Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Contekstual Teaching And Lerning (CTL) Untuk Meningatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Matriks Siswa Kelas X SMA Negeri 9 Halmahera Timur Nurlaila H Tasanif; Asmira Sudiman
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 2 No 2 (2021): JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika ( Edisi Juli - Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5717469

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Teaching And Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Matriks Siswa Kelas X SMA Negeri 9 Halmahera timur.Pengunaan model pembelajaran CTL merpakan alternative penelitian dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Sma Negeri 9 Halmahera Timur.Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi matriks matematika.Sedangkan tujuan dalam penelitian dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa padam aterimatriks matematika. Penelitian ini mengunakan penilitian (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat siklusyaitu: perencanaankegiatan, pelaksanaan kegiatan,pengamatan dan refleksi. Sasaran dalam penilitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 9 Halmahera Timur. Data yang di peroleh berupa hasil tes,dan lembaran observasi dalam kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan hasil analisis data di daptkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari data observasi awal ke siklus I sebesar 8,25%,dan dari siklus I ke siklus II 21,75%. Kesimpulan dari penilitian ini adalah pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran contekstuan teaching and learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SmaNegeri 9 Halmahera Timur,semester genap pada materim,atriksmatematika,serta model pembelajaran ini dapat di gunakan sebagai salah satua lternatif pembelajaran matematika.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Pecahan Siswa Kelas VII SMP Islam 2 Kota Ternate Nurlaila H Tasanif; Asmira Sudiman
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 3 No 1 (2022): JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika ( Edisi Januari- Juni 2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.6616758

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatakan Hasil Belajar Matematika pada materi pecahan Siswa SMP Islam 2 Kota Ternate Kelas VII, merupakan jdul dari penelitian ini. Masalah poko dalam penelitian ini yaitu apakah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran matematika materi pecahan di SMP Islam 2 Kota Ternate pada siswa kelas VII. Subyek dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMP Islam 2 Kota Ternate dengan jumlah 18 siswa, yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 9 siswi perempuan. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu menggunakan tes yang terdiri dari tes awal, tes siklus I dan tes siklus I, dan barengi dengan observasi yang di lakukan kepada guru dan kepada siswa. Setalah melaksanakan penelitian peneliti melakukan analisis data, dari hasil analisis data tersebut diperoleh bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP Islam 2 Koat Ternate Kelas VII. Dengan data pencapaian sebagai berikut, pada siklus I prosentase keaktifan belajar sebesar 68,3% dan prosentase ketuntasan klasikal sebesar 50%, dan sikluus II mmengalami peningkatan keaktifan sebesar 90% dengan ketuntasan klasikal sebesar 88%.Melalui model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP kelas VII pada materi operasi perkalian pecahan semester ganjil tahun pelajaran 2021. Pada siklus I ini nilai rata-rata yang diperoleh siswa masih 55,5 dengan ketuntasan kalsikal 50%, pada siklus II nilai rata-rata lebih meningkat menjadi 82,7 dengan ketuntasan klasikal sebesar 88%.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Operasi Pecahan Asbar Jamin; Asmira Sudiman
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 3 No 2 (2022): JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika ( Edisi Juli - Desember 2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7416681

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah persentase kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika pokok bahasan pecahan di kelas VII SMP islam samargalila labuha dan faktor apa saja untuk mengurangi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pacahanadapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika pokok bahasan pecahan serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan-kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pecahan metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, instrumen yang digunakan adalah tes uraian yang terdiri dari 4 soal. sebagai populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas vii b smp islam samargalila labuha tes yang digunakan untuk penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan-kesalaha yang dilakukan siswa dalam menyelesikan soal-soal operasi pecahan, data yang behubungan dengan penyelesain soal-soal operssi pecahan dapat diperoleh melalui tes yang dan kemudian hasilnya di diberikan kemudian hasilnya dianalisis selain tes yang digunakan ada juga wawancara yang tujuannya adalah untuk menganalisis serta mencari tahu penyebab kesalahan-kesalahan siswa tersebut data didapat dari hasil tes yang di analisis melalui presentase tingkat penguasaan hasil siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada tes. setiap siswa masih sering melakukan kesalahan pada tahap- penyelesaian sial. karena siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep, operasi dan prosedur untuk menyelesaikan soal tes yang diberikan Oleh Guru.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Photomath Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Dalam Pembelajaran Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Thalib, Faradila; Jaya, Risal Abu; Sudiman, Asmira
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 2 (2024): Juli - Desemeber 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v5i2.623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pemahaman siswa dalam memamahi matematika berdasarkan pemakaian aplikasi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan menggunakan metode True Experimental Design yaitu Posttest-Only Control Design. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diolah dari nilai posttest diketahui bahwa terjadi perbedaan rata-rata pemahaman konsep matematis siswa dengan yang menggunakan Aplikasi Photomath dan yang tanpa menggunakan Aplikasi Photomath melainkan Powerpoint pada Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Dari hasil yang telah diperoleh pengaruh penggunaan Aplikasi Photomath memberikan pengaruh sebesar 93,3% dengan kategori tinggi.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Ditinjau Dari Teori Poliya Materi Persamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel Siswa Kelas VII B SMP Negeri 47 Halmahera Selatan Rifai, Nurnisa M.; Sudiman, Asmira
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v5i1.730

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (a) Kesalahan yang sering dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. (b) Faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIB SMP Negeri 47 Halmahera Selatan. Pengumpulan data di lakukan dengan metode tes soal dan wawancara. Dalam penelitian ini ada beberapa kesalahan yang di alami siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel siswa kelas VII B SMP Negeri 47 Halmahera Selatan. Kesalahan tersebut adalah: (1) Kesalahan dalam memahami soal cerita, (2) kesalahan dalam menentukan model matematikanya, (3) kesalahan dalam menentukan rumus. Dalam penelitian ini peneliti menemukan sebanyak 10 siswa tidak memahami soal cerita. Dimana mereka tidak mampu dalam mengidentifikasi atau menentukan ide pokok yang terkandung dalam soal cerita. Di mana ke – 10 siswa tersebut dalam menyelesaikan soal tidak menuliskan ditanya dan diketahui. Kemudian ada sebanyak 9 siswa yang mengalami kesalahan menentukan model matematika. Kesalahan menentukan model matematika adalah kesalahan di mana siswa dalam mengubah soal cerita ke dalam bentuk model matematika. Ada sebanyak 5 siswa yang mengalami kesalahan dalam menentukan atau menggunakan rumus saat pengerjaan atau menyelesaikan soal cerita. Kesalahan menentukan rumus adalah kesalahan dimana siswa bingung dalam menentukan rumus mana yang mau di gunakan dalam proses penyelesaian soal cerita.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal Cerita ditinjau dari Teori Pemrosesan Informasi Sudiman, Asmira; Habsyi, Rusdyi
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2024): October - December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.2114

Abstract

Komunikasi matematis penting dalam pembelajaran matematika karena kemampuan ini dijadikan dasar untuk memecahkan masalah melalui pengelolaan informasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal-soal cerita khususnya ditinjau dari teori pemrosesan informasi. Kami menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dimana sebanya 78 siswa yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Kami menggunakan instrumen berupa soal tes, dan wawancara yang dikolaborasikan dengan komponen teori pemrosesan informasi yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori sangat baik dan baik berada pada komponen teori pemrosesan informasi secara lengkap, yaitu: attention, perception, retrieval, dan encoding, sedangkan siswa kategori cukup berada pada attention dan perception. Sedangkan siswa kategori kurang dan sangat kurang tidak mampu mengelola informasi yang diberikan. Temuan dalam penelitian ini adalah siswa yang kemampuan komunikasi matematis kategori sangat baik dan baik, mempunyai kemampuan dalam menghubungan informasi lama dan informasi baru untuk menentukan strategi dalam menyelesaikan masalah dengan baik dan tepat. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan pengukuran kemampuan komunikasi matematis siswa pada siswa berkepribadian Adversity Quotient.
The Creative Thinking Process of Students with Adversity Quotient Personality and Metacognition Level in Solving Open-Ended Problems Reviewed from the Information Processing Theory Habsyi, Rusdyi; Sudiman, Asmira; Ikram, Muhammad; Saleh, Rusmin R.M.; Triyono, Ageng; La Nani, Karman
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.7678

Abstract

The issue of creative thinking encompasses various contexts, including those about Adversity Quotient students, necessitating further elucidation of the problem to ascertain students' metacognitive levels. This research constitutes a qualitative descriptive exploratory study aimed at delineating the creative thinking process of students, with a focus on students' Adversity Quotient and metacognition levels, as examined through the lens of information processing theories. The study participants were 29 students from the 11th grade of SMA. The research methodology involved administering tests to students, with subsequent analysis of the results utilizing the exploratory descriptive method, wherein the researcher categorized students based on their Adversity Quotient and metacognition levels. Data collection in this study employed instruments in the form of open-ended questions and interview guidelines. Initial test results revealed that seven students could provide comprehensive answers to the questions, nine offered partial responses, and 13 did not respond. Further analysis of the test results indicated that one subject classified as the "climbers" type exhibited the reflective use level of metacognition, one subject of the "campers" type demonstrated the semi-reflective use level of metacognition, and one subject of the "quitters" type displayed the tacit use level of metacognition.