Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Effects of Enhancment Span-60 of Vernonia amygdalina Leaves Extract-loaded Niosomes Pratiwi, Afrianty; Syahrana, Nur Azizah; Ismail, Isriany; Arsul, Muhammad Ikhlas
Ad-Dawaa: Journal of Pharmaceutical Sciences Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/djps.v6i2.45956

Abstract

Introdiction: Niosomes are a promising drug carrier because of their bilayer structure and the fact that they are produced by the self-association of nonionic surfactants and cholesterol in an aqueous phase. Niosomes are non-toxic, biodegradable, and compatible with human cells. Aims: This research aimed to create niosomes from V. amygdalina leaves and investigate how span 60 addition affects niosome properties. Methods: Extraction V. amygdalina using maceration, niosomes synthesized using a thin-film hydration process, and characterization performed by SEM, particle size, polydispersity index, zeta potential, and FTIR. Conclusion: V. amygdalina succesfully to loaded into niosomes. Span-60 with various concentration affected of characterization of niosomes. Increased span-60 increasing particle size, polydispersity index, and %EE.
Formulasi dan Penentuan Potensi Tabir Surya Sediaan Lip Balm Ekstrak Kulit Batang Kayu Jawa (Lannea cormendalica) Syahrana, Nur Azizah; Masri, Anshari
Jurnal Dunia Farmasi Vol 8, No 3 (2024): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdf.v8i3.6123

Abstract

Pendahuluan: Produk kosmetik yang dapat menjaga kelembaban dan memberikan perlindungan pada kulit bibir yakni produk lip balm. Kulit batang kayu jawa (Lannea cormendalica) (KBKJ) merupakan bagian tanaman yang mengandungsenyawa antioksidan dan memiliki sifat fotoprotektif sehingga melindungi kulit dan mampu menyerap sinar ultraviolet. Tujuan: untuk mendapatkan formula sediaan lip balm yang baik dan mengetahui potensi tabir surya sediaan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Metode: Lip balm diformulasikan dengan variasi konsentrasi ekstrak KBKJ  F0, FI, F2 dan F3 yaitu 0%, 3%, 5% dan 7% dan dilakukan evaluasi sediaan meliputi pengujian organoleptis, homogenitas, suhu lebur, nilai pH, daya lekat, daya sebar, uji kelembaban, uji iritasi dan penentuan efektivitas tabir surya yang dilihat dari nilai SPF, %pigmentasi dan %eritema. Hasil:Seluruh formulasi memiliki sifat fisik yang baik dan memenuhi persyaratan mutu. Nilai SPF berturut-turut 0,24; 6,23, 6,68 dan 15.0. Kesimpulan:Berdasarkan hasil pengujian ekstrak kulit batang kayu jawa memenuhi persyaratan mutu dan berpotensi digunakan sebagai tabir surya dengan nilai SPF tertinggi pada F3 sebesar 15,0 kategori ultra dan potensi perlindungan terhadap sinar UV dikategorikan suntan.
Edukasi Kosmetik Sehat dan Halal Pada Anak Usia Sekolah Syarif, Alwiyah Nur; Maddeppungeng, Nurul Muhlisah; Syahrana, Nur Azizah; Ismail, Isriany
SAMATA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH SCIENCE Volume 1, Issue 1, March-August 2022
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang yang berada di kelompok usia remaja sudah sangat memperhatikan penampilan mereka. Banyaknya kosmetik yang beredar dipasaran, jika tidak diketahui kriterianya keamanannya dapat mengakibatkan iritasi pada kulit. Studi ini bertujuan untuk menilai pengetahuan dan kebiasaan siswa mengenai penggunaan kosmetik yang sehat dan halal melalui pemberian direct socialization. Studi ini dilakukan di Madrasah Aliah Negeri 2 Model dengan memperioritaskan kehadiran siswi kelas XII dan guru perempuan yaitu sebanyak 53 peserta. Kajian ini dibagi menjadi tiga tahapan. Pada tahapan pertama, para siswi menerima informasi umum tentang kegiatan dan daftar hadir. Tahap kedua peserta kemudian diukur tingkat pengetahuan dan perilaku melalui pengisian kuesioner. Pada tahapan ketiga, diadakan penyuluhan kesehatan dengan topik yang tercakup dalam pertanyaan angket. Para fasilitator mengevaluasi hasil kegiatan dengan pembagian post-test pada tahap akhir kegiatan ini. Studi ini menyimpulkan terdapat perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan penggunaan kosmetik yang aman, sehat dan halal. Kegiatan ini secara tidak langsung memberikan pengetahuan tentang pencegahan timbulnya dermatitis kontak alergi banyak terjadi pada remaja, terutama pada wajah.
Karakteristik Fitosom dari Ekstrak Etanol Daun Laruna (Chromolaena odorata L.) menggunakan SEM (Scanning Electron Microscope) dan PSA (Particle Size Analyzer) Tahir, Karlina Amir; Syahrana, Nur Azizah; Putri, Aulia Dinda; Annisa, Khairun; Imani, Fitril; Indah, Indah; Handayani, Selpida; Nonci, Faridha Yenni; Lalo, Ahmad
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i2.816

Abstract

Daun laruna (Chromolaena odorata L.) mengandung senyawa utama seperti saponin, fenol, tanin, steroid dan flavonoid. Flavonoid dalam daun laruna memiliki potensial terapetik yang luas, salah satunya sebagai antioksidan, senyawa fenolik yang ada dalam flavonoid memiliki polaritas yang tinggi sehingga menyebabkan bioavailabilitasnya rendah. Fitosom merupakan suatu sistem penghantaran yang dibentuk oleh bahan aktif alami dan fosfatidilkolin. Sistem fitosom diketahui dapat membantu untuk meningkatkan bioavailabilitas bahan aktif. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat Drug Delivery System nanopartikel dengan sistem vesikular yaitu fitosom dari ekstrak daun laruna. Tahapan pertama yang dilakukan yaitu ekstraksi yang dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Pembuatan fitosom pada pengujian ini menggunakan metode dispersi mekanik dengan pembawa fosfatidilkolin dan pelarut aseton. Dari hasil fitosom kemudian dilakukan karakteristik morfologi fitosom menggunakan SEM (Scanning Electron Microscope) dan pengukuran partikel fitosom menggunakan PSA (Particle Size Analyzer). Hasil uji morfologi fitosom menggunakan SEM menunjukkan bahwa fitosom yang dibuat telah memenuhi spesifikasi morfologi yaitu berbentuk bulat padatan (spheris), sedangkan hasil untuk ukuran partikel fitosom menggunakan PSA daun laruna didapatkan hasil nilai rata-rata sebesar 105.1 nm, dan untuk nilai indeks polidispersitas sebesar 0.299. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun laruna dapat dikembangkan menjadi sistem fitosom dengan karakteristik yang baik.