Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Hubungan Interior Belajar dan Bermain terhadap Perkembangan Bahasa AUD Armanila Armanila; Anis Turtati; Ayu Syarani Siregar; Seroja Malem Skd
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 8 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.966 KB) | DOI: 10.29062/seling.v8i1.1116

Abstract

Bahasa merupakan media untuk berkomunikasi dalam artian mencakup semua cara untuk berkomunikasi guna mengungkapkannya seperti dengan menggunakan lisan tulisan isyarat dan ekspresi wajah yang mana pemikiran dan emosi diungkapkan dalam bentuk simbol. Bahasa adalah suatu sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks intersubjektif dan bahasa merupakan sistem simbol bunyi yang bermakna dan artikulasi yang bersifat arbitrer dan konvensional atau pikiran seseorang dengan nama benda dan ucapan yang merupakan cerminan dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut. Ruang belajar bermain anak cukup besar dan anak dapat belajar sambil bermain dengan nyaman saat mereka berada di dalam ruangan yang luas dan rapi. Pada Taman Kanak-kanak (TK) Al-Washliyah kolam sudah menyediakan berbagai macam perabotan yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pembelajaran. Anak-anak pada masa ini memerlukan berbagai layanan yang bantuan orang dewasa dari kebutuhan jasmani dan rohani.dimana bentuk layanan tersebut diarahkan untuk memfasilitasi tumbuhan sebagai letak dasar yang tepat bagi pertumbuhan dan perkembangan manusia seutuhnya sehingga dapat berkembang secara optimal sesuai nilai norma serta harapan masyarakat. Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti menilai 89% anak pada Taman Kanak-kanak (TK) Al-Washliyah kolam memiliki perkembangan bahasa yang cukup baik. Di mana anak dapat mengungkapkan suatu perasaannya baik bercerita soal pengalaman di rumah saat liburan ataupun bernyanyi di depan teman-teman Taman Kanak-kanak (TK) Al-Washliyah kolam.
PELATIHAN STRATEGI PEMBELAJARAN ANAK DAN ORIANTASINYA DENGAN HUKUM ISLAM: PERSPEKTIF PAI DALAM KONSEP AL-GHAZALI Armanila Armanila; Hasnah Siahaan; Dirja Hasibuan; Mesran Mesran; Syariah Hafizhoh; Abdul Halim; Zuriatul Husna; Sekar Ayu Lestari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.12128

Abstract

Pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan strategi pembelajaran anak dan orientasinya dengan hukum Islam: perspektif PAI dalam konsep Al-Ghazali di TK Islam Terpadu Al-Farabi dengan jenis penelitian kualitatif berupa pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilengkapi dengan teknik analisa data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Menunjukkan bahwa hasil penelitian pada rancangan perencanaan pelatihan dimulai dengan study lapangan, solusi permasalahan, penyiapan jadwal materi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan, dimana pelaksanaannya di latih oleh narasumber-narasumber yang terdiri dari Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Al Washliyah yang terdiri dari dosen prodi PIAUD, MPI dan PAI, pelatihan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat pada para guru Taman Kanak-kanak yang ditunjukkan dengan tingkat pre tes dan post test terhadap yang meningkat dari yang 53,33 % rata-ratanya menjadi 78,33%. Penelitian diharapkan memberikan kontribusi bagi para guru Taman Kanak-kanak Islam terpadu Alfarabi agar dapat menjadi guru yang lebih kreatif dalam pengimplementasian strategi pembelajaran bagi anak usia dini berbasis Islam dalam konsep Alghazali.
KOMBINASI METODE BERNYANYI DAN GERAK DALAM MENINGKATKAN HAFALAN ASMAUL HUSNA DI TK ILMI INSANI JAYA Lenni Mardiyati Hasibuan; Irwansyah Irwansyah; Armanila Armanila
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2022): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v6i2.16121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan mengenai kombinasi metode bernyanyi dan gerak dalam meningkatkkan hafalan asmaul husna di TK Ilmi Isnani. Penelitian ini menggunakan penelian ini menggunakn penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi,  wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan reduksi data,  penyajian data dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini di peroleh bahwa di dalam menghafal Asmaul Husna terdapat metode khusus yang di pakai oleh siswa di TK Ilmi Insani Jaya,  yaitu menggunakan metode menghafal dengan kombinasi bernyanyi dan gerak (satu hari 5 Asmaul Husna). Dalam metode ini seorang pendidik membacakan Asmaul Husna,  yang kemudian siswa mengikuti scara klasikal kemudian menyetorkan hafalan kepada pendidik. Faktor pendukung bagi penerapan metode bernyanyi dan gerak dalam meningkatkan mengahafal Asmaul husna pada anak kelompok B di TK Ilmi Insani Jaya Kec. Percut Sei Tuan adalah :1. Ketersediaan tempat yang sangat mendukung dan nyaman 2.mengulang – ngulang hafalan.3.menegemen waktu yang tepat dan memberi kesempatan mengikuti iven - iven. Faktor pengahambat bagi penerapan metode bernyanyi dan gerak dalam meninkatkan hafalan Asmaul Husnadi TK Ilmi Insani Jaya kec. Percut sei tuan adalah : 1. Anak malas dan bosan dalam mengulang hafalan 2. Mood anak sering berubah 3.Kurangnya movasi orang tua untuk mendorong anak untuk mengafal 4.Peserta didik tidak mau mengulang hafalannya. 5. Gerakan terlalu cepat. 
Prinsip Kepemimpinan Moral Spiritual Sekolah Dalam Pembangunan Karakter PAUD di TK Nurul Hidayah Kabupaten Serdang Bedagai: Principles of School Spiritual Moral Leadership in PAUD Character Building in Kindergarten Nurul Hidayah, Serdang Bedagai District Hotni Sari Harahap; Armanila Armanila
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.1999

Abstract

Early childhood education is a fundamental educational process. Children at an early age will find it very easy to imitate or imitate what they see so that with the ability of the principal to display leadership that emphasizes the moral-spiritual aspect, it will be able to help early childhood in shaping their character. This study aims to find out how spiritual-moral-based principal leadership can improve character learning. The research method uses a descriptive qualitative approach. The results of the study show that through a moral-spiritual leadership approach there are three stages in the formation of character, namely moral knowing; moral feeling; and moral action is easier to implement through the learning process. As input material for school principals, they should choose a moral-spiritual leadership approach in forming character, namely moral knowing; moral feeling; and moral action is easier to implement through the learning process. The selection of the right spiritual-moral leadership approach can influence the formation of the character of student achievement.   ABSTRAK Pendidikan anak usia dini merupakan proses pendidikan yang fundamental. Anak di usia dini akan sangat mudah dalam meniru atau mencontoh apa saja yang dilihatnya sehingga dengan kemampuan kepala sekolah menampilkan kepemimpinan yang menonjolkan pada aspek moral spiritual akan mampu membantu anak usia dini dalam membentuk karakternya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala sekolah berbasis moral spiritual mampu meningkatkan pembelajaran karakter. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan kepemimpinan moral spiritual tiga tahapan dalam pembentukan karaktek yakni moral knowing; moral feeling; dan moral action    lebih mudah diimplementasikan melalui proses pembelajaran. Sebagai bahan masukan bagi kepala sekolah sebaiknya memilih pendekatan kepemimpinan moral spiritual dalam pembentukan karaktek yakni moral knowing; moral feeling; dan moral action    lebih mudah diimplementasikan melalui proses pembelajaran. Pemilihan pendekatan kepemimpinan moral spiritual yang tepat dapat berpengaruh terhadap dalam pembentukan karaktek pencapaian prestasi belajar siswa.
Peran Tokoh Agama dalam Pendidikan Islam pada Komunitas Nelayan Masyarakat Pantai Cermin Serdang Bedagai Istiyan Noor; Khairuddin Lubis; Armanila Armanila
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1315

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran tokoh agama dalam pendidikan Islam pada komunitas nelayan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung serta menghambat peran tersebut di Pantai Cermin Serdang Bedagai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama memiliki peran sentral sebagai pendidik moral, pembimbing spiritual, mediator sosial, dan teladan dalam kehidupan masyarakat nelayan. Faktor pendukung meliputi kepercayaan masyarakat, budaya religius, dukungan pemerintah desa, dan pendekatan komunikatif tokoh agama. Faktor penghambat antara lain rendahnya pendidikan agama masyarakat, ketidakteraturan waktu kerja nelayan, keterbatasan fasilitas, dan pengaruh budaya digital. Penelitian menyimpulkan bahwa peran tokoh agama sangat signifikan dan efektif apabila didukung kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan tokoh agama.
PENANAMAN NILAI MORAL DAN AGAMA MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK USIA DINI DI RA AL MUKHLISIN Hanifah Syahputri; Susanti Nirmalasari; Nurhikmah Pohan; Armanila Armanila
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i1.974

Abstract

Early childhood education plays a crucial role in developing children's potential to prepare them for various life changes. One of the early childhood education institutions is Raudhatul Athfal (RA), which nurtures children aged 4-6 years in social-emotional, cognitive, language, physical-motor, religious, and artistic aspects. Moral and religious values are the primary focus before other developmental aspects, as children with noble character are more important than intelligence without morality. One of the teaching methods used to internalize moral and religious values is the storytelling method, which aims to encourage and guide children through questions that explore their ideas. Observations at RA Al Mukhlisin indicate that this method has successfully improved some children's moral and religious values, such as greeting others, apologizing, advising friends, and waiting in line. However, some children have yet to develop optimally despite receiving the same teaching methods.
PENYULUHAN KEMATANGAN EMOSI DAN KECERDASAN FINANSIAL SYARIAH MELALUI PEMBIASAAN IBADAH PADA ANAK TK IT HARVYSAH Reny Khaerany Nisfiary; Seila Rizkina; Armanila Armanila; Susanti Nirmalasari; Dewi Sundari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61056

Abstract

Anak usia dini merupakan periode emas (golden age) yang sangat menentukan pembentukan karakter, termasuk kematangan emosi dan pola pikir terhadap harta dan pengelolaan keuangan di kemudian hari. Pada rentang usia ini, otak anak berkembang sangat pesat sehingga pengalaman dan pembiasaan yang diterima akan membekas kuat dan menjadi fondasi kepribadian hingga dewasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai pentingnya kematangan emosi dan kecerdasan finansial syariah kepada anak-anak TK IT Harvysah melalui pembiasaan ibadah sehari-hari, seperti shalat, doa, infaq, sedekah, dan bersyukur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif berupa ceramah interaktif, permainan edukatif, praktik langsung ibadah, serta simulasi menabung dan berbagi (sedekah) dengan celengan. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi, dengan melibatkan guru pendamping serta orang tua siswa sebagai mitra keberlanjutan program. Instrumen evaluasi yang digunakan berupa lembar observasi perilaku dan tanya jawab lisan sederhana yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia dini.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme anak dalam mempraktikkan ibadah harian, kemampuan mengenali dan mengelola emosi sederhana seperti sabar dan ikhlas, serta pemahaman awal tentang konsep berbagi, menabung, dan menghindari sifat boros sebagai dasar literasi keuangan syariah. Guru dan orang tua juga menyampaikan respons yang sangat positif terhadap pendekatan yang digunakan karena dianggap kontekstual, konkret, dan sesuai dengan dunia bermain anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan karakter anak usia dini yang berbasis nilai-nilai keislaman dan berkelanjutan melalui kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.