Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluation of the Factory Implementation of the CIPP Method in Indonesian Vocational Education Ida Nugroho Saputro; Aryanti Nurhidayati; Suharno Suharno; Chandra Winiawati; Revira Yunika; Mutiara Porista Kusumadevi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3903

Abstract

Education is a crucial component of human resource development. Education will impact the quality of graduates and serve as a standard for business and industry. However, due to the resulting disparities, education becomes a serious issue, resulting in a high unemployment rate. One of the initiatives to improve the quality of education, particularly vocational education, is the implementation of the teaching factory. This study's objective is to evaluate the implementation of a teaching factory in vocational education, specifically at Vocational High School 2 Klaten for building majors. In this instance, the Directorate of Vocational High School Development evaluates the implementation of the teaching factory in the fields of expertise Building Modeling and Information Design (DPIB) and Building Concentration, Sanitation, and Maintenance (KGSP). In this study, context, input, process, and product (CIPP) were examined using a quantitative methodology known as purposeful sampling. According to the findings, the implementation of a teaching factory in vocational education remains insufficient due to a number of constraints, including a lack of human resources, infrastructure, and industry collaboration.
Peningkatan Kompetensi Desain Pemodelan Bangunan Berbasis Aplikasi Pendukung BIM bagi Guru Vokasi Abdul Haris Setiawan; Ryo Takaoka; Rima Sri Agustin; Eko Supri Murtiono; Aryanti Nurhidayati; Muhamad Aziz Proklamalatu; Lilis Trianingsih; Budi Siswanto; Ernawati Sri Sunarsih; Kundari Rahmawati; Azmi Wijayanti; Hiroyuki Mitsuhara
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.7325

Abstract

Profesionalitas guru sangat penting untuk menjamin mutu pendidikan. Guru harus berkompeten dan terus mengembangkan keterampilan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Dalam menggambar konstruksi bangunan, guru vokasi perlu menguasai strategi desain pemodelan bangunan berbasis Building Information Modelling (BIM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru melalui pelaksanaan pelatihan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan melaksanakan pelatihan kepada guru vokasi untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru sebelum dan setelah pelatihan. Analisis data dilakukan secara deskriptif, paired sample t-test, dan N-gain. Analisis deskriptif menunjukkan skor rata-rata kompetensi guru pada pre-test 49,17 dan post-test 92,33 pada skala 100. Selanjutnya, berdasarkan uji N-gain dihasilkan nilai rata-rata N-gain 0,8482 yang berada pada interval N-gain g ≥ 0,7 kategori tinggi, yang berarti kompetensi desain pemodelan bangunan berbasis aplikasi pendukung BIM guru vokasi meningkat sebesar 84,82% setelah pelatihan selama 7 hari. Analisis uji-t sampel berpasangan menemukan peningkatan kompetensi yang signifikan dengan hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan t-hitung 19,896 > t-tabel 2,093 dan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 probabilitas, artinya ada perbedaan rata-rata kompetensi guru saat pre-test dan post-test. Berdasarkan semua uji analisis, dapat disimpulkan bahwa pelatihan desain pemodelan bangunan berbasis aplikasi pendukung BIM secara signifikan dapat meningkatkan kompetensi guru vokasi dalam pemodelan 3D bangunan.