Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Salep Dari Ekstrak Etanol Daun Cemba (Acasia rugata (Lam) Fawc. Rendle) Terhadap Propionibacterium acnes Muhammad Asri SR; Muh. Noufal; Surya Syarifuddin
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v4i2.436

Abstract

Ekstrak etanol daun cemba (Acasia rugata (Lam) Fawc. Rendle) memiliki senyawa alkaloid, flavonoid dan tanin yang berperan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ekstrak etanol daun cemba (Acasia rugata (Lam) Fawc. Rendle) dapat diformulasikan menjadi sediaan salep dan pada konsentrasi berapakah yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental di laboratorium. Ekstrak etanol daun cemba (Acacia rugata (Lam.) Fawc. Rendle) dimaserasi menggunakan etanol 70%, lalu dibuat menjadi sediaan salep dengan variasi konsentrasi 3% (FI), konsentrasi 5% (FII), dan konsentrasi 7% (FIII). Kemudian dilakukan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode sumuran. Hasil  penelitian uji daya hambat antibakteri sediaan salep ekstrak etanol daun cemba (Acacia rugata (Lam.) Fawc. Rendle) menunjukkan bahwa pada konsentrasi 3% (FI) terdapat zona hambat sebesar 10,6 mm (kategori kuat), kemudian pada konsentrasi 5% (FII) sebesar 13 mm (kategori kuat), dan pada konsentrasi 7%  (FIII) sebesar 13,9 mm (kategori kuat). Adanya perbedaan nilai daya hambat pada setiap konsentrasi sediaan salep ekstrak etanol daun cemba (Acasia rugata (Lam) Fawc. Rendle) (p<0,05). Dengan konsentrasi optimum ekstrak etanol daun cemba (Acasia rugata (Lam) Fawc. Rendle) sebesar 7% dengan kategori kuat terhadap Propionibacterium acnes.
Uji Efektivitas Gel Ekstrak Etanol Kulit Batang Matoa (Pometia Pinnata) Terhadap Penyembuhan Luka Diabetes Melitus Yusmayani Bahri; Muhammad Asri SR; Agriawan Sudirman
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1611

Abstract

Kulit batang matoa (Pometia pinnata) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri sehingga berpotensi membantu penyembuhan luka diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas gel ekstrak etanol kulit batang matoa terhadap penyembuhan luka pada tikus model diabetes melitus yang diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan rancangan sediaan gel ekstrak kulit batang matoa (Pometia Pinnata) dengan variasi kosentrasi formula Gel 5%, 10% dan 15% serta sedian formulasi dioleskan dua kali sehari selama 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penutupan luka pada hari ke-10 berturut-turut untuk formulasi gel 5% (61,67%), 10% (67,22%), 15% (79,44%), control positif (98,33%) dan control negative (47,78%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa formulasi gel ekstrak etanol kulit batang matoa konsentrasi 15% memberikan efektivitas terbaik dalam mempercepat penyembuhan luka diabetes melitus.