Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi dalam Meningkatkan Minat Belajar pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Rif'ah Rif'ah; Muharofah Nur Safitri
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 4 No. 1 (2020): Nilai-Nilai Pendidikan Islam
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2020.4.1.55-65

Abstract

Strategi adalah ilmu siasat, tipu muslihat yang digunakan untuk mencapai maksud.Secara istilah strategi dapat diartikan sebagai garis besar haluan bertindak untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Pada awalnya strategi sebenarnya berasal dari istilah kemiliteran, yaitu usaha untuk mendapatkan posisi yang menguntungkan dan tujuan mencapai kemenangan .dalam strategi Pembelajaran upaya pendidik untuk membantu siswa dalam meningkatkan minat belajar siswa di SMPN 02 satap sumberwringin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Dengan lokasi penelitian di SMPN 02 Satap Sumber Wringin. Adapun metode Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Metode Observasi, Interview, Dokumentasi. Sedangkan analisa data dalam penelitian ini menggunakan reduksiData(DataReduction),PenyajianData(Data Display)dan Kesimpulan (Conluction Drawing / Verification). Dari latarbelakang masalah dan rumusan masalah di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut, pertama strategi guru dalam meningkatakna minat belajar siswa ini, diantaranya: belajar yang bertujuan, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, belajar yang berkebutuhan, memberikan perhatian kepada siswa dan masih banyak lagi strategi lainnya yang berdampak pada minat belajar siswa di SMPN 02 satap sumber wringin.
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Nilai Moral Siswa Muharofah Nur Safitri
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 1 No. 1 (2017): Pendidikan Karakter Dalam Islam
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2017.1.1.76-85

Abstract

tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu: a. Untuk menganalisis dan mendeskripsikan upaya apa saja yang dilakukan guru pendidikan agama islam dalam membentuk karakter siswa.b. Untuk mendeskripsikan Faktor-faktor apa saja yang dapat mendukung dan menghambat terbentuknya karakter siswa dan Untuk mengetahui hasil upaya guru pendidikan agama islam dalam membetuk karakter siswa. Sesuai dengan masalah yang diahadapi pada penelitian ini, maka peneliti menggunakan pendekatan kualitaitif. Kirk dan Miller mendefinisikan penelitian kualitatif. sebagai tradisi tertentu dan ilmu pengetahuan sosial secara fundamental bergantung dari pengamatan pada manusia baik dalam kawasannya sendiri maupun dalam peristilahannya. Adapun pembahasaan yang akan dipaparkan ini adalah sesuai dengan fokus penelitian yang diteliti yaitu Usaha guru pendidikan agama islam dalam membentuk karakter siswa Hasil upaya guru diantaranya rajin, disiplin, rapi, ramah, mau bekerja sama, jujur dan bertaqwa. bahkan karakter yang sudah terbentuk diatas itu dapat dijadikan bekal nantinya dalam hidup bermasyarakat
Menanamkan Nilai Nilai Qur'ani dalam Membangun Karakter Santri Muzammil Muzammil; M Tubi Heryandi; Muharofah Nur Safitri; Iro Waziroh; Hosaini Hosaini; Moch. Sirajul Arifin
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 6 No. 2 (2022): 21 Desember 2022
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2022.6.2.40-52

Abstract

Pondok Pesantren al-Munir Jombang is a boarding school that holds the Tahfidz al-Qur'an program for students. This program aims to give birth to a young generation of Muslims who have expertise in a field of knowledge and are able to lead community life and intrepreneurship, based on the Qur'an. This research was conducted to determine how the impact of the Tahfidz al-Qur'an program was felt by the students at al-Munir Jombang Islamic Boarding School. The type of research that researchers do is field research with a descriptive qualitative approach that is descriptive analysis. Data collection was carried out using the method of observation, interviews, and documentation. The results of research on the impact of the Tahfidz al-Quran program carried out by the al-Munir Jombang Islamic Boarding School on the values of character education for students, they feel a change in themselves in their daily lives in ethics based on the spirit of carrying out Islamic teachings
Da'wah Strategy through Islamic Education in the Digital Era Rahwan Rahwan; Hosaini Hosaini; Muharofah Nur Safitri; Muzammil Muzammil
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 15 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Mafapress - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/islamicreview.v15i1.2213

Abstract

The digital revolution has fundamentally reshaped how religious values are communicated, yet Islamic education institutions have been slow to adapt their da'wah (preaching) strategies accordingly. This study addresses this gap by identifying and analyzing effective digital da'wah strategies within the context of Islamic education in Indonesia, the world's largest Muslim-majority country. Employing a qualitative literature review methodology with descriptive analysis, the research systematically examines academic articles, books, and policy documents published between 2015 and 2025. Through iterative processes of data reduction, thematic categorization, and interpretive analysis, four strategic pillars emerge: (1) integration of technology-based curricula, (2) utilization of social media as a religious education medium, (3) development of online learning platforms, and (4) strengthening digital literacy among educators and students. These strategies collectively expand da'wah reach, enhance youth engagement, and deepen the internalization of Islamic values in digital spaces. The study makes two significant contributions: theoretically, it advances digital da'wah discourse by foregrounding its adaptive and contextual dimensions within Islamic education; practically, it offers actionable recommendations for institutional policy reform, educator capacity building, and ethical digital content production. Future research should employ empirical methods including surveys, experiments, and longitudinal studies to assess the effectiveness, challenges, and long-term impacts of digital da'wah on religious behavior and social transformation across diverse Muslim communities.