Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Biosense

RESPON FISIOLOGI IKAN NILA (Oreochromis niloticus) AKIBAT PAPARAN TIMBAL NITRAT (Pb(NO₃)₂) DAN KADMIUM KLORIDA (CdCl2) Savira, Nadyatul Ilma Indah; Fikri, Kamalia; Kurniawan, Aditya; Wahono, Bevo
JURNAL BIOSENSE Vol 8 No 3 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v8i3.5419

Abstract

Logam berat seperti timbal (Pb) dan kadmium (Cd) merupakan polutan berbahaya yang dapat mengganggu fungsi fisiologis organisme akuatik, termasuk ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon fisiologis ikan nila terhadap paparan Pb(NO₃)₂ dan CdCl₂ pada konsentrasi 1 ppm selama 3 jam. Parameter yang diamati meliputi kecepatan respirasi, morfometrik saluran pencernaan, serta parameter hematologi seperti jumlah eritrosit, leukosit, dan kadar hemoglobin. Hasil menunjukkan bahwa paparan CdCl₂ memberikan efek toksik lebih kuat dibandingkan Pb(NO₃)₂, dengan penurunan signifikan pada jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan kecepatan respirasi. Sementara itu, paparan Pb(NO₃)₂ juga menyebabkan penurunan hemoglobin dan eritrosit, serta perubahan warna organ pencernaan seperti empedu dan hati, namun efeknya tidak sebesar CdCl₂. Kedua logam berat meningkatkan jumlah leukosit sebagai respons imun terhadap stres oksidatif. Hasil ini mengindikasikan bahwa logam berat, terutama Cd, dapat mengganggu sistem pernapasan, peredaran darah, dan fungsi pencernaan ikan nila.
KAJIAN PARAMETER HEMATOLOGI, FAGOSITOSIS, DAN MORFOMETRIK SISTEM PENCERNAAN MENCIT TERHADAP REBUSAN DAUN TANJUNG (Mimusops elengi L.) Rusdiana, Desi; Farizka, Maya; Savira, Nadyatul Ilma Indah
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.6822

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pemberian rebusan daun tanjung (Mimusops elengi L.) terhadap parameter hematologi, aktivitas fagositosis, dan morfometrik sistem pencernaan mencit. Daun tanjung diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid yang berpotensi memberikan efek antioksidan, antiinflamasi, serta imunomodulator. Penelitian dilaksanakan dengan desain post-test only control group menggunakan mencit jantan strain BALB-c yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Parameter yang diamati meliputi jumlah eritrosit, leukosit, kadar hemoglobin, aktivitas fagositosis makrofag intraperitoneal, serta panjang organ pencernaan. Analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA pada taraf 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian rebusan daun tanjung berpengaruh signifikan terhadap penurunan jumlah leukosit (p<0,05), namun tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap eritrosit dan kadar hemoglobin. Aktivitas fagositosis menurun secara signifikan pada kelompok perlakuan, diduga akibat aktivitas antiinflamasi polifenol yang dapat menekan respiratory burst makrofag. Parameter morfometrik, perubahan signifikan hanya terjadi pada panjang esofagus, sedangkan lambung, usus halus, sekum, kolon, dan rektum tidak menunjukkan perubahan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rebusan daun tanjung memiliki efek imunomodulator yang memengaruhi leukosit dan fagositosis, serta memberikan pengaruh terbatas pada morfometrik pencernaan. Kata kunci: Aktivitas fagosit; Fitokimia; Morfometrik usus Abstract This study aimed to evaluate the effects of boiled Mimusops elengi L. leaves on hematological parameters, phagocytic activity, and digestive system morphometry in mice. Mimusops elengi leaves contain bioactive compounds such as flavonoids, tannins, saponins, and alkaloids, which possess antioxidant, anti-inflammatory, and immunomodulatory properties. The research used a post-test only control group design involving male BALB-c mice divided into control and treatment groups. The observed parameters included erythrocyte count, leukocyte count, hemoglobin levels, intraperitoneal macrophage phagocytic activity, and digestive organ length. Data were analyzed using one-way ANOVA at a significance level of 0.05. The results showed that the boiled leaf preparation significantly affected leukocyte levels (p<0.05), while erythrocytes and hemoglobin remained unaffected. Phagocytic activity decreased significantly in the treatment group, presumably due to the anti-inflammatory effects of polyphenolic compounds capable of suppressing the macrophage respiratory burst. Morphometric analysis revealed significant changes only in esophageal length, whereas the stomach, small intestine, cecum, colon, and rectum showed no significant alterations. Overall, this study indicates that boiled Mimusops elengi leaves exert immunomodulatory effects by influencing leukocyte profiles and phagocytic activity, with limited impact on digestive system morphometry. Keywords: Gut morphometry; Phagocytic activity; Phytochemicals