Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EVALUASI EDIBLE COATING DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE PADA KARAKTERISTIK FISIKA, KANDUNGAN VITAMIN C, DAN KARAKTERSITIK SENSORIS CABAI MERAH Fitra Sawali Ainunnisa; Teguh Pribadi; Arif Prashadi Santosa
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.151 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevalusi kombinasi edible coating yang diperkaya ekstrak jahe dan lama perendaman pada kualitas produk cabai merah setelah 15 hari penyimpanan. Tiga sampel dari masing-masing perlakukan diukur karakteristik fisikokimianya dengan kontrol. Selanjutnya 21 untrained panelists mengevaluasi karakterstik sensoris cabai merah setelah 15 hari dengan kontrol dan cabai segar. Kombinasi perlakukan belum mampu mempertahankan kualitas produk. Susut bobot, kadar air, kekerasan, dan kandungan vitamin C pada masing-masing perlakukan tidak berbeda dengan kontrol. Bagitu juga dengan uji hedonik, ternyata aplikasi EC yang diberikan belum dapat mempertahankan mutu sensoris cabai. Konsekunsinya perbaikan metode aplikasi edible coating perlu diperbaiki kembali, khususnya kemurniaan ekstrak jahe yang digunakan.
MENGHITUNG WAKTU PANEN ENAM VARIETAS TANAMAN CABAI MERAH(CAPSICUM ANNUM) MENGGUNAKAN PENDEKATAN HEAT UNIT Afif Fadhlullah Azis; Teguh Pribadi; Agus Mulyadi Purnawanto; Oetami Dwi Hajoeningtijas
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 4 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi tanaman tergantung pada kondisi lingkungan, terutama aspek agroklimatologi. Untuk setiap spesies tanaman temperatur untuk tumbuhnya berbeda-beda. Indeks suhu umum dapat digunakan untuk memperkirakan perkembangan dan pertumbuhan tanaman di setiap harinya (Growing Degree Day/GDD atau Heat Unit/HU). Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dengan enam varietas cabai sebagai perlakuanya. Setiap perlakuan diulang lima kali dengan tiga tanaman sampel tiap perlakuan. Variebel yang diamati waktu bercabang, waktu berbunga, tingkat kematangan buah 25%, 50%, 100% dan buah busuk. Heat unit pertamakali bercabang 939,50 °C hari sampai 1102.90 °C hari. Heat unit pertama kali berbunga 996,70 °C hari sampai 1181,70 °C hari. Heat unit pertama kali berbuah 1288,60 °C hari sampai 1526,00 °C hari. Heat unit tanaman cabai pada fase generatif matang 25% 1935,70 °C hari sampai 2112,70 °C. Heat unit tanaman cabai pada fase generatif matang 50% 2299,90 °C hari sampai 2451,90 °C hari. Heat Unit fase generatif matang 100% 2823, °C  hari sampai 2926,20 °C hari. Heat unit tanaman cabai pada fase generatif buah busuk 3708,60 °C hari sampai 3959,60 °C hari.
Counseling on the Use and Benefits of Family Medicinal Plants: Penyuluhan Cara Penggunaan Serta Manfaat dari Tanaman Obat Keluarga Pradina, Yayu Setyani; Oktaviani, Elisa; Arianti, Dhea Ayu; Putri, Adinda Indira Pratama; Rakhmawati, Anton Dwi; Pribadi, Teguh
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TOGA merupakan singkatan dari tanaman obat keluarga. Perkarangan rumah dijadikan salah satu pilihan masyarakat untuk menanam TOGA yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan. Tanaman yang ditanam diharapkan akan menjadi obat yang aman, tidak mengandung bahan kimia, murah dan mudah di dapat. Dalam artikel ini menjelaskan cara perolehan manfaat dari tanaman toga yang mudah serta bahan-bahan yang tersedia di rumah melalui penyuluhan serta pembagian bibit tanaman TOGA agar masyarakat dapat memaksimalkan manfaat yang ada didalaman tanaman obat.
Pengaruh Defoliasi dan Pemberian Pupuk MKP terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea Mays L.) Kamal, Aji Puja Nur; Suyadi, Aman; Pribadi, Teguh; Hajoeningtijas, Oetami Dwi
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1469

Abstract

Jagung merupakan komoditas penting kedua setelah padi/beras, dengan pesatnya perkembangan peternakan, jagung menyumbang 60% komponen pakan, dan lebih dari 55% kebutuhan jagung dalam negeri digunakan untuk pakan dan produksi makanan sisanya dimanfaatkan untuk keperluan industri dan benih lainnya. Tingginya kebutuhan terhadap jagung diperlukan upaya untuk meningkatkan produksinya. Salah satu cara yang dilakukan dalam mengoptimalkan produksi jagung yaitu dengan defoliasi dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan Menguji pengaruh defoliasi dan pemberian dosis pupuk MKP yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2024 dan bertempat di Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang tersusun atas 2 faktor. Faktor pertama Defoliasi daun yang terdiri atas 3 taraf yaitu D0 : tanpa defoliasi, D1 : tiga helai, D2 : enam helai. Faktor kedua dosis Pupuk MKP yang terdiri atas 3 taraf yaitu M0 : 0 kg/ha, M1 : 486 kg/ha atau setara 4,8 gram/polybag, M2 : 972 kg/ha atau setara 9,7 gram/polybag. Terdapat 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, dan setiap perlakuan terdapat 5 tanaman, sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 135 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara defoliasi dan pupuk mkp berpengaruh nyata terhadap jumlah daun 56 hst, diameter batang 56 hst, dan diameter tongkol. Interaksi perlakuan D0M1 (tanpa defoliasi dan pupuk mkp 4,8 gr/polybag) memberikan hasil tertinggi pada variabel diameter batang dengan rata-rata 19,99 mm, dan pada variabel diameter tongkol dengan rata-rata 48,88 mm.
Uji Beberapa Jenis Ekstrak Gulma sebagai Herbisida Nabati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terong (Solanum melongena L.) pada Kombinasi Penyiangan Gulma yang Berbeda Najib, Ainun; Budi, Gayuh Prasetyo; Pribadi, Teguh; Hajoeningtijas, Oetami Dwi
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1488

Abstract

Dalam budidaya tanaman terong masih banyak mengalami kendala, salah satunya gangguan kompetisi gulma, pengendalian gulma dapat dilakukan dengan menggali potensi senyawa alelokimia dari gulma untuk dimanfaatkan sebagai herbisida nabati. Selain pemanfaatan alelopati, tindakan pengendalian gulma juga dapat dilakukan dengan teknik penyiangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perlakuan bebas gulma dan bergulma terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong, untuk mengetahui jenis ekstrak manakah yang tidak berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong serta efektif menurunkan populasi gulma, dan interaksi antara perlakuan penyiangan gulma dan pengaplikasian ekstrak gulma terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman serta populasi gulma. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan percobaan Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, bulan Mei hingga Agustus 2024. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang tersusun atas 2 faktor. Faktor pertama penyiangan gulma terdiri atas 2 taraf yaitu (S1) = bebas gulma dan (S2) = gulma dibiarkan. Faktor kedua pemberian ekstrak gulma terdiri atas 4 taraf yaitu E1 = perlakan kontrol, E2 = ekstrak alang-alang, E3 = ekstrak teki. E4 = ekstrak bayam duri. Sehingga diperolah 8 kombinasi perlakuan masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali dan masing masing unit terdapat 4 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara penyiangan gulma dan pemberian alelopat gulma berpengaruh nyata terhadap presentase penutupan gulma, bobot kering gulma, jumlah daun ( 35 hst ), bobot total buah dan jumlah buah total, perlakuan dibiarkan bergulma menunjukkan penutupan gulma yang tinggi yaitu 87,81%, 91,88%, 92,81%, 95.00% dengan bobot kering 342,25g, 423,25g, 461,50g dan 557,25g berbeda nyata dengan perlakuan bebas gulma, lalu bobot buah dan jumlah buah total tertinggi di peroleh pada perlakuan penyiangan (S1) yang dikombinasikan dengan pemberian ekstrak teki (E3) S1E3 yaitu 778.25g/tanaman dan jumlah buah total yaitu 8.25 buah/tanaman.
Penguatan Kecerdasan Emosional Anak Usia Awal Sekolah Dasar melalui Alat Permainan Edukatif di SDN 1 Lancar Rachmawati, Yuni; Zulfa, Adzra Tsabita; Rafi, Alicia; Antama, Diva Lutfi; Musyaffa, Akhdan Naffis; Pribadi, Teguh; Pujiyatno, Ambar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 4 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i4.8830

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan aspek penting dalam perkembangan anak, terutama pada tahap awal pendidikan dasar. Namun, observasi awal menunjukkan bahwa siswa kelas 1 di SDN 1 Lancar masih mengalami kesulitan dalam mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi, serta menunjukkan interaksi sosial yang terbatas di lingkungan sekolah. Permasalahan ini menjadi perhatian penting mengingat kecerdasan emosional yang rendah dapat berdampak pada motivasi belajar dan hubungan sosial anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan emosional anak melalui penerapan alat permainan edukatif (APE) Feel-O-Spin. Kegiatan melibatkan 29 peserta didik kelas 1 dan dilaksanakan dalam tiga tahapan: sosialisasi siswa dan kepada guru, pendampingan bermain menggunakan media edukatif Feel-O-Spin, serta evaluasi melalui observasi perubahan perilaku dan keterbukaan emosional siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan jumlah anak yang mampu mengenali dan menyampaikan perasaan secara verbal, menunjukkan empati, dan berinteraksi sosial dengan lebih baik. Anak-anak juga tampak lebih antusias dan termotivasi mengikuti pembelajaran. Pengalaman lapangan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis permainan edukatif dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung penguatan kecerdasan emosional pada peserta didik awal jenjang sekolah dasar.
Penguatan Kecerdasan Emosional Anak Usia Awal Sekolah Dasar melalui Alat Permainan Edukatif di SDN 1 Lancar Rachmawati, Yuni; Zulfa, Adzra Tsabita; Rafi, Alicia; Antama, Diva Lutfi; Musyaffa, Akhdan Naffis; Pribadi, Teguh; Pujiyatno, Ambar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 4 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i4.8830

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan aspek penting dalam perkembangan anak, terutama pada tahap awal pendidikan dasar. Namun, observasi awal menunjukkan bahwa siswa kelas 1 di SDN 1 Lancar masih mengalami kesulitan dalam mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi, serta menunjukkan interaksi sosial yang terbatas di lingkungan sekolah. Permasalahan ini menjadi perhatian penting mengingat kecerdasan emosional yang rendah dapat berdampak pada motivasi belajar dan hubungan sosial anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan emosional anak melalui penerapan alat permainan edukatif (APE) Feel-O-Spin. Kegiatan melibatkan 29 peserta didik kelas 1 dan dilaksanakan dalam tiga tahapan: sosialisasi siswa dan kepada guru, pendampingan bermain menggunakan media edukatif Feel-O-Spin, serta evaluasi melalui observasi perubahan perilaku dan keterbukaan emosional siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan jumlah anak yang mampu mengenali dan menyampaikan perasaan secara verbal, menunjukkan empati, dan berinteraksi sosial dengan lebih baik. Anak-anak juga tampak lebih antusias dan termotivasi mengikuti pembelajaran. Pengalaman lapangan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis permainan edukatif dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung penguatan kecerdasan emosional pada peserta didik awal jenjang sekolah dasar.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERAWATAN PRENATAL MELALUI KELAS IBU HAMIL DI DESA JOJOGAN, PEMALANG Ijabah, Nizzatul; Septrian, Doni; Malika, Malika; Rizki, Nafamah; Pribadi, Teguh; Fauzan, Akhmad
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): JURNAL BAKTI UPP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v2i2.118

Abstract

Penurunan angka kematian ibu (AKI) menjadi tantangan pembangunan kesehatan saat ini. Salah satu bentuk intervensi yang dapat dilakukan adalah peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang perawatan prenatal melalui kelas ibu hamil (KIH). Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pembentukan KIH dan peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang perawatan prenatal. 22 ibu hamil yang berasal Posyandu Merah Delima, Jojogan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukan bahwa masih ada 20% ibu hamil dengan resiko kehamilan berdasarkan usia, paritas, dan trimester kehamilan. Lebih lanjut, pengetahuan mereka tentang perawatan prenatal juga masih kurang. Pengadaan kelas ibu hamil mampu meningkatkan pengetahuan perawatan prenatal. Sebelum mengikuti KIH terdapat 13,64% ibu hamil yang memiliki pengetahuan yang kurang tetapi setelah mengikuti kegiatan KIH pengetahuan mereka meningkat. Reaktivasi kelas ibu hamil harus dilakukan sebagai bagian dari gerakan sayang ibu
Pemberdayaan Mahasantri Ma’had Fastabikhul Khoirot, Kembaran melalui Pelatihan Budidaya Melon secara Hidroponik Darodjat, Darodjat; Endiyono, Endiyono; Pribadi, Teguh; Surya, Mintaraga Eman; Mustofa, Yongki Fajar; Winata, Tri Aldi
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.8261

Abstract

A melon is a horticultural commodity that has high economic value and much demand by the community. The introduction of modern cultivation technology, such as hydroponics, is an added value for the mahasantri (Islamic boarding school students). The mastery of hydroponic melon cultivation techniques is a provision for mahasantri to develop a community economic empowerment model in pesantren. However, hydroponic melon cultivation training has never been conducted at Ma'had Fastabhikul Khoirot. This training was conducted to increase the knowledge of mahasantri about hydroponic melon cultivation. A total of 18 participants engaged in this training, which included material presentation, pre-tests, and post-tests, as well as discussions on hydroponic melon cultivation. Evaluation results indicated a positive outcome, with nearly half of the participants asking questions. There was a knowledge improvement among participants regarding hydroponic melon cultivation, ranging from 10-25%. To further develop the student's skills in this area, practical sessions and field trips focusing on hydroponic melon cultivation should be implemented.
Prevention and Acceleration of Stunting Reduction in Majalangu Village: Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Desa Majalangu Ulfa, Nadia Nabila; Sari, Safira Ananda Mustika; Fitri, Nur Maulidiya; Nisa, Syifa Adzka; Setiadi, Ruqil Akmal Putra; Amrulloh, Luthfi Hilmi; Pribadi, Teguh; Purwanto, Agus Mulyadi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan global yang serius, terutama di negara-negara berkembang. Salah satu solusi adalah pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) pendekatan inovatif untuk pencegahan stunting melalui penggunaan daun kelor dalam pembuatan puding, bertujuan untuk menjadikan pencegahan stunting lebih menarik dan dapat diterima oleh anak-anak, sehingga mereka mendapatkan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari program KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang dilaksanakan di Balai Desa Majalangu Kecamatan Watukumpul pada hari Kamis, 3 Agustus 2023 dimulai pada pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 peserta kegiatan yaitu ibu-ibu desa Majalangu. Kegiatan ini merupakan kegiatan literasi gizi guna meningkatkan pengetahuan ibu-ibu dan menekan angka stunting. Kegiatan ini diawali dengan menini diawali dengan menyusun materi yang akan dibawakan pada saat sosialisasi pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Kemudian kami mengundang peserta sosialisasi pencegahan dan percepatan penurunan stunting dan selanjutnya masuk pada tahapan pelaksanaan sosialisasi. Pada saat pelaksanaan sosialisasi dilakukan juga demonstrasi pembuatan puding daun kelor. Sosialisasi ini kami menargetkan kepada ibu-ibu PKK. Stunting merupakan peristiwa yang menghambat pertumbuhan pada tubuh anak sehingga akibat kurangnya asupan gizi baik secara kualitas maupun kuantitas pada 1000 hari pertama hidupnya. Masih ada berbagai macam cara untuk menurunkan dan pencegahan terjadinya stunting di desa Majalangu. Penanganan ini dilakukan dengan bekerja sama bersama penulis yaitu mulai dari sosialisasi bahaya dan cara penanganan stunting serta pemanfaatan daun kelor.
Co-Authors . Suwarsito Aditya Maulana, Aditya Afiani, Indri Afif Fadhlullah Azis Agillia Anjani Agus Mulyadi Purnawanto Ainun Najib Akhmad Fauzan Alfizar Alfizar Amalia Fauziyah Aman Suyadi Amrulloh, Luthfi Hilmi Antama, Diva Lutfi Ardiana Kartika B Arianti, Dhea Ayu Arief Rahman Hakim Arif Mulyanto, Arif Asro Laelani Indrayanti Aulia, Safira Cahyono Purbomartono Cuak Ardani Darmono Darodjat, Darodjat Diniatik Diniatik Dyatri Nururrahmah Elly Kesumawati Elyta Vivi Yanti Endiyono Endiyono, Endiyono Eva Oktoberyani Christy F. Silvi Dwi Mentari Fajriati, Hevi Hanifah Fitra Sawali Ainunnisa Fitri, Nur Maulidiya Fitriyani Fitriyani Fitriyani Gayuh Prasetyo Budi Hamami Alfasani Dewanto Hamami Alfasani Dewanto Hilmi, Mukhamad Rizal Husni Husni Ijabah, Nizzatul Istiqomah, Adilah Al Iva Dewi Lestariningsih Kamal, Aji Puja Nur kurniawan, rahmat adi Liana Anggraeni, Liana Malika, Malika Meilani, Alen Fadila Mintaraga Eman Surya, Mintaraga Eman Muarrif, Samsul Muhammad Anang Firmansyah Mustofa, Yongki Fajar Musyaffa, Akhdan Naffis N. Hanafi Nabil, Imam Chaerul Nada Kholifah Nisa, Syifa Adzka Novita Novita Nururrahmah, Dyatri Oetami Dwi Hajoeningtijas Oktaviani, Elisa Pambudi, Asidqo Kurnia Luhur Pradina, Yayu Setyani Pradita, Mufidah Putri Purwanto, Agus Mulyadi Putri, Adinda Indira Pratama Putri, Nadia Khasanah Rachmawati, Yuni Rafi, Alicia Rakhmawati, Anton Dwi Regawa Bayu Pamungkas Rijal, Muhammad Azharul Rizki, Nafamah Rusman, Ade santosa, Arif Prashadi Sari, Safira Ananda Mustika Septrian, Doni Setiadi, Ruqil Akmal Putra Siti Rusdiana Syaukani Syaukani Syaukani Syaukani Ulfa, Nadia Nabila Winata, Tri Aldi Windi Haristia Yosefin Ari Silvianingsih Yuda, Sabik Husni Maula Yuniarista, Lulu Dwi Zulfa, Adzra Tsabita