Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Midpro

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP AKSEPTOR KB TENTANG ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) Khusnul Nikmah
Jurnal MIDPRO Vol 10, No 1 (2018): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.382 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v10i1.57

Abstract

Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) merupakan pilihan kontrasepsi yang efektif, aman, dan nyaman bagi banyak wanita. Alat ini merupakan metode kontrasepsi reversibel yang paling sering digunakan di seluruh dunia dengan pemakai saat ini mencapai sekitar 100 juta wanita. Generasi terbaru AKDR memiliki efektifitas lebih dari 99% dalam mencegah kehamilan pada pemakaian 1 tahun atau lebih. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap akseptor KB tentang Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) di Desa Karangagung Kecamatan Glagah.Desain dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data didapatkan melalui angket yang berupa kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang menjadi peserta KB di Desa Karangagung Kecamatan Glagah selama bulan Januari 2018 sampai Maret 2018 sebanyak 35 peserta KB, dengan sampel 32 orang ibu yang diambil dengan cara Simple Random Sampling. Variabel Independent adalah Pengetahuan ibu tentang AKDR sedangkan variabel dependentnya adalah sikap ibu terhadap AKDR. data dianalisa menggunakan uji Koofisiensi Kontingensi.Hasil penelitian hampir sebagian responden berpengetahuan kurang sebanyak 13 responden (40,6%), berdasarkan sikap sebagian besar mempunyai sikap positif sebanyak  responden (68,8%). Hasil penelitian ada Hubungan antara pengetahuan dan sikap akseptor KB AKDR di Desa Karangagung kecamatan Glagah. Berdasarkan analisis uji Koofisiensi Kontingensi didapatkan p sebesar 0,001 < α (0,05)Disarankan Bagi Akseptor KB Hasil penelitian ini diharapkan agar memberikan pengetahuan pada masyarakat terutama pada akseptor KB dan dalam upaya untuk meningkatkan keikutsertaan ibu terhadap Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR)Kata Kunci: Pengetahuan Ibu tentang AKDR, Sikap Akseptor terhadap AKDR
Hubungan Antara Berat Badan Bayi Baru Lahir Pada Persalinan Fisiologis Dengan Kejadian Ruptur Perineum Khusnul Nikmah
Jurnal MIDPRO Vol 10, No 2 (2018): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.403 KB) | DOI: 10.30736/midpro.v10i2.77

Abstract

Berat bayi lahir merupakan faktor resiko yang meningkatkan kejadian perlukaan perineum. Semakin besar bayi yang dilahirkan beresiko terjadinya rupture perineum. Di BPS Kusmawati, Amd Keb Surabaya masih tinggi kejadian rupture perineum 60,3% ibu bersalin fisiologis. Peneliti bertujuan untuk mengetahui hubungan berat badan bayi baru lahir dengan kejadian rupture perineum. Persalinan fisiologis masih beresiko  terhadap kejadian rupture perineum.Desain penelitian Analitik observasional pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ibu bersalin fisiologis sebanyak 25 responden. Jumlah sampel sebanyak 24 responden, diambil dengan cara Simple Random Sampling. Instrumen penelitiannya adalah patograf. Variabel independent berat badan bayi baru lahir dan variabel dependent kejadian rupture perineum. Analisa Data korelasional, Data  diolah  menggunakan SPSS dengan uji Koefisien kontingensi tingkat kemaknaan p<0,05.Hasil penelitian hampir seluruhnya responden terjadi rupture perineum terbesar pada berat badan normal 2500-3500gram 90,5%, yang mengalami rupture perineum terkecil pada berat badan kecil<2400gram 0%. Kemudian dilakukan uji statistik koefsien kontingensi didapatkan Ch=0,487 Ct= 0.024 lalu dibandingkan dengan nilai  p<0,05 hasilnya Ho ditolak.Kesimpulan ada hubungan antara berat badan bayi baru lahir pada persalinan fisiologis dengan kejadian rupture perineum. Kejadian ruptur perineum tidak hanya disebabkan berat badan bayi, ada beberapa faktor yang mengakibatkan ruptur yaitu perineum kaku dan elastisitas perineum. Maka diharapkan ada penelitian berikutnya yang meneliti.Kata Kunci : Berat Badan Bayi Baru lahir, Ruptur Perineum Spontan
HUBUNGAN POSISI PERSALINAN DENGAN KEMAJUAN PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA PRIMIGRAVIDA Khusnul Nikmah
Jurnal MIDPRO Vol 9, No 2 (2017): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/midpro.v9i2.26

Abstract

Persalinan merupakan pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup dilur kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). Posisi persalinan sangat penting diperlukan karena dapat memberikan dampak yang samgat baik antara lain dapat memberikan kenyamanan dan berpengaruh pada proses persalinan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara posisi persalinan dengan kemajuan persalinan kala I fase aktifdi BPS ”Ananda ” Desa Ploso Wahyu Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan.Penelitian ini mengunakan desain analitik non probability sampling dengan populasi sebanyak 25 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu inpartu primigravida fisiologis. Besar sampel yang diperoleh dari 24 responden yang diambil dengan Consecutive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan partograf dengan variabel independent posisi persalinan dan variabel dependent kemajuan persalinan kala I fase aktif.Hasil uji statistik Chi-square dengan hasil X² hitung (5,95) >X²tabel (3,841), tingkat kemaknaan dalam penelitian ini adalah α> 0,05 ada pengaruh yang bermakna antara variabel yang diukur. Dalam penelitian ini HI diterima sehingga ada hubungan antara posisi persalinan dengan kemajuan persalinan kala I fase aktif.Semakin banyak ibu inpartu yang melakukan berbagai macam posisi persalinan khususnya posisi diluar tempat tidur maka semakin banyak ibu yang mengalami kemajuan persalinan kala I fase aktif Oleh karena itu rumah sakit atau BPS memperbolehkan berbagai macan posisi persalinan pada saat persalinan kala I fase aktif.Keywords: Posisi persalinan, Kemajuan persalinan kala I fase aktif
The Influence of Pregnancy Exercises on the Smoothness of the First Stage of Labor in Mothers Nikmah, Khusnul
Jurnal MIDPRO Vol 16 No 1 (2024): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v16i1.763

Abstract

Pregnancy exercise is part of antenatal care that pregnant women can do to face childbirth. The aim of this research was to see the effect of pregnancy exercise on the smoothness of the first stage of labor for women giving birth at TPMB Miftahul Khoiriyah, S. Keb. Bd Surabaya. This type of research is Quasexperimental with a static group comparison (Post Test) research design. The population in this study were all pregnant women. How to take samples Random sampling consisted of 10 people, 5 people did pregnancy exercise and 5 people did not do pregnancy exercise, then the length of the first stage of labor in each group was evaluated using a partograph sheet. Univariate and bivariate data analysis using the Chi-square test. Statistical test results show the influence of pregnancy exercise on the smoothness of the first stage of labor at TPMB Miftahul Khoiriyah, S. Keb. Bd Surabaya in 2023 with a p value of 0.002 at stage I. It was recommended to TPMB leaders Miftahul Khoiriyah, S. Keb. Bd Surabaya can maintain the pregnancy exercises that have been carried out and make this program into an SOP to smooth and speed up the birthing process.