Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG SISTEM RUJUKAN PELAYANAN KESEHATAN DI MUSHOLA MUJAHIDDIN JLN.KARYA SATU, DOKAGU KELURAHAN AIR DINGIN, KECAMATAN BUKIT RAYA, KOTA PEKANBARU Wiwik Suryandartiwi; Marian Tonis; Muhammad Firdaus
Awal Bros Journal of Community Development Vol 5 No 1 (2024): Awal Bros Journal of Community Development
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/abjcd.v5i1.408

Abstract

The health service referral system is the organization of health services that regulates the reciprocal delegation of duties and responsibilities for health services, both vertically and horizontally. A referral system is required for patients who are participants in health insurance or social health insurance and health service providers. In this article the author describes the community service activities that have been carried out to increase public understanding of the health service referral system. Community service activities carried out in the Karya 1 dokagu area, Bukit raya District use lecture, discussion and question and answer methods. As for the results of this community activity, the community has been able to understand the health service referral system. This activity can also increase public enthusiasm or awareness in health checks and increase public awareness of healthy living
Sosialisasi Aplikasi Pencarian Layanan Fisioterapi berbasis Android di Desa Teratak Buluh Bobi Handoko; Alfitri Yana Yunita; Muhammad Firdaus
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i1.1586

Abstract

Keterbatasan akses informasi layanan fisioterapi masih menjadi permasalahan di wilayah pedesaan, termasuk Desa Teratak Buluh. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi Android sebagai sarana pencarian layanan fisioterapi yang terdekat dan terpercaya. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi penggunaan aplikasi, serta diskusi interaktif dengan peserta. Data kegiatan diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu memahami fungsi aplikasi dan cara penggunaannya dengan baik serta menunjukkan minat dalam memanfaatkan teknologi mobile untuk kebutuhan kesehatan. Aplikasi dinilai mudah digunakan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi digital kesehatan dan berpotensi memperluas akses layanan fisioterapi di wilayah pedesaan.
PENERAPAN WEBSITE PENCARIAN APOTEK TERDEKAT DENGAN FITUR KETERSEDIAAN OBAT BAGI MASYARAKAT Marian Tonis; Abdul Zaky; Wulan Patricia; Danil Hulmansyah; Muhammad Firdaus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.52414

Abstract

Kesulitan masyarakat dalam memperoleh informasi lokasi apotek terdekat dan ketersediaan obat masih menjadi permasalahan yang berdampak pada keterlambatan penanganan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan solusi melalui penerapan website pencarian apotek terdekat yang dilengkapi fitur informasi ketersediaan obat. Program ini bertujuan meningkatkan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat Desa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, sekaligus memperkuat literasi digital kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan website berbasis lokasi, sosialisasi dan pelatihan penggunaan kepada masyarakat, uji coba lapangan bersama apotek mitra, serta evaluasi efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat, dengan 90% peserta menyatakan website sangat membantu dalam mencari obat dan 85% mampu mengoperasikannya secara mandiri. Apotek mitra juga memberikan respons positif karena sistem membantu meningkatkan transparansi informasi obat. Hambatan utama berupa partisipasi awal masyarakat yang rendah dan keterbatasan waktu apotek dalam pembaruan data dapat diatasi melalui komunikasi intensif serta penyediaan panduan penggunaan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan akses layanan kesehatan berbasis teknologi dan mendorong integrasi digital di lingkungan masyarakat. Program ini menunjukkan potensi pengembangan lanjutan menuju aplikasi mobile untuk pemanfaatan yang lebih luas