Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Efektivitas Pelatihan Kader Posyandu dalam Pengisian Buku KMS di Posyandu Remaja Klaten Nur Hidayah; Tria Puspita Sari; Annisa Cesaaria
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 11 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/jik.v11i2.283

Abstract

Background:One of the duties of Posyandu cadres in Posyandu activities is to keep records. Conditions in the field are that there are still many posyandu cadres who do not know how to fill in the KMS book. So far, the cadres have received training on the MCH Handbook. The approach used is conventional. Purpose:This study aims to determine the effectiveness of training for youth posyandu cadres in completing the MCH handbook. Methode: This type of research is pre-experimental, with a one-group pre-test-post-test group design. The population in this study were all posyandu cadres in Lemahireng Pedan Klaten Village, consisting of 10 people. Sampling technique with total sampling. Result: Data analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test, obtained P = 0.006 (p <0.05) so that there is a significant difference in the knowledge of cadres before and after being given training in filling out the Health Card book (KMS). Keywords: Training, Cadre, KMS Book
Pengaruh Minum Ferro Sulfat sebagai Upaya Mengurangi Anemia Remaja Putri Anik Sulistiyanti; Aisyah Elga Saputri; Tria Puspita Sari
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1644

Abstract

Anemia adalah salah satu kondisi kekurangan darah yang dibawah normal yang bersumber dari Organisasi Kesehatan Dunia yaitu kadar Haemoglobin dengan < 12 gr/dl. Remaja di Indonesia menghadapi masalah kesehatan yang cukup banyak diantaranya kekurangan gizi mikronutrien dalam tubuh yaitu perempuan  lebih banyak 23 persen mengalami anemia dengan menunjukkan bahwa remaja putri setiap bulannya mengalami periode menstruasi dengan lama menstruasi antara 3 sampai dengan 7 hari. Metode dengan jenis penelitian secara kuantitatif yaitu Pre-Eksperimental dalam bentuk desain one group pre-test and post-test. Sampel penelitian yang bersedia 35 responden remaja putri di desa Masaran Sragen. Cara mengumpulkan data sekunder dengan melakukan pre dan post minum tablet Fe durasi satu bulan dan selanjutnya diukur kadar haemoglobin. Untuk analisis data menggunakan analisis univariat dengan sebagian besar 25 orang remaja dengan umur kategori remaja tengah dan jumlah 28 remaja terkena anemia. Data yang diperoleh secara analisis bivariat sebelum perlakuan minum Fe kadar haemoglobin remaja putri 10,69 gr/dl, dengan selisih 01,51 gr/dl didapatkan setelah minum Fe 12,20 gr/dl selanjutnya hasil nilai p=0,001 <  dari nilai 0,05 yang diuji secara Paired Samples T-Test maka penelitian ini terdapat pengaruh minum Ferro Sulfat dalam upaya mengurangi anemia untuk remaja putri.
Efektivitas Pelatihan Kader Posyandu Dalam Pengisian Buku KMS Di Posyandu Remaja Klaten Nur Hidayah; Tria Puspita Sari; Annisa Cesaaria
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science)
Publisher : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/pdbkxe21

Abstract

Background:One of the duties of Posyandu cadres in Posyandu activities is to keep records. Conditions in the field are that there are still many posyandu cadres who do not know how to fill in the KMS book. So far, the cadres have received training on the MCH Handbook. The approach used is conventional. Purpose:This study aims to determine the effectiveness of training for youth posyandu cadres in completing the MCH handbook. Methode: This type of research is pre-experimental, with a one-group pre-test-post-test group design. The population in this study were all posyandu cadres in Lemahireng Pedan Klaten Village, consisting of 10 people. Sampling technique with total sampling. Result: Data analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test, obtained P = 0.006 (p <0.05) so that there is a significant difference in the knowledge of cadres before and after being given training in filling out the Health Card book (KMS). Keywords: Training, Cadre, KMS Book
Kerja Cerdas Posyandu Remaja Gemastif Lemahireng Pedan Klaten Hidayah, Nur; Tria Puspita Sari; Annisa Cesaaria
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1493

Abstract

Remaja merupakan usia kritis untuk memasuki masa dewasa, karena remaja dipandang sebagai suatu masa di mana individu telah mencapai kematangan dalam proses perkembangannya. Kader kesehatan posyandu remaja yang memberikan penyuluhan kepada remaja adalah dari remaja itu sendiri yang sudah mendapatkan pembinaan dari puskesmas yang mempunyai ilmu yang cukup tentang kesehatan remaja. Berdasarkan studi pendahuluan peneliti, kader posyandu yang belum pernah mendapatkan pelatihan tentang pengisan Kartu Menuju Sehat. Tujuan dari pengabdian PKM ini adalah memberikan edukasi kepada Kader posyandu remaja dalam pengisian buku KMS pada saat kegiatan posyandu remaja. Metode pelaksanaan dengan melakukan pelatihan kepada kader posyandu sebagai berikut: menyiapkan materi pelatihan pengisian KMS posyandu Remaja, melakukan pre dan post test tentang materi buku KMS posyandu Remaja sebelum dan sesudah penyampaian pelatihan, langkah selanjutnya adalah pelatihan pengisian buku KMS pada kader Posyandu Remaja, Selanjutnya diskusi Tanya jawab, dilajutkan tim melakukan evalusi terkait materi yang telah disampaikan dan mengevaluasi tindak lanjut dari peserta yang hadir. Hasil dari kegiatan pelatihan didapatkan adanya peningkatan rata – rata pengetahuan kader posyandu saat pre test dengan post test sebesar 8,3%. Simpulan dari Kegiatan Pengabdian masyarakat adalah pentingnya pelatihan kader posyandu remaja dalam rangka mewujudkan kerja cerdas posyandu remaja.
Pengetahuan Remaja Mengenai Kesehatan Reproduksi Di Posyandu Remaja RT 002 RW 023 Nusukan Banjarsari Surakarta Puspita Dewi, Wiwik; Puspita Sari, Tria; Pratiwi, Rina
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 19 No. 1 (2021): Jurnal PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v19i1.84

Abstract

Pengetahuan seseorang tentang kesehatan reproduksi sangat penting, karena jika seseorang tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang kesehatan reproduksi, mereka akan mengabaikan kesehatan reproduksinya dan membahayakan dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional. Populasi yang diambil dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini didapatkan karakteristik responden sebagian besar berusia antara 15-19 tahun, pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja cukup. Dalam hal ini dapat dikatakan masih perlunya tindak lanjut dalam memberikan informasi atau pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja.
Penguatan Pendidikan sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kemampuan Jasmani bagi Anak Pekerja Migran di Sanggar Bimbingan Malaysia Niehlah, Anis Rohadatul; Jufriansah, Adi; Khusnani, Azmi; Fauzi, Irfan Miftahul; Sari, Tria Puspita
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 3, No. 2, Oktober 2023
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56972/jikm.v3i2.127

Abstract

Penguatan pendidikan perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat membantu mencapai suatu kompetensi. Hal ini bersesuaian dengan peraturan Internasional yang menyatakan bahwa setiap manusia memiliki hak memperoleh pendidikan. Namun hal ini terbentur ketika dihadapkan dengan kasus untuk usia sekolah warga imigran yang sedang mencari suaka di Malaysia. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan pendidikan sebagai upaya peningkatan kemampuan jasmani anak pekerja migran di sanggar bimbingan Malaysia selama penerjunan Kuliah Kerja Nyata kemitraan internasional program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah berlokasi di Sanggar bimbingan Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia Klang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Adapun teknik pengambilan data dalam penelitian ini melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data diperoleh dari studi pendahuluan terkait kondisi pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani. Analisis data kualitatif ini menggunakan analisis Miles dan Hubermen yaitu reduksi, penyajian dan verfikasi data. Pada kegiatan kuliah kerja nyata kemitraan Internasional, peneliti mendalami dan mengamati kegiatan belajar dan mengajar pendidikan jasmani. Peneliti menyimpulkan kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani kurang terstruktur dan sistematis serta pendidik kurang berkompeten dibidang pendidikan jasmani sehingga akan mengpengaruhi peningkatan kemampuan jasmani anak.
Pengaruh Baby Massage terhadap Berat Badan dan Perkembangan Balita Rusiana Sri Haryanti; Puspita Sari, Tria; Puspita Dewi, Wiwik
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 22 No. No 2 (2024): Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa golden periode merupakan masa penting dalam perkembangan anak. Salah satu cara untuk merangsang perkembangan dengan pemijatan pada anak (baby massage). Baby massage merupakan pengungkapan rasa kasih sayang antara orang tua dengan anak lewat sentuhan pada kulit. Baby massage bermanfaat untuk mengurangi masalah pada anak, seperti susah tidur, berat badan kurang/ tidak meningkat, sakit persendian, gangguan dalam perkembangan dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh baby massage terhadap berat badan dan perkembangan balita. Metode pada penelitian ini menggunakan desain penelitian preexperimental, dengan rancangan penelitian one group pretest – posttest design. Pengambilan sample menggunakan teknik purposive dengan jumlah 50 responden. Pengukuran berat badan dilakukan menggunakan timbangan digital, sementara perkembangan balita dinilai menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Uji analisis Frieman, didapatkan hasil nilai p= nilai p=0,000 (p<0,05) yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan berat badan anak pada bulan ke 1 , ke 2 dan ke 3, dengan demikian terapi pijat anak berpengaruh terhadap peningkatan berat badan balita. Hasil uji mcNemar mendapatkan nilai p=- (karena tidak ada variansi data) yang berarti bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan perkembangan anak Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh baby massage terhadap berat badan anak.
Pelatihan Duta UKS Dalam Meningkatkan Kesehatan Remaja Putri Di Boarding School Man 2 Surakarta Tria Puspita Sari; Nevia Zulfatunnisa; Eko Nugroho; Angela Syifa Anindya Faadihilah Purwanto; Romadhani Putri Wahyuningtyas
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v3i2.3127

Abstract

The complex reproductive health issues faced by teenagers and the suboptimal implementation of the School Health Efforts (UKS) triad at the high school level have a significant impact on the health of students, particularly in improving reproductive health and promoting a clean and healthy lifestyle (PHBS). Madrasah Aliyah 2 Surakarta (MAN 2 Surakarta) is a private Islamic-based school in the city of Surakarta that has a Boarding School program for girls located not far from the main building. Based on observations, the condition of the UKS room in the girls' boarding school building does not meet the general UKS standards and the management of the UKS triad is not optimal. The aim of this community service is to improve UKS management facilities as a means of optimizing health improvement through trained UKS ambassadors. The method applied in this community service consists of Situational Analysis (Problems), Solutions, and Implementation of UKS Ambassador Training. The results of this community service show that the students were very enthusiastic about participating in the UKS ambassador training and there was an increase in knowledge before (pre-test 86.6%) and after (post-test 94.6%) training by 5%.
Analisis Pengetahuan Dukun Bayi Terlatih dengan Pelaksanaan Perawatan Bayi Baru Lahir Sari, Tria Puspita; Maria, M
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan dukun bayi tidak bisa lepas dari kehidupan msyarakatyang jauh dari fasilitas kesehatan dan pentingnya memahami aspekpsikologis dan sosiokultural pada ibu hamil dan yang akan bersalin.Dukun bayi merupakan sebuah ilmu turun temurun yang didasarkanpada pengalaman saja tanpa didasari ilmu praktek yang jelas,pengetahuan tentang fisiologi dan patologi dalam perawatan bayi barulahir sangat terbatas, jika timbul komplikasi dukunsecara medis belummengetahui penanganan yang tepat.. Dukun bayi di PuskesmasJuamantono Karaganyar terdapat 12 orang yang aktif melakukanperawatan bayi baru lahirselama 0-7 hari, masyarakat mengetahuikunjungan neonatal dilakukan tenaga kesehatan, namun karena dukunbayi dianggap tidak hanya memberi pertolongan teknis melainkanemotional security kepada ibu lewat doa dan sudah menjadi tradisi.Tujuan penelitian untuk menganalisa pengetahuan dukun bayi terlatihdengan pelaksanaan perawatan bayi baru lahir. Metode penelitianmenggunakan metode korelasi dan jenis penelitian kuantitatif dengantehnik sampilng total sampling sebanyak 12 dukun bayi di PuskesmasJumantono Karanganyar. Instrumen penelitian ini menggunakankuesioner, data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ChiSquare. Hasil : Tingkat pengetahuan responden dalam kategori baikyaitu (83,3%). Pelaksanaan perawatan bayi baru lahir menunjukkanresponden melaksanakan perawatan bayi baru lahir yaitu (83,3%).Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan Chi Squaremenunjukkan data bahwa nilai sig (0.014) <? (0,05) jadi H0 ditolak.Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara tingkatpengetahuan dukun bayi terlatih dengan pelaksanaan perawatan bayibaru lahir.
KETRAMPILAN KADER POSYANDU BALITA TENTANG STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) Sari, Tria Puspita; Haryanti, Rusiana Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan balita berlangsung sangat cepat sebagai landasan perkembangan berikutnya yang menentukan masa depan anak. Sekitar 5-10% anak di bawah 5 tahun diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Sebagian besar balita dapat mengalami masalah perkembangan apabila tidak dilakukan pemeriksaan dengan instrument standar. Pemantauan tumbuh kembang anak usia dini merupakan bagian dari tugas kader posyandu.. Pemantauan tumbuh kembang balita merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas anak dan merupakan salah satu program dari Kemenkes RI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketrampilan kader posyandu balita tentang Stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) Desain penelitian yang digunakan adalah diskriptif kuantitatif , dengan pengambilan sample total sampling dari kader posyandu balita Margi sehat 1 dan 2 RW 04 Kadipiro Surakarta yang berjumlah 21 responden. Instrument penelitian berupa ceklist dan analisis yang digunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan 21 kader (100%) mempunyai ketrampilan kurang. Ketrampilan kader tentang SDIDTK dinyatakan kurang karena kader tidak melakukan pemantauan tumbuh kembang secara lengkap, yaitu hanya melakukan sebatas pengukuran berat badan dan tinggi badan. Pengukuran SDIDTK yang dilakukan oleh kader sesuai standar penilaian tumbuh kembang yaitu pengukuran BB, TB, Lingkar kepala, KPSP,TDD dan TDL. Kesimpulan ketrampilan kader tentang SDIDTK dinyatakan kurang sehingga diharapkan adanya pelatihan dan pendampingan kader dalam pemantauan SDIDTK.