Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategi Apresiasi Seni Pada Pembelajaran School Visit di Masa Pandemi Alfian Eko Widodo Adi Prasetyo
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/njpi.2021.v1i3-3

Abstract

Learning carried out in the midst of the Covid 19 pandemic has many obstacles in the implementation process, especially for early childhood. Learning that is done online is now trying to be applied to AUD education in schools. Educators try to provide solutions to deal with learning in the midst of a pandemic. One of them is the application of School Visits and appreciative learning. This study aims (1) to determine the results of the application of the School Visit learning method (2) to determine the learning process of art appreciation given to students. The research method used is qualitative. With observation data collection techniques, interviews, and study of learning documents. The subjects of this research are educators and parents of AZ-ZAHRA ISLAMIC Kindergarten students. The results showed that the School Visit learning model was able to build a child's learning stimulus. Meanwhile, learning using art appreciation forms can encourage children to be more attractive and creative in learning. The learning techniques applied to the School Visit model make it easier for teachers, students and parents to catch up and communicate material in the midst of a pandemic. The supporting factors for the School Visit learning process and art appreciation are educators, student characteristics, goals, situations and infrastructure that support the learning process in the midst of a pandemic.
PENDAMPINGAN GURU DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI MIS AL-ISLAM TEMPEL Alfian Eko Widodo Adi Prasetyo; Andhika Yahya Putra; Anita Ekantini; Inggit Dyaning Wijayanti; Shinta Melia Khorini'mah
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.10139

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan peningkatan mutu pembelajaran guru di era 4.0. Hal ini selaras dengan tujuan pemerintah untuk terus meningkatkan kinerja guru melalui berbagai upaya, baik melalui program pendampingan atau penerapan kurikulum nasional. Proses kerja guru berkualitas dapat memengaruhi proses belajar siswa, tingkat kelulusan, dan capaian pendidikan. Pengabdian ini menggunakan pendekatan yang menerapkan open minded. Untuk mempersiapakan itu semua, pendidik di MI AL Islam Tempel tidak cukup jika hanya fokus pada kebutuhan material semata. Guru harus fokus terhadap peningkatan kompetensi dan softskill individu dalam mengikuti perkembangan pendidikan 4.0. Pengabdian ini memberikan deskripsi tentang bagaiaman pendampingan terhadap mutu pembelajaran dan guru sangatlah penting. Pendampingan ini memberikan solusi bagi guru MIS AL-Islam Tempel untuk dapat memahami beberapa komponen dalam peningkatan mutu pembelajaran, diantaranya (1) Guru memiliki komitmen kepada peserta didik dan meningkatkan proses belajar kreatif peserta  didik. (2) Menguasai secara intens terhadap materi mata pelajaran serta metode pengajaran kepada peserta didik. (3) Bertanggung jawab mengontrol hasil belajar peserta didik melalui kegiatan evaluasi, (4) Mampu berfikir sistematis tentang apa yang dilakukan, (5) Belajar dari pengalaman tentang job, carrier, dan calling sebagai guru.
PEMBERDAYAAN USAHA MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ROTI MANIS DAN ROTI GEMBONG DI PADUKUHAN BLEKIK Alfian Eko Widodo Adi Prasetyo; Shinta Melia Khorini'mah; M Anarda Wiguna; A Nurul Fauziah
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.1121

Abstract

Pengabdian yang dilaksanakan oleh KKN Tematik 108 UIN Sunan Kalijaga kelompok 15 bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang kuliner guna meningkatkan perekonomian khususnya di masyarakat Padukuhan Blekik, Kelurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman. Pengetahuan dan keterampilan yang diberikan untuk masyarakat yaitu pembuatan roti gembong dan roti manis. Kegiatan pelatihan roti pada rangkaian program KKN diselenggarakan pada tanggal 4 Agustus 2022, bertempat di halaman masjid Al-Huda Padukuhan Blekik. Sasaran peserta pelatihan adalah Ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan pemuda-pemudi Padukuhan Blekik. Metode yang digunakan meliputi kegiatan demonstrasi dan praktik membuat roti manis dan roti gembong, serta tanya jawab. Metode yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif. Hasil dari pengabdian ini berupa bertambahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat hingga bermanfaat untuk mengembangkan wirausaha.
Proses Penciptaan Seni Tari Untuk Anak Usia Dini Dalam Mengembangkan Kreativitas Mahasiswa PIAUD Anis Kumala Fasha; Alfian Eko Widodo Adi Prasetyo; Khamim Zarkasih Putro
Jurnal PG-PAUD Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran seni tari merupakan komponen penting dari stimulasi kreativitas. Pengintegrasian seni tari ke dalam pendidikan tidak hanya bermanfaat bagi upaya pelestarian seni tari tetapi juga pendidikan secara keseluruhan. Dalam pembelajaran seni tari dalam pendidikan, penting bagi mahasiswa untuk dapat berkreasi dan mencipta dengan baik karena hal ini akan membantu mereka menjadi calon guru yang kreatif dan inovatif sebagai pendidik profesional. Karena dibutuhkan imajinasi, ide, dan konsep untuk menciptakan karya seni, kreativitas adalah kunci dari pembelajaran seni tari karena mahasiswa dituntut untuk menghasilkan karya seni tari untuk anak usia dini yang baru dan orisinil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran seni tari prodi PIAUD yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengeskpresikan kreativitasnya dalam menciptakan karya tari sendiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran dan beberapa pustaka dengan informasi yang relevan tentang pembelajaran seni tari, kreativitas, dan pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian ini yaitu Tahap dalam penciptaan karya tari untuk anak usia dini melalui empat tahap, yaitu eksplorasi, improvisasi, Evaluasi dan pembentukan.Kata Kunci: Seni tari; Perkembangan kreativitas; Mahasiswa PIAUD; Anak usia dini 
Pemanfaatan Gamelan Digital sebagai Upaya Peningkatkan Kreativitas Mahasiswa PGMI Alfian Eko Widodo Adi Prasetyo; Rakanita Dyah Ayu Kinesti; Fajry Sub'haan Syah Sinaga
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v5i2.128

Abstract

Purpose: This study aims to see the increase in student creativity in SBDP courses on music art material. Involving 45 PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga students consisting of 2 rombel, and grouped in 1 experimental class and 1 control class. Method: The method used is quantitative discretive t test to see the comparison of experimental and control classes. Result and Discussion: Based on the results of the analysis and research hypothesis, it shows that learning SBDP digital music material has been proven to increase student creativity. Observation data obtained that before the action was taken there were 45% of students who had not increased their creativity and there were 55% of children who began to develop their creativity abilities. After taking action in cycles I, II and III, it was obtained that the increase in creativity ability in the experimental class was 67.45% and 22.12% in the control class. The results of this study can see the differences and creativity abilities of students in using smartphone technology in SBDP courses on the theme of digital gamelan music.
Peer Tutoring through an Ecoprint Project in Arts and Culture Learning at Madrasah Ibtidaiyah Alfian Eko Widodo Adi Prasetyo; Eny Kusumastuti; Zuraidah Abdullah; Fitri Yuliawati
MUDARRISA: Jurnal Kajian Pendidikan Islam Vol. 18 No. 1 (2026): Mudarrisa: Jurnal Kajian Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/mudarrisa.v18i1.4629

Abstract

Objectives: This research aims to test the effectiveness of peer tutoring through an ecoprint project to improving learning outcomes in arts and culture learning at Madrasah Ibtidaiyah (Islamic primary school) students. Method: The research employed a quantitative experimental design using a one-group pretest-posttest method. The sample comprised 47 students at Madrasah Ibtidaiyah. Data collection was carried out through structured peer tutor observations and performance-based assessment tests measuring students’ craft-making abilities. The collected data were analyzed using a Paired Sample T-Test and N-Gain calculations to determine the statistical significance and instructional impact. Results: The results of the Paired Sample T-Test showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), which indicated a statistically significant difference in students' project-making skills after peer tutor intervention, but the N-Gain score of 0.1717 (17.17%) indicated that the level of effectiveness of the peer tutor method was relatively low. Theoretical Contribution: This research found five steps to implementing peer tutoring through ecoprint projects in arts and culture learning. Hands-on mentoring and structured group presentations within an arts-based curriculum represent a new finding. The results of this research reinforce Islamic educational theory that emphasizes ta'awun (cooperation) and character building through practical engagement, and demonstrate the importance of designing appropriate peer tutoring methods in arts and crafts subjects. Implication: Peer tutoring in arts and culture learning can be implemented through five stages by taking into account adequate student readiness, balanced group composition, and active teacher guidance.