Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Padi menjadi Arang Sekam oleh Petani Lahan Gambut Musdi Musdi; Hendra Kurniawan; Ahmad Parlaongan
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 5 NOMOR 2 SEPTEMBER 2021 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.298 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v5i2.9761

Abstract

Sekam padi merupakan salah satu limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan oleh petani. Salah satu pemanfaatannya yaitu dengan diolah menjadi arang sekam. Kandungan pH yang tinggi pada arang sekam diharapkan dapat memperbaiki kondisi lahan dengan kandungan pH tanah yang rendah seperti tanah gambut. Petani yang berada di Desa Sungai Tawar, Desa Petanang, dan Desa Kempas memiliki lahan pertanian yang berada di tanah gambut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menghadapi masalah pengelolaan di lahan gambut dengan mengaplikasikan pemanfaatan limbah pertanian menjadi arang sekam. Metode yang digunakan adalah penyuluhan partisipatif dan pelatihan. Pengabdian kepada masyarakat dengan penyuluhan dan pelatihan kepada petani lahan gambut memberikan dampak positif. Pelatihan yang telah dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan limbah padi untuk diolah menjadi arang sekam. Limbah pertanian sekam padi yang sebelumnya dianggap sebagai masalah menjadi bermanfaat setelah dilakukan pengelolaan yang baik dan benar. Ketergantungan petani terhadap pupuk kimia bisa sedikit di kurangi. Selain itu, permasalahan yang dihadapi mengenai lahan pertanian pada kawasan gambut bisa diatasi.
Pendampingan Masyarakat dalam Pemetaan Potensi Kawasan Gambut di Desa Serdang Jaya, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Sri Muryati; Hendra Kurniawan
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v1i1.343

Abstract

Kebakaran hutan di Sumatera terutama di Provinsi Jambi merupakan masalah yang besar dan terus menerus terjadi. Terdapat dampak negatif terhadap kondisi lingkungan, sosial dan ekonomi akibat dari kebakaran. Diperlukan identifikasi, kajian dan pemecahan masalah kebakaran gambut serta pemanfaatan berdasarkan pembangunan yang berkelanjutan dan konservasi lahan gambut. Upaya pendampingan masyarakat dalam pembuatan peta desa secara spasial dan social perlu dilakukan. Dengan tujuan untuk mendapatkan data potensi pengelolaan gambut berbasiskan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi kegiatan survei observasi lapang, wawancara mendalam, pemetaan pertidipatif, transek dan jelajah, observasi dan pengamatan, dan diskusi kelompok. Hasil data ini diharapkan dapat bermanfaat dalam mencapai pemulihan ekosistem dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Keunggulan pengetahuan dan teknologi ekologi lokal masyarakat yang hidup di lahan rawa gambut dalam mengusahakan tanaman budidaya begitu menonjol. Agroforestri adalah sistem penggunaan lahan yang mengkombinasikan tanaman berkayu dengan tanaman tidak berkayu atau dapat pula dengan rerumputan (pasture), serta adanya komponen ternak sehingga terbentuk interaksi ekologis dan ekonomis antara tanaman berkayu dengan komponen lainnya dan dikelola sesuai budaya lokal masyarakat setempat.
Menanamkan Wawasan Kebangsaan Dan Rasa Cinta Tanah Air Kepada Anak-Anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kuala Lumpur, Malaysia Sri Muryati; Ali Fahmi; Hendra Kurniawan; Irmanelly Irmanelly; Iwan Eka Putra; Rika Neldawati; Suherman Suherman; Sendy Permana; Jeni Vira Guswati
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v1i2.402

Abstract

Fenomena dikalangan generasi muda dimana mulai lunturnya rasa cinta tanah air merupakan permasalahan yang mulai mengkhawatirkan. Lunturnya rasa cinta tanah air ini juga menjadi permasalahan bagi anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dibesarkan di luar Negeri contohnya di Negara Malaysia. Kondisi ini diperparah dengan adanya kebijakan pemerintah Malaysia bagi anak-anak TKI yang tidak memiliki dokumen resmi, mereka tidak dapat mengakses layanan pendidikan dan tidak dapat mendaftar di sekolah formal. Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia (PCIM) bekerjasama dengan KBRI Kuala lumpur untuk mempelopori berdirinya Sanggar Bimbingan (SB) yang menjadi tempat proses belajar mengajar yang diperuntukkan bagi anak-anak TKI yang tidak berdokumen yang tidak bisa mengakses pendidikan formal. Keterbatasan akses pendidikan bagi anak-anak TKI yang dibesarkan di Malaysia tidak hanya menyebabkan keterbatasan pendidikan formal, namun juga keterbatasan pengetahuan tentang wawasan kebangsaan. Diperlukan upaya pengenalan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air kepada anak-anak TKI melalui kegiatan pengabdian masyarakat di sanggar-sangar bimbingan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pendidikan wawasan kebangsaan serta menumbuhkan rasa cinta tanah air bagi anak-anak TKI di Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Sanggar Belajar Kampung Baru, Kuala Lumpur. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, nonton video bersama, menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu daerah serta peragaan baju daerah dan lomba membacakan naskah sumpah pemuda.
UMKM BERBASIS LINGKUNGAN:PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SALAK UNTUK PRODUKSI TEH HERBAL DESA BANJAR SEMINAI KABUPATEN SIAK: UMKM DI DESA BANJAR SEMINAI,KABUPATEN SIAK,RIAU Agri Fina Alamanda; Hendra Kurniawan; Novi Peramasari; Rika Neldawaty
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v3i1.721

Abstract

Desa Banjar Seminai, Kabupaten Siak, Riau, memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM berbasis lingkungan. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan limbah kulit salak untuk produksi teh herbal. Kulit salak yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk teh herbal dari kulit salak dan meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Banjar Seminai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif, dengan melibatkan masyarakat lokal dalam proses pengembangan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit salak dapat diolah menjadi teh herbal yang memiliki khasiat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan anti-bakteri. Proses pengolahan kulit salak menjadi teh herbal meliputi tahap pengumpulan, pembersihan, pengeringan, dan penggilingan. Produk teh herbal yang dihasilkan memiliki rasa yang enak dan aroma yang khas.Pemanfaatan limbah kulit salak untuk produksi teh herbal dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Banjar Seminai dan mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan oleh limbah kulit salak. Selain itu, produk teh herbal yang dihasilkan juga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mengonsumsi produk herbal yang alami dan sehat. Kata kunci: UMKM, lingkungan, kulit salak, teh herbal, Desa Banjar Seminai
STUDI AKTIVITAS DIURNAL HARIMAU SUMATERA (Panthera tigris sumatrae) DI KEBUN BINATANG TAMAN RIMBO PROVINSI JAMBI Saparudin Saparudin; Hendra Kurniawan; Sri Muryati
Jurnal Informatika, Sistem Informasi dan Kehutanan (FORSINTA) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Informatika, Sistem Informasi dan Kehutanan (Forsinta)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jfsa.v3i1.366

Abstract

Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi (KBTR) merupakan Lembaga konservasi ex-situ bagi berbagai jenis satwa, termasuk harimau Sumatra. Harimau Sumatera termasuk dalam daftar IUCN dengan status kritis. Penelitian tentang studi aktivitas diurnal harimau Sumatera dilakukan di KBTR Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas diurnal harimau Sumatera (Panthera tigris-sumatrae). Metode yang digunakan yaitu metode instantaneous sampling kemudian dikombinasikan dengan continious sampling. Hasil yang didapatkan dari penelitian mengenai aktivitas diurnal harimau Sumatera di KBTR Jambi selama sepuluh hari (360.000 detik) yaitu rata-rata aktivitas dari yang tertinggi hingga yang terendah adalah aktivitas istirahat 296.180 detik (82,27%), aktivitas grooming 31.740 detik (8,82%), aktivitas move 22.070 detik (6,13%), aktivitas makan 4.760 detik (1,32%), aktivitas minum 3.750 (1,04%), aktivitas urinasi 915 detik (0,25%), aktivitas defekasi 290 detik (0,08%), aktivitas vokalisasi 220 detik (0,06%) dan aktivitas agonistik 75 detik (0,02%). Pola aktivitas tertinggi yang dilakukan harimau Uni saat di siang hari yaitu aktivitas istirahat dan terendah yaitu aktivitas agonistik.
MODEL DAN STRATEGI INKLUSI BUDAYA SUKU ANAK DALAM DI ERA MODERN DI PROVINSI JAMBI Siswoyo Siswoyo; Ahmad Soleh; Esti Susilawati; Hendra Kurniawan; Yunie Rahayu
Jurnal Development Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i1.581

Abstract

Moderenisasi peradapan dunia berjalan dengan begitu cepat dan dinamis, pesatnya perkembangan tersebut akan memberikan efek pada tatanan kehidupan umat manusia. Kondisi ini berdampak pada Suku Anak Dalam (SAD) sehingga semakin tertinggal karena ketidakmampuannya dalam mengikuti perubahan yang terjadi. Fokus penelitian ini membahas masalah internal dan eksternal yang menjadi faktor penghambat dan pendorong dalam proses inklusi budaya pada Suku Anak Dalam (SAD). Selanjutnya menganalisis strategi dan kebijakan agar proses inklusi budaya pada kehidupan Suku Anak Dalam (SAD) dapat dilaksanakan dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan pendekatan purposive sampling dan snowball sampling dengan metode wawancara secara mendalam, kuisioner, dan dokumentasi pada responden dan yang terkait pada secara langsung. Ruang lingkup objek dalam penelitian ini dibatasi pada satu kelompok Suku Anak Dalam (SAD) dan masyarakat yang berdomisili di Desa Dwi Karya Bakti, Kec. Pelepat, Kabupaten Bungo. Pemilihan objek pada kelompok Suku Anak Dalam (SAD) ini, didasarkan pada prilaku kehidupan Suku Anak Dalam (SAD) yang sudah beralih dari kehidupan primitive ke kehidupan pra modern dan telah beragama (mualaf) namun kehidupannya belum modern. Ruang lingkup dalam penelitian ini mencakup aspek ekonomi, kehidupan sosial dan keagamaan. Alat analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Hasil Penelitian ini menyatakan bahwa Model inklusi sosial untuk Suku Anak Dalam di Desa Dwikarya Bakti harus mencakup pendekatan holistik yang menggabungkan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, layanan kesehatan, pelestarian lingkungan, dialog komunitas, kampanye kesadaran budaya, dan penguatan hukum. Dengan kolaborasi multi-pihak dan partisipasi aktif dari komunitas SAD, model ini dapat membantu mengatasi tantangan transisi dan inklusi sosial, memastikan keberlanjutan budaya SAD sambil meningkatkan kesejahteraan dan integrasi sosial mereka dalam masyarakat yang lebih luas.