didapat oleh pengrajin tahu di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yaitu dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya produksi yang dikeluarkan pengrajin tahu sebesar Rp1.389.834 dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 1.980.166 dalam setiap proses produksi tahu.
Efektivitas Implementasi Kebijakan Kartu Tani Terhadap Pengelolaan Usahatani Tanaman Pangan di Desa Cipaku Kecamatan Mrebet Kabupaten Pubalingga Purnomo, Tri Nova Yoga; Fathurrohman, Yusuf Enril; Dumasari, Dumasari
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1216

Abstract

Program Kartu Tani merupakan salah satu program nasional pada sektor pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya dalam mengoptimalkan kebijakan pupuk bersubsidi bagi petani. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cipaku Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. Dilakukan bulan Maret 2024. Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Mengetahui karakteristik sosial ekonomi. 2. Mengetahui faktor penghambatan dan pendukung. 3. Mengetahui efektivitas implementasi kebijakan kartu tani. Metode yang digunakan adalah metode penelitian studi kasus deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. sampel yang digunakan sebanyak 41 petani. Penelitian ini menggunakan sampel acak sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa karakteristik petani pemilik dan pengguna kartu tani mayoritas laki-laki berusia lebih dari 55 tahun, berpendidikan pada tingkat sekolah dasar, jumlah tanggungan keluarga 3-4 orang, lamanya usaha tani lebih dari 20 tahun, luas lahan yang digarap 0,25-0,5 Ha, pengeluaran pupuk permusim lebih dari 100 kg. Faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijkan kartu tani hasil tertinggi dari faktor pendukung adalah kedisiplinan KPL dan transportasi mudah. Faktor penghambat tertinggi adalah petani lansia. Efektivitas implementasi kebijkan kartu tani dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Cipaku diukur menggunakan indikator keberhasilan program, keberhasilan sasaran dan kepuasan terhadap program dari tiga indikator tersebut diperoleh nilai sebesar 1.765 masuk kedalam kategori efektif. Kebijakan kartu tani telah berjalan dengan baik. Semakin banyak petani yang menyadari keberhasilan kebijakan ini dan menyadari bahwa kartu tani membantu petani mendapatkan pupuk, yang merupakan salah satu faktor produksi dalam pertanian, khususnya dalam budidaya pangan.