Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Formula Optimization Of Orally Disintegrating Tablet Piroxicam with Superdisintegrant Pregelatinized Cassava Starch and Kollidon® CL prayoga fery yuniarto
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 4 No 2 (2021): March 2021
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Piroxicam is a non steroidal anti inflammatory drug (NSAID) has poor solubility with delayed onset of action. This can be overcome by created drug delivery systems capable of accelerating the disintegration and dissolution of the tablet piroxicam as Orally Disintegrating Tablets (ODT). The combined of pregelatinized cassava starch and Kollidon® CL as superdisintegrant is expected to generate ODT piroxicam with good physical properties. Optimization by simplex lattice design method was applied to optimize ODT piroxicam. The optimum area was determined using superimposed contour plot of hardness, friability, wetting time, disintegration time, and dissolution at 3 minute used Design Expert software. The result showed that optimum of ODT piroxicam with optimum physical properties was pregelatinized cassava starch 12,13 mg Kollidon® CL 5,87 mg.
FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK LOTION SARI TOMAT (Solanum lycopersicum L) SEBAGAI ANTIOKSIDAN: Formulation and Physical Quality Test Of Lotion Sari Tomatic (Solanum Lycopersicum L) as an Antioxidant Siska Ayu wardani; prayoga fery yuniarto; Charliandri Saputra wahab
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI)
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit secara alamiah telah berusaha untuk melindungi diri dari kekeringan dan radikal bebastetapi antioksidan endogen yang terdapat dalam tubuh tidak mencukupi mengatasi efek radikal bebas yang terlalu banyak sehingga radikal bebas tersebut dapat mengakibatkan kerusakan sel. Diketahui tomat (Solanum lycopersicum L.) mempunyai sumber utama yaitu likopen, suatu komponen aktif yang berperan sebagai antioksidan. Salah satu upaya untuk menangkal radikal bebas adalah dengan penggunaan lotion yang digunakan untuk perawatan kulit, menjaga kelembapan kulit dan mengatasi kerusakan kulit misalnya bersisik, keriput dan kering yang diakibatkan oleh radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sari Tomat sebagai bahan aktif terhadap mutu fisik dan aktivitas antioksidan sediaan lotion sari tomat. Konsentrasi sari tomat yang digunakan yaitu 5%, 10% dan 20%. Evaluasi untuk formulasi lotion sari tomat adalah uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji viskositas. Penentuan aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode peredaman radikal bebas DPPH dengan menghitung nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga formulasi mempunyai karakteristik yang baik pada uji mutu fisik. Pada uji mutu fisik lotion dengan penambahan sari tomat 5%, 10% dan 20% tidak memberikan pengaruh perbedaan pada uji organoleptis dan uji homogenitas, sedangkan pada uji mutu fisik yang meliputi uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji viskositas terdapat pengaruh perbedaan yang bermakna. Berdasarkan uji aktivitas antioksidan lotion sari tomat menunjukkan bahwa, FIII memiliki aktivitas paling kuat kemudian diikuti oleh FII, dan FI berturut-turut adalah 25,16 ppm, 37,09 ppm, dan 47,10 ppm dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penambahan konsentrasi sari tomat pada lotion terdapat perbedaan bermakna terhadap aktivitas antioksidan. 
EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL UNTUK ANTIDIABETES PADA MASYARAKAT DI DESA SELOSARI KABUPATEN KEDIRI Nur Fahma Laili; Datin An Nisa Sukmawati; Neni Probosiwi; Tsamrotul Ilmi; Mujtahid Bin Abd Kadir; Prayoga Fery Yuniarto; Sri Haryuni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.401-406

Abstract

Diabetes mellitus tipe 2 merupakan peringkat penyakit terbesar keempat tertinggi di Indonesia. Penyakit diabetes mempengaruhi fungsi normal tubuh dalam mengendalikan glukosa sehingga dapat menyebabkan seseorang terganggu masalah sistem kesehatan tubuh. Sehingga upaya pencegahan kesehatan penyakit ini sangat penting.  Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman pengetahuan tentang penyakit diabetes mellitus dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai ramuan untuk penyakit diabetes mellitus. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode edukasi dengan sasaran adalah masyarakat di desa selosari kecamatan kandat kabupaten kediri. Pada tahap awal dilakukan sesi pretes. Dilanjutkan tahap pelaksanaan dilakukan edukasi  terkait pengetahuan penyakoit diabetes mellitus dan pemanfaatan tanam herbal. Pada tahap akhir dilakukan post tes.  Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat sebelum dilakukan edukasi yaitu sebesar 40% meningkat setelah dilakukan edukasi sebesar 70%.
Edukasi Peluang Dan Tantangan Terkini Pharmacist Dengan Distruksi di Industri Farmasi Fendy Prasetyawan; Mujtahid Bin Abd Kadir; Nur Fahma Laili; Prayoga Fery Yuniarto; Datin An Nisa Sukmawati; Arifani Siswidiasari; Neni Probosiwi; Tsamrotul Ilmi; Elsa Mahardika Putri; Yuneka Saristiana; Okky Intan Mawarni; Winartiana; Nimas Ayu Rahardini; Anis Akhwan Dhafin
Khidmah Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/ghy9th25

Abstract

Tingkat pengangguran yang meningkat setiap tahunnya membuat masyarakat mencari sumber informasi dengan tujuan memperoleh dan mendapatkan lapangan pekerjaan, yang dapat dicapai dengan menempuh pendidikan perguruan tinggi. Jurusan farmasi merupakan jurusan yang banyak diminati karena memiliki prospek yang biak kedepannya dan salah satu jurusan populer. Seorang farmasis dapat bekerja disektor industri, indonesia memiliki sebanyak 230 industri farmasi. Dengan jumlah industri yang banyak sehingga industri farmasi membutuhkan banyak tenaga kerja, terutama tenaga farmasi yang profesional. Selain peluang kerja di indsutri farmasi namun di era industri 4.0 ini tantangan yang dihadapi semakin besar, sehingga farmasis harus meningkatkan pengetahuan untuk mengimbangi teknologi yang terus maju. Oleh karena itu diperukan pengetahuan untuk meningkat wawasan terkait indutri farmasi.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mendorong mahasiswa farmasi agar dapat bekerja di industri farmasi dan memberikan gambaran tentang industri farmasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di gedung AULA FIK Universitas Kadiri hari sabtu, 20 April 2024. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias mengikuti acara, terlihat dari keikutsertaan mereka dalam mengikuti acara dari awal hingga akhir dan mengajukan pertanyaan selama sesi kuliah pakar berlangsung.Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dinilai berpotensi membantu menginspirasi, mendorong dan informasi bagi mahasiswa farmasi untuk berkarir di industri farmasi.