Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PEMBINAAN RUMAH TAHFIDZH RAUDHATUL ATHFAL DI DESA BULU-BULU KECAMATAN TONRA KABUPATEN BONE Sukmawati, Sukmawati; Nabir, Abd.Muhaemin; Hawirah, Hawirah; Mubhar, Imam Zarkasyi
INKAMKU : Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2022): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i1.1169

Abstract

Keberadaan Rumah Tahfidzh merupakan penunjang dalam pendidikan agama Islam pada lembaga-lembaga pendidikan sekolah (MI-MA) sehingga pada siang atau sore hari di luar jam sekolah pada jam tersebut diselenggarakan, maka Rumah Tahfidzh bisa dijadikan sebagai kegiatan “pra madrasah”, dalam satu tahun pendidikan ini dibagi dalam dua semester dan diperlukan waktu 90 menit setiap kali masuk. Sehingga targetnya dan tujuan menjadikan para santri agar bisa menjadi pribadi yang Qur’ani mencintai al-Qur’an dan dijadikan sebagai panduan dan pembeda dalam kehidupan sebagai pergaulan lingkungan yang sehat dan Islami, ini sangat penting bagi perkembangan jiwa santri terutama dalam proses bersosialisasi. Pembinaan Rumah Tahfidzh merupakan salah satu bagian dari proses pendidikan Islami. Biasanya lebih diarahkan kepada pendidikan watak, moral, sikap atau kepribadian seorang santri.
PENGEMBANGAN PEMAHAMAN MASYARAKAT DALAM KITAB TAFSIR AYAT-AYAT AHKAM ASH-SABUNI DI DESA LABUAJA KECAMATAN KAHU KABUPATEN BONE Muhsinah, Muhsinah; Nazaruddin, Nazaruddin; Ni'mah, Siar; Hawirah, Hawirah; Mubhar, Imam Zarkasyi
INKAMKU : Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2023): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i2.1704

Abstract

Kegiatan pengembangan keagamaan masyarakat untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat melalui kajian kitab Tafsir Ayat Ahkam as-Shabuni. Ayat Al-Qur'an mengatur hubungan antara manusia dengan Allah SWT, juga mengatur hubungan manusia antar manusia lainnya. Ayat-ayat hukum dalam Al-Qur'an dan tafsirnya secara umum dan secara keseluruhan kurang mendapat perhatian yang cukup di Desa Labuaja. Pelaksanaan program kerja ini diawali dengan melakukan observasi lapangan serta usulan perangkat desa sehingga dari hasil observasi tersebut terancanglah sebuah program kerja yang bertemakan pengembangan pemahaman masyarakat dalam kitab tafsir ayat-ayat ahkam ash-sabuni di desa labuaja kecamatan kahu kabupaten Bone. Metode yang di terapakan berupa metode ceramah. Hasil program kerja tersebut menunjukkan pentingnya program pengabdian masyarakat dengan melihat manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.
Pendampingan Pembelajaran Huruf Hijaiyah Berbasis Media pada Siswa Kelas Jauh SDN 45 Lempangan Wulan, Sry; Mubhar, Imam Zarkasyi; Irmayanti, Irmayanti
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i3.516

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas jauh SDN 45 Lempangan mengenai huruf hijaiyah. Tantangan yang dihadapi mencakup kurangnya tenaga pendidik, minimnya penerapan media pembelajaran, serta fasilitas yang tidak memadai, yang mengakibatkan pembelajaran menjadi tidak efektif dan membosankan. Oleh karena itu, pengabdian ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, serta meningkatkan minat dan motivasi siswa. Metode yang digunakan adalah learning service, dengan memanfaatkan media audio dan audiovisual dari sumber seperti YouTube. Proses pelaksanaan terdiri dari empat tahap: investigasi, persiapan, tindakan, dan refleksi. Tahap investigasi, pengabdian dimulai dengan melakukan analisis situasi untuk mengidentifikasi masalah yang ada di kelas jauh SDN 45 Lempangan. Tahap persiapan, mencakup penyusunan proposal kegiatan, menentukan metode yang akan digunakan, serta menyiapkan materi dan alat yang diperlukan. Tahap tindakan, kegiatan pengabdian dilaksanakan sesuai dengan metode yang telah ditetapkan yaitu pembelajaran dengan memanfaatkan media audio dan audiovisual dari sumber seperti YouTube. Tahap refleksi, tim pengabdian menganalisis hasil yang telah dicapai, tantangan yang dihadapi, serta umpan balik dari peserta didik.  Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi siswa dalam pembelajaran, dengan pencapaian signifikan di mana mereka telah menghafal setengah dari huruf hijaiyah setelah penerapan media baru. Dengan demikian, pengabdian masyarakat ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak didik, serta memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas proses pembelajaran di SDN 45 Lempangan.
Meningkatkan Minat MAGEMA (Mari Gemar Menabung)di SDN No. 116 Lebba Aamalia, A. Nurfahra; Mubhar, Imam Zarkasyi; Eril, Eril
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i3.520

Abstract

Kegiatan program pengabdian yang dilaksanakan di SDN No. 116 Lebba, Desa Puncak dengan sosialisasi pentingnya menabung sejak dini dengan konsep MAGEMA yang bertujuan agar siswa paham bahwa menabung sangat bermanfaat untuk masa depan, serta penerapan menabung yang dilakukan dengan adanya fasilitas pendukung dapat menimbulkan ketertarikan dan motivasi siswa untuk gemar menabung.  Menabung merupakan kegiatan yang baik untuk dipupuk sejak dini, dengan menyisihkan uang saku yang dimiliki tiap harinya dan praktek untuk menghemat dapat memberikan dampak positif pada kehidupan masa depan. Dari hasil kegiatan yang telah dilaksanakan adalah siswa merasa senang dengan adanya program menabung dalam kelas, siswa merasa antusias untuk kegiatan  menabung. Akan tetapi, adanya siswa tidak konsisten untuk menabung dikarenakan faktor lingkungan dan juga faktor ekonomi dari setiap siswa yang berbeda-beda.. Oleh karena itu, perlunya secara rutin edukasi literasi finansial kepada siswa dan pendekatan agar siswa dapat menciptakan rasa antiasme untuk terus menabung serta menerapkan hidup hemat/tidak boros dalam berbelanja. Manajemen keuangan harus diajarkan sejak dini, dengan harapan siswa dapat mengelola keuangan dengan bijak dan mengembangkan karakter yang baik.