Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

IMPLEMENTASI SENAM KAKI DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UNIT II KABUPATEN SUMBAWA Haedar Putra; Evi Gustia Kesuma
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16780

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit yang menjadi masalah besar bagi kesehatan seperti penyakit jantung karena diabetes sering disebut sebagai silent killer. Diabetes mellitus berasal dari bahasa Yunani “diabainein” yang artinya tembus atau pancuran air, sedangkan Mellitus berasal dari bahasa latin yang artinya rasa manis. Di Indonesia sering disebut dengan penyakit kencing manis yang merupakan kelainan metabolism dalam tubuh yang terjadi karena banyak faktor berupa hiperglikemia kronis dan gangguan metabolism karbohidrat, lemak dan protein. Komplikasi jangka panjang termasuk penyakit kardiovaskuler, kegagalan kronis ginjal, kerusakan retina dapat mengakibatkan kebutaan, serta kerusakan syaraf yang membuat impotensi dan gangren yang beresiko amputasi. Tujuan mendiskripsikan hasil implementasi penerapan senam kaki diabetes mellitus terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di wilayah kerja puskesmas kabupaten sumbawa unit II. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2022 Hingga Juli 2023 dengan populasi dan sampelnya 4 responden dan menggunakan analisis deskriptif. Metode dalam penelitian ini deskriptif dengan rancangan penelitian studi kasus (case study) dengan tujuan mengetahui penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus setelah dilakukannya senam kaki dan menggunakan glucose meter dan dicatat. Hasil: ada hubungan Pengukuran kadar gula darah sebelum pada responden  Tn. W 415 mg/dL, Ny. N 338mg/dL, Nys. S 512mg/dL dan Ny. Y 486mg/dL dan ada hubungan pengukuran sesudah dilakukan senam kaki pada responden  Tn. W 242mg/dL, Ny. N 285mg/dL, Ny.S 234mg/dL dan Ny. Y 216mg/dLterdiri dari hasil penelitian. Simpulan: implementasi senam kaki  dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus
Edukasi Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun Sebagai Pencegahan Transmisi Penyakit pada Anak Usia Sekolah di SD IT Insan Qur’ani Haedar Putra; Evi Gustia Kesuma; Nurul Istiqamah Mantika; Bayu Anugrah Putra; Herma Lestari; Liana Safitri
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 2 No. 1 (2024): Februari: Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v2i1.141

Abstract

Preschool aged children have a habit of paying less attention to hand washing behavior, especially in the play environment. The habit of washing hands with soap (CTPS) is still a global concern because people still forget to wash their hands. The focus of CTPS activities is early childhood because they are the ones who will be agents of change in the future. In this activity, hand washing education with soap will be provided to children in the form of counseling indoors and followed by simulations in the field based on the 7 steps for washing hands. Before carrying out the activity, they did not know how to wash their hands with soap properly and correctly. So this activity was considered 100% successful, this was because the children were able to practice washing their hands using soap properly and correctly. Implementation time is October 2023. The aim of this activity is to provide positive information to increase preschool age children's knowledge regarding clean living behavior, especially regarding hand washing, so that children are better able to maintain personal hygiene at school and avoid disease. Activities were carried out for pre-school children at SD IT Insan Qur'ani.
Edukasi Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun Sebagai Pencegahan Transmisi Penyakit pada Anak Usia Sekolah di SD IT Insan Qur’ani Haedar Putra; Evi Gustia Kesuma; Nurul Istiqamah Mantika; Bayu Anugrah Putra; Herma Lestari; Liana Safitri
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 2 No. 1 (2024): ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v2i1.141

Abstract

Preschool aged children have a habit of paying less attention to hand washing behavior, especially in the play environment. The habit of washing hands with soap (CTPS) is still a global concern because people still forget to wash their hands. The focus of CTPS activities is early childhood because they are the ones who will be agents of change in the future. In this activity, hand washing education with soap will be provided to children in the form of counseling indoors and followed by simulations in the field based on the 7 steps for washing hands. Before carrying out the activity, they did not know how to wash their hands with soap properly and correctly. So this activity was considered 100% successful, this was because the children were able to practice washing their hands using soap properly and correctly. Implementation time is October 2023. The aim of this activity is to provide positive information to increase preschool age children's knowledge regarding clean living behavior, especially regarding hand washing, so that children are better able to maintain personal hygiene at school and avoid disease. Activities were carried out for pre-school children at SD IT Insan Qur'ani.
Social support Improved the quality of life among Covid-19 Survivors in Sumbawa Kesuma, Evi Gustia; Purwadi, Hendri; Putra, Dewa Gede Sanjaya; Pranata, Satriya
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 5 No. 4 (2022): International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v5i4.605

Abstract

Introduction: Covid-19 infected has an impact on quality of life among patients. Objectives: The study aimed to analyze factors related to quality of life among Covid-19 survivors in Sumbawa. Moreover, identifying the most variable related to quality of life was the secondary aims of this study. Methods: A quantitative study with a cross-sectional survey approach was applied to COVID-19 survivors in the Sumbawa Regency, West Nusa Tenggara. One hundred one respondents were selected by using proportional random sampling technique. Two statistically analysis used such as chi-square test and multiple logistic regression. Results: The results showed that gender, age, occupation, education level and social support associated with quality of life among covid-19 survivors. Social support was highest factor to improve the quality of life. Recommendation: The role of families, communities, and the government becomes an important point to ensure that COVID-19 survivors get social support, particularly when 1 to 6 months of recovery
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DALAM MENCEGAH KARIES GIGI ANAK USIA SEKOLAH Rahmawati; Maliga, Iga; Gustia Kesuma, Evi; Harmili; Hasifah, Herni
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1393

Abstract

Pengetahuan ibu mengenai kesehatan gigi pada anak merupakan suatu hal yang penting pada saat ini. Pengetahuan ibu mengenai kesehatan gigi dapat dilihat dari beberapa aspek diantaranya pengetahuan tentang penyebab masalah kesehatan gigi, akibat masalah kesehatan gigi, perawatan gigi anak, pengaturan makanan serta waktu memeriksakan gigi anak ke dokter gigi. Tingkat keparahan dari karies merupakan pengukuran seberapa parah karies gigi pada anak dengan kriteria DMF-T. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku pencegahan karies gigi pada anak di SDN Batu Nisung. Jenis penelitan ini kuantitatif korelasional secara observasional. Total populasi dalam penelitian ini adalah 76 orang. Besar sampel dari penelitian ini sebanyak 64 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Adapun kriteria utama yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah ibu yang memiliki anak yang bersekolah di SDN Batu Nisung dan bersedia menjadi responden. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu kuesioner dan lembar observasi pemeriksaan DMF-T. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi anak di SDN Batu Nisung kategori cukup 53.1% sedangkan kategori baik 17.2% pada kategori kurang. Pemeriksaan tingkat kejadian karies gigi mayoritas berada pada kategori sangat rendah 47.6%, kategori rendah 15,6%, kategori sedang 20,6%, kategori keparahan tinggi 15,6%, dan kategori keparahan sangat tinggi 1,6%. Hasil analisis menggunakan uji korelasi regresi sederhana mendapatkan hasil signifikansi 0,02, yang menunjukkan hubungan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi anak. Pengetahuan memiliki hubungan dalam mencegah kejadian karies gigi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambahkan faktor-faktor lain yang kemungkinan berkaitan dengan kejadian karies gigi pada anak termasuk pola asuh dan pola makan. DOI: 10.5281/zenodo.6005499
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU DIET HIPERTENSI PADA LANSIA Harmili, Harmili; Margo, Nikodimus; Kesuma, Evi Gustia; Utami, Seftiani
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1410

Abstract

Beberapa masyarakat mengatakan gangguan klinis yang ditimbulkan dari hipertensi berupa sakit kepala hebat hingga tidak bisa bangun dari tempat tidur, pusing saat berdiri dan pandangan menjadi kabur. Banyak masyarakat yang berasumsi bahwa hipertensi hanya disebabkan oleh makanan dan stress pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat pengetahuan dengan perilaku diet hipertensi pada lansia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi lansia sebanyak 30 responden sehingga sampel yang digunakan terdiri dari 30 responden dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner. Uji hipotesis menggunakan Kendall Tau C. Hasil uji bivariat antara tingkat pengetahuan dengan perilaku diet hipertensi pada lansia diperoleh p-value=0,000. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku diet hipertensi pada lansia di Daerah Terpencil (Pulau Ngali). Disarankan pada tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan promosi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan berbasis masyarakat daerah terpencil. Sehingga terjadi peningkatan status kesehatan masyarakat khususnya pada lansia. DOI: 10.5281/zenodo.6005273
PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA Kesuma, Evi Gustia; Harmili, Harmili; Margo, Nikodimus
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1411

Abstract

Kesehatan reproduksi menjadi permasalahan yang sering didapatkan remaja. Pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan kurangnya mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi membuat remaja terjebak pada permasalahan yang berkaitan dengan seks bebas, terkena penyakit infeksi menular seks bahkan kehamilan tidak diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual pada remaja pedesaan di Kecamatan Alas Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2020-Maret 2021 dengan melakukan pembagian kuesioner kepada remaja pedesaan yang berada di Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa. Populasi yang digunakan seluruh remaja yang berdomisili di Kecamatan Alas Barat Sebanyak 96 Responden. Sampel penelitian ini yaitu sebesar 96 responden dengan menggunakan pengambilan sampel yaitu Total sampel. Karakteristik responden mayoritas jenis kelamin perempuan sebanyak 33 responden (80,5%), dan rata-rata usia yaitu 18 tahun. Hasil uji bivariat antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja diperoleh p-value= 0,000. Sehingga terdapat hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja di Wilayah Pedesaan Kecamatan Alas Barat. Adanya hubungan pengetahuan kesehatan reproduki yang baik maka perilaku seksual remaja juga akan baik. DOI: 10.5281/zenodo.6005866
Edukasi Hukum dan Etika Terhadap Kesehatan Mental Responsif Gender Bagi Kader Kesehatan di Labuan Badas Sumbawa Asri Reni Handayani; Nur Arifatus Sholihah; Ana Lestari; Evi Gustia Kesuma; Rafi'ah Rafi'ah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i1.1342

Abstract

Kesehatan mental merupakan komponen fundamental dalam konsep kesehatan holistik. Banyak masalah-masalah gangguan mental yang terjadi tidak terdeteksi secara dini, sehingga tidak dapat dilakukan penanganan secara cepat, sehingga perlu dilakukan pencegahan dengan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Pencegahan kesehatan mental perlu melibatkan keluarga dan masyarakat salah satunya kader kesehatan jiwa. Serta perlunya memberikan pelayanan kesehatan mental yang menekankan pentingnya perlindungan hak-hak orang dengan gangguan jiwa dengan pendekatan Responsif gender. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini diikuti kader kesehatan Desa Labuan Badas. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan baik dan diikuti oleh para peserta dengan antusias. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan meningkatnya pengetahuan kader dan keterampilan terkait hukum dan etika dalam kesehatan mental yang responsif terhadap gender
Peran Keluarga terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja di Kelurahan Uma Sima Kecamatan Sumbawa Evi Gustia Kesuma; Yunita Yunita; Yunita Lestari
Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus : Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karya.v2i3.2013

Abstract

Adolescent reproductive health is a crucial aspect in creating a physically, mentally, and socially healthy generation. Adolescence is a critical phase in individual development marked by biological, psychological, and social changes, requiring special attention, particularly regarding understanding reproductive health. Unfortunately, many adolescents still have limited knowledge in this area, which can increase the risk of risky behavior, unwanted pregnancy, and sexually transmitted infections. In this context, families play a crucial role as the primary source of education, supervision, and emotional and moral support. This community service activity aims to increase the knowledge and understanding of adolescent reproductive health among families in Uma Sima Village, Sumbawa District. The methods used included interactive counseling, group discussions, and the distribution of educational media in the form of leaflets to families with adolescent children. The activity was conducted over two days and was attended by 30 families. To measure the effectiveness of the activity, pre- and post-tests were conducted to assess the increase in participants' knowledge before and after the activity. The results of the activity showed a significant increase in families' understanding of adolescent reproductive health issues. This was evident in the increase in the average post-test score compared to the pre-test. Furthermore, participants demonstrated high enthusiasm in participating in the activities, actively participating in discussions, and expressing their readiness to provide education to their children at home. In conclusion, this activity was effective in increasing family knowledge and demonstrating the importance of the family's role in preventing adolescent reproductive health issues. It is hoped that similar activities can be conducted on an ongoing basis to create a supportive, open, and communicative family environment that supports adolescent growth and development.
SOSIALISASI EFEK PENGGUNAAN SMARTPHONE PADA USIA DINI DI SD IT INSAN QUR’ANI Haedar Putra; Evi Gustia Kesuma; Nurul Istiqamah Mantika
Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jpbmi.v1i3.181

Abstract

kecil yang memiliki fungsi khusus (smartphone an laptop). Dalam perkembangan, gadget mengalami perluasan arti. sekarang gadget tidak hanya diartikan sebagai (bentuk fisik) eletronik, tetapi sudah berkembang artinya dalam (bentuk visual) software. Tetapi artinya masih sama, yaitu sebuah fitur untuk mempermudah kegiatan manusia. Gadget hanya berkomunikasi satu arah yakni merespon sehingga terbatasnya kesempatan untuk belajar. Anak tidak dapat belajara secara alami tentang caa berkounikasi dan sosialisasi, anak juga tidak mampu mengenali berbagai emosi, missal simpati, sedih atau senang dan akhirnya anak tidak dapat merespon hal yang ada di sekeliling, sehingga dapat menganggu perkembangan kemampuan untuk bergaul dan beradaptasi