Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

MEMBANGUN PENANGKAP GERAKAN MANUSIA DENGAN MENGGUNAKAN 8 KAMERA UNTUK MENGHASILKAN MODEL ANIMASI 3 DIMENSI Hegarini, Ega; Satria, Haris; Wardijono, Bheta Agus
Prosiding KOMMIT 2014
Publisher : Prosiding KOMMIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motion Capture adalah merupakan sistem penangkap gerakan manusia.Penangkap gerakan ini akan menghasilkan gerakan animasi sesuai dengangerakan aktor. Dalam penelitian ini dijelaskan bagaimana membangun sistemmotion capture secara optis dengan menggunakan 8 buah kamera. Sistemdengan 8 kamera ini dapat menghasilkan animasi gerakan yang baik, denganmenempatkan sejumlah 34 marker pada baju aktor yang melakukan gerakan.Contoh gerakan yang dilakukan oleh aktor adalah gerakan tarian modern.
Workshop Branding dan Digital Marketing Lanjutan Dalam Pengembangan Kapasitas Kepemudaan di Sumatera Barat Satria, Haris; Purnomo, Eko; Afriwan, Hendra
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v2i2.542

Abstract

Pemuda merupakan warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun. Kepemudaan adalah berbagai hal yang berkaitan dengan potensi, tanggung jawab, hak, karakter, kapasitas, aktualisasi diri, dan cita-cita pemuda (Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2019). Workshop branding dan digital marketing lanjutan merupakan program kemitraan masyarakat (PKM) yang bertujuan mendorong peningkatan kapasitas pemuda terhadap branding dan marketing sehingga bermanfaat dalam pengembangan usaha. Adapun metode yang digunakan dalam workshop menggunakan pendekatan design thinking. Luaran dari workshop ini peserta mendapatkan ilmu baru yang nantinya dapat diimplementasikan terkait strategi branding dan digital marketing. Program ini kerjasama lanjutan dari Universitas Negeri Padang dan DPD KNPI Provinsi Sumatera Barat Tahun 2024.
Peningkatan SDM dan Pengembangan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Keterampilan Makrame Bagi Ibu-Ibu PKK Nagari Tanjung Bingkung Kabupaten Solok Aisyah, Siti; Sari, Dwi Mutia; Annisa, Syerlie; Satria, Haris
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 11 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerajinan makrame merupakan kerajinan yang terbuat dari benang dengan menggunakan teknik simpul menyimpul, sering disebut pula kerajinan handmade atau kerajinan tangan. Kelebihan lain kerajinan makrame yakni tentang variasi bentuk atau produk yang dihasilkan seperti gorden jendela, hiasan dinding, gantungan kunci, kursi gantung, gantungan pot bunga. Berdasarkan masalah yang muncul dari Ibu-ibu PKK di Nagari Tanjung Bingung adalah belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membuat produk yang memiliki nilai ekonomis. Program PKK dasawisma didominasi pada upaya pembinaan keluarga kecil, sehat dan sejahtera serta peran dan tanggung jawab orangtua dalam keluarga, keterampilan dibidang kerajinan yang akan mereka manfaatkan sebagai peluang usaha. Masalah lain yang muncul yaitu kurangnya pengetahuan Ibu-ibu PKK Nagari Tanjung Bingkung dalam teknik pemasaran agar produk yang telah dibuat di kelompok PKK bisa dipasarkan. Melalui kerajinan makrame dilakukan upaya peningkatan keterampilan ibu-ibu PKK serta pemberdayaan ekonomi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan SDM kelompok PKK di Nagari Tanjung Bingkung Kabupaten Solok membantu ibu-ibu dalam meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan keterampilan dibidang kerajinan makrame dengan melaksanakan pelatihan yang terukur dan terarah yang diberikan oleh instruktur sesuai dengan bidang masing-masing. Diharapkan setelah melaksanakan pengabdian ini dapat memberikan wawasan terhadap peserta.
Analisis Semiotika Bunker Jepang Pada Kawasan Gunung Padang Sebagai Strategi Pertahanan Wilayah Satria, Haris; Nabila, Elsa Farinsa; Salmaa, Aja Khayra Malieka; Kumala, Addina; Fadli, Raihanah Shabira; Arsha, Adam Maulana
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i6.998

Abstract

Kehadiran bunker Jepang di kawasan Gunung Padang merupakan peninggalan sejarah penting dari masa pendudukan Jepang di Indonesia, khususnya di Kota Padang. Struktur ini tidak hanya menyimpan nilai historis, tetapi juga menyiratkan makna simbolik yang dapat dikaji melalui pendekatan semiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna semiotik bunker Jepang tersebut sebagai representasi strategi pertahanan wilayah pada masa pendudukan Jepang. Pendekatan semiotik Ferdinand de Saussure digunakan untuk mengidentifikasi unsur penanda (signifier) dan petanda (signified) dalam arsitektur bunker. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan dokumentasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunker Jepang tidak hanya berfungsi sebagai struktur pertahanan militer, tetapi juga merepresentasikan simbol kekuasaan dan dominasi Jepang atas wilayah Kota Padang.
Identitas Visual Jajanan UMKM Es Jagung Viral Cisa Ilham, Rahmat; Satria, Haris
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 10 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Oktober 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i10.1249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang identitas visual bagi UMKM Es Jagung Viral Cisa sebagai upaya memperkuat citra merek dan meningkatkan daya saing di pasar. Identitas visual merupakan elemen penting dalam strategi komunikasi pemasaran karena berperan dalam membentuk persepsi konsumen terhadap suatu produk atau bisnis. Meskipun Es Jagung Viral Cisa telah berhasil membuka lima cabang di Kota Padang sejak tahun 2021 dan menunjukkan performa bisnis yang baik, namun aspek identitas visualnya masih belum terkelola secara konsisten, sehingga diperlukan perancangan ulang yang lebih terarah. Penelitian ini menggunakan metode Design Thinking yang terdiri atas lima tahapan, yaitu empathize, define, ideation, prototype, dan test. Melalui pendekatan ini, perancang berupaya memahami kebutuhan konsumen, mendefinisikan permasalahan, mengembangkan ide, membuat rancangan visual, dan melakukan pengujian terhadap hasil desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas visual yang dirancang memiliki karakter modern, sederhana, dan mudah diingat, sehingga mampu mencerminkan keunikan produk serta meningkatkan kepercayaan konsumen. Penerapan identitas visual baru pada berbagai media promosi juga diharapkan dapat memperkuat brand awareness dan memberikan nilai tambah bagi pengembangan bisnis Es Jagung Viral Cisa di masa mendatang.
Analisis Bentuk Atap Limas pada Gedung Bank Indonesia Menggunakan Pendekatan Semiotika Roland Barthes Satria, Haris; Rahman, Muhammad Adib; Ferdiansyah, Rio; Rahali, Muhammad Alfajri
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4708

Abstract

The Memorabilia Building “De Javasche Bank” of Bank Indonesia in Padang currently functions as a historical architectural museum, which formerly served as the economic center of West Sumatra. This study aims to analyze the historical architectural elements of the building, particularly the pyramidal roof form, through Roland Barthes’ visual semiotics analysis. Using a descriptive qualitative method, the research explores the denotative and connotative meanings of the roof as a visual sign representing the relationship between colonialism, local culture, and modernity. The findings reveal that the pyramidal roof not only serves as structural protection but also carries symbolic meanings that reflect architectural adaptation to the tropical climate and the representation of colonial power. The transformation of the building’s function into a museum signifies a shift in meaning, from a symbol of colonial economic dominance to a medium for cultural and historical preservation. These findings imply the importance of museum interpretation strategies that present visual narratives contextually and educationally, enhancing public awareness of colonial architectural values. Moreover, the results can serve as a reference for developing preservation policies based on the symbolic meanings embedded in architectural heritage. This study contributes to the discourse on historical architecture and deepens the understanding of visual elements as carriers of historical narratives. The results of this analysis can be used in the sustainability of cultural preservation in the city of Padang.
EVALUASI POST THAWING MOTILITY SPERMATOZOA BEKU SAPI SIMENTAL PRODUKSI BPTSD PAYAKUMBUH Asri, Alfian; satria, haris; Hendri, John; Elinda, Friza
STOCK Peternakan Vol 7, No 2 (2025): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v7i2.1898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh waktu thawing terhadap kualitas spermatozoa beku sapi Simental produksi Balai Pengembangan Teknologi dan Sumber Daya Tuah Sakato (BPTSD) Payakumbuh. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental di laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan waktu thawing, yaitu 15 detik (P1), 30 detik (P2), dan 45 detik (P3) pada suhu 38°C, masing-masing dengan enam ulangan. Variabel yang diamati meliputi motilitas individu, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa pasca-thawing. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa waktu thawing berpengaruh nyata (P0,05) terhadap seluruh parameter yang diamati. Perlakuan thawing 30 detik (P2) menghasilkan motilitas tertinggi (56,00 ± 3,16%), viabilitas tertinggi (70,40 ± 3,01%), dan abnormalitas terendah (13,20 ± 1,87%) dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Waktu thawing 30 detik memberikan kondisi optimal bagi proses pencairan semen secara sempurna tanpa menimbulkan stres osmotik maupun termal, sehingga dapat mempertahankan integritas membran plasma, fungsi mitokondria, dan morfologi spermatozoa. Dengan demikian, durasi thawing selama 30 detik pada suhu 38°C direkomendasikan sebagai kondisi terbaik untuk menjaga kualitas spermatozoa beku sapi Simental produksi BPTSD Payakumbuh dan mendukung keberhasilan program inseminasi buatan di lapangan.